Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 17 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,80 Triliun di 2027, Buat Apa?
Ekonomi Bisnis

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,80 Triliun di 2027, Buat Apa?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juni 15, 2026 12:43 pm
Anisa Aulia
Dusep Malik
Share
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026. (Sumber: Antara Foto/M Risyal Hidayat/tom)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026. (Sumber: Antara Foto/M Risyal Hidayat/tom)
SHARE

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pagu indikatif Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tahun 2027 sebesar Rp49,80 triliun. Anggaran itu akan digunakan untuk menjalankan lima program utama pada tahun depan.

Daftar isi Konten
  • 5 Fokus Program
  • Program Pengelolaan Perbendaharaan Kekayaan Negara dan Risiko

Purbaya mengatakan, pagu yang diusulkan sama dengan tahun ini setelah dikurangi efisiensi. Pagu indikatif ini terdiri dari alokasi rupiah murni sebesar Rp39,32 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp102,15 miliar, dan Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp10,38 triliun.

Kami mengusulkan pagu indikatif Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp49,8 triliun,”

ujar Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI Senin, 15 Juni 2026.
Baca juga:
AS-Iran Berdamai, Purbaya Sebut Dana Subsidi APBN Bisa Dialihkan demi… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukaan terkait kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja…
SDM PT DSI Belum Siap Input Dokumen, Dirjen Bea Cukai:… Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memastikan akan tetap mengawasi dan melayani…
Terbang ke China, Purbaya Bahas Pembiayaan Lewat Panda Bond dengan… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan terbang ke China pada Selasa, 16…
  • AS-Iran Berdamai, Purbaya Sebut Dana Subsidi APBN Bisa Dialihkan demi Program Prabowo
  • SDM PT DSI Belum Siap Input Dokumen, Dirjen Bea Cukai: Perlu Penataran
  • Terbang ke China, Purbaya Bahas Pembiayaan Lewat Panda Bond dengan Investor

Usulan pagu indikatif 2027 ini terdiri dari tiga fungsi yaitu pelayanan umum diusulkan sebesar Rp45,52 triliun, fungsi ekonomi sebesar Rp284,71 miliar, dan fungsi pendidikan sebesar Rp3,99 triliun. 

5 Fokus Program

Adapun anggaran ini akan difokuskan pada lima program pertama kebijakan fiskal, sektor keuangan dan ekonomi sebesar Rp36,33 miliar yang bersumber dari rupiah murni. 

Anggaran tersebut untuk enam unit eselon I yakni:

  1. Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF), 
  2. Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK), 
  3. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), 
  4. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), 
  5. Direktorat Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), serta 
  6. Direktorat Jenderal Anggaran (DJA).

Kegiatan dalam program itu diantaranya pendanaan pendidikan dasar terhadap peningkatan akses pendidikan berupa 514 Sekolah Rakyat, perumusan strategi kebijakan fiskal jangka menengah yang prudent dan berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. 

Kemudian, perumusan rekomendasi kebijakan atas dampak ekspor sektor strategis terhadap daya saing dan ketahanan ekonomi Indonesia, serta pengembangan grand design ekosistem profesi penunjang sektor keuangan.

Kedua, yaitu program pengelolaan penerimaan negara sebesar Rp1,62 triliun yang bersumber dari rupiah murni. Program ini untuk empat unit yakni Direktorat Jenderal Pajak (DJP), DJBC, DJA dan Lembaga National Single Window (LNSW). 

Kegiatan program ini diantaranya sinergi patroli laut terkoordinasi untuk pemberantasan penyelundupan, joint task force on illegal goods untuk pemberantasan peredaran gelap narkoba, perumusan rekomendasi proses bisnis ekspor impor dan logistik, serta promosi ekspor UMKM.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta. (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta. (sumber: Owrite/Anisa Aulia)

Ketiga, program pengelolaan belanja negara sebesar Rp14,12 miliar yang bersumber dari rupiah murni. Dalam hal ini program untuk dua unit eselon I yakni DJA dan DJPK. 

