Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 4 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Polemik Pride Month di UI Berujung Doxing, Suma UI Takedown Postingan Usai Dapat Ancaman
Hype

Polemik Pride Month di UI Berujung Doxing, Suma UI Takedown Postingan Usai Dapat Ancaman

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Juni 17, 2026 7:48 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Universitas Indonesia
Ilustrasi logo Universitas Indonesia (Foto:.ppidui.org)
SHARE

Unggahan bertema Pride Month yang dipublikasikan Badan Pers Mahasiswa Universitas Indonesia atau Suara Mahasiswa UI (Suma UI) memicu perdebatan luas di media sosial.

Daftar isi Konten
  • Memicu Gelombang Kritik
  • Mengalami Berbagai Bentuk Intimidasi

Konten yang mengangkat isu kemanusiaan dan perlindungan terhadap komunitas LGBTQ+ itu menuai kritik dari warganet, hingga berujung pada dugaan doxing dan intimidasi terhadap jurnalis mahasiswa yang terlibat dalam publikasi tersebut.

Pada 10 Juni 2026, akun Instagram resmi Suma UI mengunggah publikasi berjudul “Menguji Sila Kemanusiaan di Bulan Kebanggaan”.

Dalam unggahan tersebut, Suma UI menyoroti berbagai bentuk diskriminasi dan kekerasan yang dialami kelompok queer di Indonesia.

Baca juga:
Viral Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin, DPR: Bukan Konten, Itu… Viral di media sosial aksi seorang kreator konten yang merekam seorang sales…
Massa Aksi Mahasiswa Ditahan 'Cendol' dan 'Cokelat' Saat Menuju Bundaran… Sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai universitas ditahan oleh barikade TNI dan Polri…
Makna Bendera Rainbow LGBT, Simbol yang Identik dengan Pride Month Bendera pelangi atau rainbow flag menjadi salah satu simbol komunitas lesbian, gay,…
  • Viral Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin, DPR: Bukan Konten, Itu Dugaan Pelanggaran…
  • Massa Aksi Mahasiswa Ditahan 'Cendol' dan 'Cokelat' Saat Menuju Bundaran HI
  • Makna Bendera Rainbow LGBT, Simbol yang Identik dengan Pride Month

Mereka juga mengutip data Arus Pelangi melalui Konde.co yang mencatat, setidaknya ada 19 bentuk kekerasan terhadap 373 individu queer sepanjang 2021-2023.

Suma UI juga menyinggung sejumlah peristiwa yang disebut sebagai bentuk diskriminasi terhadap komunitas LGBTQ+, termasuk perusakan poster kampanye “Quit Queerphobia” di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya UI, serta kasus persekusi yang menimpa seorang pelajar di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).

Melalui unggahan tersebut, Suma UI mengajak publik merefleksikan makna sila kedua Pancasila, yakni “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”, dalam konteks perlakuan terhadap kelompok minoritas seksual.

Masih adakah kebencian dalam rasa kemanusiaanmu?”

tulis Suma UI dalam bagian penutup unggahannya.

Memicu Gelombang Kritik

Namun, alih-alih mendapat dukungan publik, unggahan tersebut justru memicu gelombang kritik. Banyak pengguna media sosial mempertanyakan relevansi kampanye Pride Month dengan nilai-nilai yang berkembang di Indonesia.

Sejumlah komentar menilai, organisasi mahasiswa yang membawa nama kampus negeri, harus lebih berhati-hati dalam mengangkat isu yang masih menjadi perdebatan di masyarakat.

Kami menerima perbedaan, bukan PENYIMPANGAN!”

tulis akun Instagram @aatsevt_2d.

“Sekelas UI menormalkan penyimpangan.”

komentarnya.

Menurut saya yang seharusnya dilakukan adalah mengkaji satu konteks berdasarkan lima sila yang ada. Jika berdasarkan sila pertama saja sudah gugur, maka tidak bisa kita kaji lebih lanjut ke sila berikutnya,”

kritik @kangfaldo.

Komentar lain juga bermunculan, mulai dari sindiran hingga penolakan terhadap dukungan terhadap LGBTQ+.

Lima hari setelah unggahan tersebut terbit, pada 15 Juni 2026 Suma UI merilis pernyataan resmi.

Kasus Pelecehan Seksual FHUI Jadi Alarm Darurat Kekerasan di Dunia Pendidikan

Mengalami Berbagai Bentuk Intimidasi

Dalam rilis pers bernomor 049/08/SK/SEK-SUMAUI/06/2026, Suma UI menyebut sejumlah awak redaksinya mengalami berbagai bentuk intimidasi setelah unggahan tersebut viral.

Mereka mengaku terjadi penyebaran data pribadi atau doxing, termasuk alamat rumah dan nomor telepon jurnalis. Selain itu, disebutkan adanya panggilan dan pesan bernada ancaman, pelecehan verbal, ujaran kebencian, hingga dugaan penguntitan terhadap salah satu jurnalis saat menjalankan tugas peliputan.

