Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Piutang Rp110,74 T Belum Dibayar Negara, PLN Menjerit dan Pinjam Bank untuk Bertahan
Ekonomi Bisnis

Piutang Rp110,74 T Belum Dibayar Negara, PLN Menjerit dan Pinjam Bank untuk Bertahan

Ani Ratnasaridusep-malik
Last updated: Juni 22, 2026 6:07 pm
Ani Ratnasari
Dusep Malik
Share
Kantor Pusat PLN. (Sumber: PLN)
Kantor Pusat PLN. (Sumber: PLN)
SHARE

Piutang PT PLN (Persero) kepada Pemerintah tercatat melambung tinggi sepanjang tahun 2025. Indef menilai inilah yang menyebabkan arus kas perusahaan tertekan dan meningkatkan utang jangka pendek, karena digunakan untuk menambal kebutuhan modal kerja.

Daftar isi Konten
  • Piutang Pemerintah Jadi Biang Kerok Tekanan Likuiditas
  • Utang Bank Naik untuk Menutup Kebutuhan Modal Kerja
  • Skema Supplier finance

Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT PLN (Persero) per 31 Desember 2025 yang telah diaudit, pos piutang dari Pemerintah naik tajam menjadi Rp110,74 triliun. Angka tersebut meningkat Rp67,45 triliun jika dibandingkan dengan piutang akhir 2024 yang berada di level Rp43,29 triliun.

Piutang Pemerintah Jadi Biang Kerok Tekanan Likuiditas

Kepala Dekarbonisasi Industri dan Transportasi (Indef) Andry Satrio Nugroho menilai lonjakan piutang tersebut menjadi faktor utama tertekannya likuiditas PLN. 

Meski perusahaan mencatat pendapatan kompensasi Rp112,73 triliun dan laba bersih Rp7,26 triliun pada 2025, tapi laba tersebut bukan dalam bentuk tunai. Karena, sekitar sepertiga dari seluruh dukungan kompensasi pemerintah yang diakui sebagai pendapatan menumpuk sebagai tagihan.

Pendapatan diakui, tetapi duitnya nggak masuk, ini sebabnya kas tergerus meski laba masih positif (meskipun anjlok dari 2024),”

kata Andry dikutip, Senin, 22 Juni 2026.
Baca juga:
Pemadaman Listrik Bergilir Beri Efek Negatif ke Ekonomi, Airlangga Minta… Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui pemadaman listrik bergilir di berbagai…
Pemadaman Listrik Bergilir Meluas, Indef Kritik Kebijakan Batu Bara yang… Indef Green Transition Initiative (GTI) mengkritisi adanya pemadaman listrik bergilir yang terjadi…
Pemadaman Listrik Bergilir, Akumindo Desak Pemerintah Kembangkan Energi Alternatif Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) mendesak pemerintah dan PT PLN (Persero) segera menyiapkan…
  • Pemadaman Listrik Bergilir Beri Efek Negatif ke Ekonomi, Airlangga Minta Ini ke…
  • Pemadaman Listrik Bergilir Meluas, Indef Kritik Kebijakan Batu Bara yang Tak Sinkron
  • Pemadaman Listrik Bergilir, Akumindo Desak Pemerintah Kembangkan Energi Alternatif

Imbas dari penumpukan utang negara tersebut dapat terlihat pada posisi kas dan setara kas PLN turun menjadi Rp42,20 triliun, dari sebelumnya Rp61,36 triliun.

Utang Bank Naik untuk Menutup Kebutuhan Modal Kerja

Guna menambal menambal belanja modal, laporan keuangan juga menunjukkan utang jangka pendek PLN ikut naik hingga Rp36,51 triliun. 

Menurut Andry, kondisi ini menunjukkan bahwa pembayaran kompensasi listrik dari pemerintah secara tidak langsung kini dibiayai melalui pinjaman perbankan.

Artinya, PLN meminjam dari bank untuk membiayai piutang yang seharusnya dibayar negara,”

ungkapnya.