Sasaran program ini dicapai melalui pelaksanaan empat kegiatan yakni Bimtek BUMDes dan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sinkronisasi penganggaran pusat dan daerah, pengembangan potensi pajak daerah dan retribusi daerah, serta peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan daerah.

Program Pengelolaan Perbendaharaan Kekayaan Negara dan Risiko

Keempat, program pengelolaan perbendaharaan kekayaan negara dan risiko sebesar Rp194,68 miliar yang bersumber dari rupiah murni dan PNBP. Program ini untuk tiga unit eselon I yaitu Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), serta DJPPR. 

Sasaran program dicapai melalui empat kegiatan yakni perumusan kebijakan pengelolaan kekayaan negara, penjaminan pemerintah di sektor ketenagalistrikan renewable energy, dukungan penjaminan dalam rangka penyelenggaraan cadangan pangan, hingga fasilitasi pemberdayaan UMKM untuk inklusi keuangan.

Kelima, program dukungan manajemen sebesar Rp47,93 triliun yang bersumber dari rupiah murni, PNBP, dan BLU. Program ini akan dijalankan oleh seluruh unit eselon I kegiatannya diantaranya pendanaan penyaluran selisih harga biodiesel 50 (B50), pengembangan SINSW, pendanaan untuk usaha mikro yang terfasilitasi pembiayaan UMi, serta pengelolaan dan penyaluran beasiswa LPDP.

Kami mohon berkenaan pimpinan dan anggota Komisi XI DPR RI untuk dapat memberikan persetujuan terhadap pagu Indikatif Kementerian Keuangan tahun anggaran 2027,”

tutur Purbaya.
Baca juga:
Terungkap di DPR, Kemenkeu Pastikan Belum Ada Aset Negara yang… Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan, belum ada aset negara berupa Barang Milik Negara…
Rupiah Ditutup Berotot ke Rp17.708 per Dolar AS, IHSG Menguat… Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak menguat pada…
Nggak Jelas! Purbaya Sebut Soal Pengurangan Anggaran MBG Belum Tentu… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa belum dapat memastikan, terkait efisiensi program prioritas…
  • Terungkap di DPR, Kemenkeu Pastikan Belum Ada Aset Negara yang Diserahkan ke…
  • Rupiah Ditutup Berotot ke Rp17.708 per Dolar AS, IHSG Menguat ke 4,12…
  • Nggak Jelas! Purbaya Sebut Soal Pengurangan Anggaran MBG Belum Tentu Efisiensi
Tag:Anggaran K/LAPBNKemenkeuPagu IndikatifPurbaya
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
1
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
2
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
3
Tanpa Ikon Pemersatu, Gerakan Mahasiswa Saat Ini Tak Sehebat Reformasi 1998
By Rahmat Tunny
Aksi demonstrate mahasiswa UI di Jan. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
4
Korupsi Impor Bea Cukai: Tiga Tersangka Penerima Suap OTW Sidang, Satu Orang Masih ‘Delay’
By Rahmat Baihaqi
Tersangka kasus dugaan suap importasi di Ditjen Bea Cukai, Sisprian Subiaksono (kiri) berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Kompak Loyo, IHSG Merosot ke 6.220 dan Rupiah Melemah ke Rp17.762 per Dolar AS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah anjlok pada penutupan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
30 menit lalu
Logo Goto. (Sumber: goto)
Ekonomi Bisnis

GOTO Mau Buyback Saham Rp3,5 Triliun, Catat Jadwalnya

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akan melakukan pembelian kembali atau buyback…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Sumur Sejadi SJ-4RD1 milik PHKT. (Sumber: Dok. Pertamina)
Ekonomi Bisnis

Produksi Minyak PHKT Melonjak, Dua Sumur Baru Sumbang 1.865 BOPD

PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) mencatat produksi minyak hampir 1.900 barel…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Bansos Digital Meluncur November 2026, Kata Luhut Negara Hemat Rp260 Triliun

Pemerintah menargetkan sistem digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital berbasis kecerdasan buatan (AI)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up