Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 19 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Bahlil Bentuk Tim Darurat Batu Bara untuk PLN, Pengamat Ungkap Sinyal Bahaya
Ekonomi Bisnis

Bahlil Bentuk Tim Darurat Batu Bara untuk PLN, Pengamat Ungkap Sinyal Bahaya

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Juni 19, 2026 9:17 pm
Natania Longdong
Dusep Malik
Share
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. (Sumber: Owrite/Iren Natania)
SHARE

Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membentuk tim khusus pengadaan batu bara untuk memenuhi kebutuhan PT PLN (Persero) dinilai sebagai langkah darurat untuk mengatasi persoalan pasokan dalam jangka pendek.

Daftar isi Konten
  • Tim Khusus Efektif untuk Solusi Jangka Pendek
  • Harga DMO Dinilai Jadi Akar Persoalan

Pengamat Ekonomi dari Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P. Sasmita mengatakan pembentukan tim tersebut menunjukkan pemerintah memandang persoalan pasokan batu bara sebagai isu yang mendesak dan perlu segera ditangani.

Langkah membentuk tim khusus itu menunjukkan pemerintah melihat ini sebagai ‘urgent operational issue‘. Ini pendekatan firefighting, memastikan pasokan tidak terganggu dalam jangka pendek,”

kata Ronny pada Owrite, Jumat, 19 Juni 2026.
Baca juga:
Catat! DPR Janji Tindak Lanjuti Aspirasi Mahasiswa Gelombang aksi mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jumat, 19 Juni 2026,…
Paradoks Batu Bara RI: Produksi Melimpah, PLN Tetap Kelimpungan Cari… Kesulitan PT PLN (Persero) memperoleh pasokan batu bara kalori sedang dinilai bukan…
Listrik di Pulau Jawa Bergiliran Padam, Begini Pembelaan PLN PT PLN (Persero) angkat suara terkait adanya pemadaman listrik secara berkala yang…
  • Catat! DPR Janji Tindak Lanjuti Aspirasi Mahasiswa
  • Paradoks Batu Bara RI: Produksi Melimpah, PLN Tetap Kelimpungan Cari Pasokan
  • Listrik di Pulau Jawa Bergiliran Padam, Begini Pembelaan PLN

Tim Khusus Efektif untuk Solusi Jangka Pendek

Ilustrasi produksi batu bara RI. (Sumber: Dok. ESDM)
Ilustrasi produksi batu bara RI. (Sumber: Dok. ESDM)

Menurut dia, pembentukan tim khusus dapat menjadi instrumen yang efektif untuk mempercepat koordinasi antar pemangku kepentingan guna memastikan kebutuhan batu bara pembangkit tetap terpenuhi.

Secara taktis, ini bisa efektif untuk koordinasi cepat lintas pihak,”

ujarnya.

Meski demikian, Ronny menilai langkah tersebut sekaligus menjadi sinyal adanya persoalan tata kelola yang lebih mendasar dalam pengelolaan pasokan batu bara nasional.

Ia menjelaskan, dalam sistem yang berjalan optimal, kebutuhan batu bara untuk pembangkit seharusnya dapat dipenuhi melalui mekanisme yang telah tersedia tanpa memerlukan intervensi khusus dari pemerintah.

Kalau sistem sudah well-functioning, seharusnya tidak perlu intervensi ad hoc seperti tim khusus,”

jelasnya.

Menurut Ronny, kondisi tersebut mengindikasikan masih terdapat kesenjangan antara kebijakan yang dirancang pemerintah dengan pelaksanaannya di lapangan. Persoalan itu mencakup aspek pengawasan, transparansi, hingga integrasi data pasokan dan kebutuhan batu bara nasional.

Artinya ada gap antara kebijakan di atas kertas dengan realitas di lapangan, baik dari sisi pengawasan, transparansi, maupun integrasi data supply-demand batu bara nasional,”

kata Ronny.

Harga DMO Dinilai Jadi Akar Persoalan

Lebih lanjut, peneliti senior ISEAI itu menilai masalah pasokan batu bara untuk PLN tidak dapat dilepaskan dari struktur harga batu bara untuk kebutuhan dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO).