Skema Supplier finance

Selain pinjaman bank, tekanan arus kas juga tercermin dari munculnya skema supplier finance arrangement atau pembiayaan pemasok sebesar Rp7,67 triliun pada 2025, yang sebelumnya tidak tercatat.

Skema ini melibatkan kerja sama PLN dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, di mana bank membayarkan terlebih dahulu tagihan pemasok. Selanjutnya, PLN akan melunasi pembayaran tersebut kepada pihak bank di kemudian hari.

Mekanisme ini bisa jadi sinyal meningkatnya tekanan modal kerja di tubuh PLN. Selama piutang pemerintah belum terselesaikan, skema pembiayaan seperti ini berpotensi terus digunakan bahkan akan meningkat.

Andry memperkirakan, apabila seluruh kompensasi pemerintah dibayarkan tepat waktu, arus kas operasional PLN berpotensi berada di kisaran Rp57 triliun hingga Rp63 triliun. Nilai tersebut dinilai cukup untuk menopang sebagian besar kebutuhan belanja modal perusahaan tanpa ketergantungan besar pada utang bank.

Baca juga:
UMKM Keluhkan Mati Listrik PLN Bergilir, Benarkan PLTS Bisa Jadi… Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) mengaku telah menerima keluhan dari pelaku usaha mikro,…
Asosiasi UMKM Warning, Pemadaman Listrik PLN Lebih Menakutkan dari Sepi… Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) menilai pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah…
PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Bojonggede dan Citayam Hari Ini,… PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bojonggede menjadwalkan pemadaman listrik sementara di sejumlah…
  • UMKM Keluhkan Mati Listrik PLN Bergilir, Benarkan PLTS Bisa Jadi Solusi Baru?
  • Asosiasi UMKM Warning, Pemadaman Listrik PLN Lebih Menakutkan dari Sepi Pembeli
  • PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Bojonggede dan Citayam Hari Ini, Cek Wilayah…
Tag:Indefpembiayaanperbankanpinjamanpiutang negaraPLN
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Jokowi ‘Curi Start’ Pilpres 2029, Ada Misi Mengunci Kursi Cawapres untuk Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
1
PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Bojonggede dan Citayam Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak
By Ani Ratnasari
Pemadaman listrik
2
Usai Bikin Geger Pemadaman Bergilir, PLN Klaim Gangguan Listrik Jawa Berangsur Pulih
By Natania Longdong
Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat. (Sumber: Dok. PLN)
3
Teriak Takbir Pakai Baju Tahanan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan kepada Kejari Jaksel dari Rutan Polda Metro Jaya, Senin, 22 Juni 2026.
4
Janji Kompensasi Mandalika Diduga Zonk, ITDC dan Dinas Perkim Loteng Dilaporkan ke KPK
By Rahmat Baihaqi
LSBH NTB melaporkan dugaan korupsi relokasi pemukiman Mandalika kepada KPK, 22 Juni 2026.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

2 Perusahaan Cabut ke Vietnam, Airlangga Tak Khawatir Investor Lain Masih Masuk ke RI

Dua perusahaan asing asal Jepang berinisial PT J dan PT S akan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers stimulus pertumbuhan ekonomi semester II (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Gelontorkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun di Semester II-2026, Buat Apa?

Pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp26,34 triliun di semester II-2026. Sebanyak delapan kebijakan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers stimulus pertumbuhan ekonomi semester II (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Pemadaman Listrik Bergilir Beri Efek Negatif ke Ekonomi, Airlangga Minta Ini ke PLN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui pemadaman listrik bergilir di berbagai…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Ilustrasi produksi batu bara RI. (Sumber: Dok. ESDM)
Ekonomi Bisnis

Pemadaman Listrik Bergilir Meluas, Indef Kritik Kebijakan Batu Bara yang Tak Sinkron

Indef Green Transition Initiative (GTI) mengkritisi adanya pemadaman listrik bergilir yang terjadi…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up