Nilai tukar rupiah anjlok pada perdagangan Rabu pagi, 17 Juni 2026. Rupiah melemah 0,16 persen atau 28 poin ke level Rp17.753 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong memperkirakan nilai tukar rupiah berpotensi melemah atau menguat terbatas pada perdagangan hari ini.
Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS, dengan potensi melemah atau menguat terbatas,”
ujar Lukman saat dihubungi Owrite.id Rabu, 17 Juni 2026.
Investor Wait and See

Lukman menjelaskan, sentimen rupiah hari ini berasal dari investor yang cenderung wait and see atas kepastian kesepakatan AS-Iran, serta pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).
Investor cenderung wait and see kepastian kesepakatan AS-Iran secara resmi serta antisipasi pertemuan FOMC malam ini,”
katanya.
Sedangkan dari dalam negeri, sentimen nilai tukar rupiah berasal dari sentimen risk on di pasar ekuitas, yang kuat dalam beberapa sesi terakhir.
Sentimen rupiah bisa didukung oleh sentimen risk on di pasar ekuitas yang kuat dalam beberapa sesi terakhir dan mulai kembali masuknya dana asing,”
tuturnya.
Adapun untuk hari ini Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak di rentang Rp17.700-Rp17.800 per dolar AS.