Selama harga DMO dinilai kurang kompetitif dibandingkan harga ekspor, produsen akan menghadapi insentif ekonomi yang lebih rendah untuk memasok pasar domestik.

Selama harga DMO relatif tidak kompetitif dibandingkan harga ekspor, maka akan selalu ada economic disincentive bagi produsen untuk memprioritaskan pasar domestik. Jadi masalah pasokan ini tidak bisa dilepaskan dari struktur harga,”

katanya.

Karena itu, ia menilai pemerintah perlu membenahi desain kebijakan DMO, memperkuat kontrak jangka panjang antara PLN dan produsen batu bara, serta meningkatkan transparansi data produksi dan distribusi batu bara nasional agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Baca juga:
Rosan Ungkap Tak Ada Arahan Prabowo Tahan Bunga Kredit Usai… Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyatakan tidak ada arahan…
IESR Peringatkan Kenaikan Harga DMO Bisa Picu Lonjakan Biaya Listrik Institute for Essential Services Reform (IESR) merespons rencana pemerintah untuk mengevaluasi harga…
RUPS PLN Ubah Susunan Direksi dan Tambah Wadirut, Ini Daftar… PT PLN (Persero) resmi menetapkan perubahan susunan direksi perseroan dalam Rapat Umum…
  • Rosan Ungkap Tak Ada Arahan Prabowo Tahan Bunga Kredit Usai BI Rate…
  • IESR Peringatkan Kenaikan Harga DMO Bisa Picu Lonjakan Biaya Listrik
  • RUPS PLN Ubah Susunan Direksi dan Tambah Wadirut, Ini Daftar Barunya
Tag:Bahlil LahadaliaBatu baraBerita PentingDMOESDMPLN
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Alphard Tersangka Asep Yusuf Disita, Kejagung Buru Jejak Uang Haram Korupsi MBG
By Rahmat Baihaqi
Mobil mewah jenis Toyota Alphard yang disita Kejaksaan Agung.
1
Roy Suryo Ditangkap, Tim Advokasi: Hukum Sudah Melayani Kepentingan Politik Jokowi
By Hardani Triyoga
Pakar telematika Roy Suryo (tengah) bersama ahli Forensik Digital Rismon Sianipar (kiri)
2
Bawa Seabrek Tuntutan ke DPR, Mahasiswa Mercu Buana Sentil Isu Pengangguran Hingga Aparat yang Kelewat ‘Eksis’
By Rahmat Tunny
Massa aksi dari Universitas Mercu Buana berdemonstrasi di depan kantor DPR, 19 Juni 2026.
3
Polemik Ijazah Palsu Jokowi: Ini Kronologi Penangkapan Kilat Roy Suryo dan dr Tifa
By Rahmat Baihaqi
Dokter Tifa dalam program 'Say It'.
4
Terkuak! Begini Aliran Uang Panas ke Dadan Hindayana dari Bisnis Titik Dapur MBG
By Rahmat Baihaqi
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Bursa Saham RI Dapat ‘Kartu Kuning’ dari MSCI, Airlangga Cuman Bilang Gini

Morgan Stanley Capital International (MSCI) telah menurunkan penilaian Indonesia pada kriteria arus…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
Ilustrasi produksi batu bara RI. (Sumber: Dok. ESDM)
Ekonomi Bisnis

Paradoks Batu Bara RI: Produksi Melimpah, PLN Tetap Kelimpungan Cari Pasokan

Kesulitan PT PLN (Persero) memperoleh pasokan batu bara kalori sedang dinilai bukan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
5 jam lalu
Maket Perumahan. (Sumber: Owrite/Dusep)
Ekonomi Bisnis

BI Rate Sudah Naik 100 Bps dalam Sebulan, KPR Floating Terancam Membengkak

Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate, sebesar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Rupiah Anjlok Rp17.804 per Dolar AS Akhir Pekan Ini, IHSG Menguat Tipis 0,08 Persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah bergerak berlawanan pada…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up