Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,56 persen ke level 6.123 pada pembukaan perdagangan Kamis, 18 Juni 2026.
Nilai transaksi tercatat Rp1,1 triliun, dengan melibatkan 1,9 miliar saham dalam 163 ribu kali transaksi. Sebanyak 362 saham turun, 154 tidak bergerak, dan 163 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG hari ini akan cenderung bergerak melemah. Perkiraan ini sejalan dengan pelemahan IHSG pada perdagangan sebelumnya, yang disertai dengan aksi net sell asing atau investor asing menjual saham di reguler market sebesar Rp328 miliar.
“Melihat hal tersebut, kami memperkirakan IHSG hari ini sideways cenderung melemah,”
ujar Fanny dalam analisis harian, dikutip pada Kamis, 18 Juni 2026.
Bursa Asia Menghijau
Untuk bursa saham Asia-Pasifik, sebagian besar menghijau pada perdagangan Rabu, 17 Juni 2026, dengan pasar saham Korea Selatan memimpin penguatan.
“Sentimen pasar masih dipengaruhi perkembangan geopolitik dan respons investor terhadap negosiasi terbaru antara AS dan Iran,”
kata Fanny.
Adapun Indeks Kospi Korea Selatan naik 1,6 persen, dan Kosdaq melesat 1,3 persen. Di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 0,7 persen, dan Topix naik 0,55 persen.
Kemudian indeks S&P/ASX 200 Australia bertambah 0,55 persen dan Taiex Taiwan naik 0,15 persen. Sedangkan, Hang Seng Hong Kong melemah 0,74 persen.
Dengan demikian, untuk perdagangan hari ini Fanny memperkirakan IHSG hari ini akan cenderung melemah di kisaran support 6.130-6.200 dan resistance di 6.250-6.276.



