Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukaan terkait kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) imbas kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Dia mengatakan dengan kesepakatan damai ini beban APBN atas subsidi energi akan berkurang. Sebab, efek meningkatnya ketegangan di Timur Tengah telah membuat harga minyak dunia melambung tinggi, dan memberikan beban terhadap subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Karena kemarin sebagian concern kami sisihkan untuk subsidi, saya pikir dengan begini akan jauh lebih berkurang,”
ujar Purbaya di Kompleks DPR RI, Jakarta, dikutip Selasa, 16 Juni 2026.
Pengurangan beban fiskal ini maka APBN bisa difokuskan untuk membiayai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
“Sehingga akan jauh berkurang ada ruang untuk memberi pembiayaan program-program lain yang dianggap penting oleh presiden, jadi kami lihat seperti apa (perubahannya) baru kami sesuaikan,”
kata dia.
Bengkak
Purbaya sempat mengatakan bahwa anggaran subsidi energi pada tahun ini membengkak imbas perang yang terjadi di Timur Tengah. Anggaran subsidi energi membengkak di kisaran Rp90-Rp100 triliun karena pemerintah menahan kenaikan harga BBM bersubsidi.
Setiap kenaikan US$1 minyak dunia, maka beban APBN bertambah sebesar Rp6 triliun. Adapun untuk tahun ini, anggaran subsidi energi yang dialokasikan mencapai Rp210,1 triliun.
“(Tambahan anggaran) Rp90 triliun sampai Rp100 triliun itu subsidi, kompensasi lain. Angka detailnya saya lupa,”
ucap Purbaya di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu, 1 April 2026.
Klaim Washington
Presiden AS Donald Trump mengklaim AS dan Iran bakal berdamai usai mencapai kesepakatan yang membuka jalan bagi normalisasi lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz. Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada Minggu, 14 Juni 2026, melalui akun media sosial Truth Social.
Kesepakatan yang dicapai akan memungkinkan pembukaan kembali Selat Hormuz yang selama konflik menjadi titik krusial bagi distribusi minyak global.
“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai,”
tulis Trump di TruthSocial dikutip dari Business Insider, Senin, 15 Juni 2026.