Suma UI juga menyebut rumah salah satu jurnalis didatangi orang tak dikenal, setelah melakukan peliputan aksi bertajuk #MenujuIndonesiaBangkrut pada 12 Juni 2026.

Menurut mereka, situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan jurnalis dan keluarganya.

Dalam rilis yang sama, Suma UI mengungkap bahwa pada 13 Juni 2026 pihak Kantor Organisasi Kemahasiswaan (KOK) UI menghubungi pengurus dan meminta unggahan tersebut diturunkan.

Permintaan itu disebut berasal dari arahan pimpinan universitas yang menerima berbagai protes terkait konten tersebut.

Kemudian pada 15 Juni 2026, Pemimpin Umum dan Pemimpin Redaksi Suma UI menghadiri pertemuan dengan sejumlah unsur pimpinan kampus.

Dalam pertemuan tersebut, pihak universitas disebut menyampaikan bahwa penurunan publikasi perlu dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keamanan serta reputasi institusi.

Setelah mempertimbangkan situasi yang berkembang, Suma UI akhirnya memutuskan menghapus unggahan tersebut.

Menurut Suma UI, keputusan itu bukan bentuk pengakuan atas legitimasi intimidasi yang mereka terima, melainkan langkah mitigasi risiko untuk melindungi keselamatan awak redaksi.

Keputusan ini diambil semata-mata sebagai langkah mitigasi risiko demi menjaga keselamatan awak redaksi yang menjadi sasaran serangan,”

tulis Suma UI dalam rilisnya.

Alih-alih meredakan polemik, pernyataan resmi yang dirilis Suma UI justru kembali memicu perdebatan di media sosial.

Sejumlah warganet menilai, organisasi pers mahasiswa tersebut belum menjawab substansi kritik yang sebelumnya dilayangkan publik terhadap unggahan Pride Month.

Sebagian komentar bahkan menyebut rilis tersebut lebih banyak berisi pembelaan diri dibandingkan klarifikasi.

Kirain klarifikasi ternyata mengemis pembelaan diri wkwk,”

tulis akun Instagram @sadvir.

Dukung LGBT di negara yang sila Pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, geloooo,”

komentar@antoandri.

Tambah blunder ini. Innalillaahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah kembalikan kalian ke jalan yang lurus,”

tulis @r_fitriamanda

Di sisi lain, Suma UI menegaskan bahwa publikasi yang mereka unggah merupakan produk jurnalistik independen dan bukan sikap resmi Universitas Indonesia sebagai institusi.

Mereka menilai sebagian pemberitaan dan unggahan di media sosial telah mengaburkan perbedaan antara organisasi pers mahasiswa dengan universitas, sehingga memicu kesalahpahaman di ruang publik.

Dalam pernyataannya, Suma UI juga mengajak sivitas akademika, komunitas pers, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat luas untuk menolak segala bentuk doxing, intimidasi, persekusi, maupun kekerasan terhadap jurnalis.

Tag:KontenlgbtSuma UIUniversitas Indonesia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Heboh Jokowi Dinobatkan Jadi Raja Timor, PSI Luruskan Kabar yang Bikin Geger
By Rahmat Baihaqi
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
1
Bukan MBG, Rocky Gerung Bongkar Biang Elektabilitas Prabowo Merosot
By Rika Pangesti
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo.
2
ICW dan KPK Dulu Pernah Beringas, Kini Gerakan Antikorupsi Dinilai Kehilangan Taring
By Hardani Triyoga
Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang tunai hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
3
IFW 2026 Raup Transaksi Rp10 Miliar, 35.000 Pengunjung Ramaikan Industri Fashion
By Syifa Fauziah
BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026
4
Berburu ‘Jejak Dokumen’ di Kramat Pela: Kejagung 3 Jam Geledah Rumah Febrie Adriansyah
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi penggeledahan rumah Febrie Adriansyah.
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi menghitung weton
Hype

Cara Menghitung Weton Jodoh Menurut Primbon Jawa, Begini Rumus dan Arti Hasilnya

Bagi sebagian masyarakat Jawa, sebelum melaksanakan pernikahan biasanya ada tradisi yang masih…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Hype

Batik Naik Kelas di IFW 2026, Desainer Ini Padukan Warisan Budaya dan Gaya Modern

Batik kini tak lagi hanya identik dengan busana formal, acara seremonial, atau…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
Peragaan Busana dengan menggunakan kain Ulos
Hype

Ulos Naik Kelas, Warna Pastel Jadi Strategi Desainer Gaet Gen Z

Ulos selama ini lekat dengan identitas budaya Batak dan tradisi Sumatra Utara.…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
Presiden RI Prabowo Subianto saat membahas situasi geopolitik di Timur Tengah.
Hype

Viral Pidato Prabowo ‘Senggol’ Nuklir Iran, Netizen Heboh: Berasa Kiamat Maju Sehari

Potongan pidato Presiden RI Prabowo Subianto saat membahas situasi geopolitik di Timur…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
13 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up