Belakangan, istilah gluten-free makin sering muncul di TikTok, Instagram, hingga menu cafe kekinian. Banyak orang mulai memilih makanan bebas gluten karena dianggap lebih nyaman untuk pencernaan.
Meski trennya baru muncul sekarang, konsep gluten-free sebenarnya sudah lama hadir di Indonesia, lho. Hal ini terbukti dari banyaknya jajanan pasar yang menggunakan bahan alami bebas gluten tanpa perlu label mahal.
Asal kamu tahu, gluten merupakan protein yang umumnya ditemukan pada gandum dan tepung terigu. Dilansir dari unggahan Instagram @nibblen.idn, sejumlah jajanan pasar tradisional Indonesia ternyata secara alami bebas gluten karena menggunakan bahan dasar tepung beras, tepung ketan, dan singkong.
Di tengah tren hidup sehat yang makin hype, cemilan jadul ini justru kembali dilirik karena dianggap lebih ramah pencernaan. Yuk kita bahas cemilan jadul gluten free yang nyaman di lambung dan dompetmu!
1. Klepon
Bola-bola kenyal warna hijau dengan baluran kelapa ini terbuat dari tepung ketan dengan isian gula merah cair yang akan memberikan sensasi meledak saat digigit. Rasanya manis dan teksturnya yang chewy bikin camilan ini nggak pernah gagal bikin nostalgia.
2. Onde-Onde
Camilan dengan taburan wijen ini menggunakan tepung ketan sebagai bahan utama dan menggunakan kacang hijau sebagai isiannya. Selain itu, karena isinya kacang hijau yang manis dan gurih cemilan ini juga punya bonus serat dan protein nabati.
3. Kue Cucur
Kue cucur dibuat dari tepung beras dan gula merah yang menghasilkan rasa legit yang khas. Kue ini punya tekstur unik dengan bagian tengah lembut dan berserat, serta pinggiran yang renyah. Sangat cocok buat jadi teman ngeteh sore kamu.
4. Gemblong
Nah camilan yang sering kita temui di jalur puncak ini terbuat dari tepung ketan dan kelapa parut yang digoreng, lalu dilapisi gula merah. Punya tekstur renyah di dalam dan lembut diluar, cocok buat teman santai saat sore hari.
5. Surabi
Baik surabi khas solo ataupun bandung, keduanya berbahan dasar tepung beras dan santan yang dipanggang di atas tungku tanah liat hingga matang. Punya aroma smoky yang khas membuat camilan ini tetap punya banyak penggemar.
6. Gethuk Lindri
Nenek kita memang juaranya mengolah bahan pangan lokal. Terbukti dari Gethuk lindri yang berasal dari singkong kukus yang dihaluskan dan diberi sedikit gula sudah jadi makanan yang mengenyangkan. Selain itu, tampilannya yang warna-warni juga cukup estetik buat masuk feed Instagram mu.
7. Kue Putu
Pasti pernah lewat di fyp medsos kamu meme kue putu lewat kan? Emang ya penjual kue putu punya suara yang khas. Kue putu dibuat pure hanya pakai tepung beras saja yang dikukus dalam bambu bersama gula merah, lalu disajikan dengan gula pasir dan kelapa parut.
8. Cenil
Punya warna-warni yang mencolok dan tekstur super kenyal, cenil berbahan pati singkong. Disajikan bersama gula merah dan kelapa parut, camilan ini sering disebut sebagai comfort food versi lokal.
9. Carabikang
Ini bisa jadi kue jadul tercantik yang pernah ada. Carabikang terbuat dari tepung beras dengan bentuk yang mekar menyerupai bunga. Rasanya manis dan tampilannya yang cantik bikin jajanan ini tetap menarik hingga sekarang.
Meski bebas gluten, bukan berarti semua jajanan pasar bisa dikonsumsi tanpa batas. Beberapa cemilan tetap mengandung gula, santan, atau melalui proses penggorengan.
Tapi kuncinya tetap sederhana, yaitu menikmati dalam porsi yang wajar. Sesekali menikmati jajanan pasar bisa jadi healing tipis-tipis tanpa perlu merasa bersalah.
Di tengah tren makanan sehat yang terus berkembang, jajanan pasar ternyata masih punya tempat di hati anak muda. Selain lebih ramah di kantong, banyak di antaranya juga menggunakan bahan lokal yang alami.
Jadi sebelum checkout produk gluten-free impor yang harganya bikin dompet auto menangis, enggak ada salahnya melirik pasar tradisional terdekat. Bisa jadi camilan sehat yang kamu cari sebenarnya sudah ada sejak zaman nenek dulu.
























