Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 9 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Kasus YTR di Bandung: Psikolog Ungkap Alasan Sulit Melarikan Diri dari Hubungan Abusif
Hype

Kasus YTR di Bandung: Psikolog Ungkap Alasan Sulit Melarikan Diri dari Hubungan Abusif

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Juni 26, 2026 1:24 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026).
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym.)
SHARE

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung tentu memunculak pertanyaan, mengapa korban tidak memilih pergi atau melarikan diri lebih awal?

Bagi sebagian orang, keputusan korban untuk tetap bertahan kerap dianggap sulit dipahami. Padahal, kondisi tersebut jauh lebih kompleks daripada sekadar persoalan kemauan.

Psikolog Meity Arianty mengatakan secara psikologis, untuk korban bisa melarikan diri tidak sesederhana yang terlihat dari luar.

Baca juga:
Sketsa Pelaku Pengeroyokan Pejompongan Terbit, Keluarga: Jangan Berhenti di Dua… Keluarga korban kekerasan di Pejompongan, Jakarta Pusat, mendesak polisi segera menangkap dan…
Reza Indragiri Sebut Slipi-Grogol-Palmerah “Kawasan Angker” Ahli psikologi forensik Reza Indragiri menyoroti tiga kawasan di Jakarta yang memiliki…
Disuruh Berbakti pada Orang Tua yang Pernah Menyakiti: Bagaimana Nasib… Pernah kebayang nggak sih kalau suatu saat nanti, kamu harus merawat orang…
  • Sketsa Pelaku Pengeroyokan Pejompongan Terbit, Keluarga: Jangan Berhenti di Dua Wajah
  • Reza Indragiri Sebut Slipi-Grogol-Palmerah “Kawasan Angker”
  • Disuruh Berbakti pada Orang Tua yang Pernah Menyakiti: Bagaimana Nasib Mental Anak?

Pada hubungan yang abusif, pelaku biasanya membangun pola kontrol yang sistematis melalui ancaman, intimidasi, kekerasan fisik, manipulasi emosional, isolasi dari keluarga atau teman, hingga membuat korban merasa dirinya tidak berharga dan tidak memiliki tempat untuk meminta bantuan belum lagi jika adanya manipulasi cinta.

Seiring waktu, korban dapat mengalami learned helplessness, yaitu kondisi ketika seseorang merasa bahwa apa pun yang dilakukan tidak akan mengubah keadaan sehingga akhirnya menyerah dan bertahan dalam situasi tersebut,”

ujar Meity kepada Owrite.

Menurutnya, korban bisa bertahan selama itu sudah sesuatu keajaiban. Pasalnya banyak juga korban yang mengalami trauma bonding, yaitu keterikatan emosional yang terbentuk akibat siklus kekerasan yang diselingi dengan permintaan maaf, perhatian, atau janji perubahan dari pelaku.

Akibatnya, korban tidak hanya takut pada ancaman fisik, tetapi juga kehilangan kepercayaan pada dirinya sendiri, merasa tidak mampu hidup mandiri, atau bahkan percaya bahwa melarikan diri justru akan membuat keadaan menjadi lebih berbahaya, sama dengan KDRT dalam RT lingkarannya seperti ini,”

tuturnya.

Oleh karena itu, menurut Meity korban yang bertahan di hubungan abusive bukan karena mereka lemah, melainkan ada pengaruh kondisi psikologis.

Bertahannya korban dalam hubungan abusif bukan tanda kelemahan atau tidak berdaya, melainkan salah satu dampak psikologis dari kekerasan yang berlangsung terus-menerus,”

terangnya.

Cara Memulihkan Kondisi Psikologis Korban

Untuk memulihkan kondisi psikologis korban pasca mengalami kekerasan, tentunya harus dilakukan secara bertahan karena yang dipulihkan bukan hanya trauma akibat peristiwa kekerasan, tetapi juga rasa aman, kepercayaan dirinya, dan kemampuannya untuk kembali menjalani kehidupan sehari-hari.

Kasus Taufik Hidayat di Bandung Jadi Alarm, Sosiolog: Posesif Bukan Bukti Cinta

Langkah pertama adalah memastikan korban berada di lingkungan yang aman jauh dari pelaku. Setelah kondisi fisik dan keamanan terjamin, korban memerlukan pendampingan psikologis untuk membantu mengolah pengalaman traumatisnya, mengurangi gejala kecemasan, ketakutan, mimpi buruk, maupun perasaan tidak berdaya yang muncul.

Terapi trauma atau pendekatan psikoterapi lain yang sesuai dapat membantu proses pemulihan,”

katanya.

Selain itu, dukungan keluarga dan lingkungan sosial juga sangat penting untuk membantu korban merasa diterima dan tidak sendirian. Menurut Meity, yang perlu dipahami, pemulihan trauma berat bukan proses yang instan.

Pada kasus kekerasan ekstrem yang berlangsung bertahun-tahun, prosesnya dapat memerlukan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun, sehingga dibutuhkan kesabaran, pendampingan profesional yang konsisten, dan dukungan sosial yang berkelanjutan,”

tandasnya.
Tag:Kabupaten BandungpenganiayaanPenyekapanpsikologTaufik Hidayat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Heboh Teori Konspirasi Erupsi Enam Gunung Api Ala Ulta Levenia, Netizen: “Gaya Obrolan Cowok jam 12 Malam!”
By Ani Ratnasari
Tangkap layar dari YouTube Bukan Kaleng-kaleng
1
Viral Momen Teddy Turunkan Mic Prabowo Saat Rapat Bencana, Netizen: “Seakrab Itu?”
By Ani Ratnasari
Penampakan Tangan Setkan Teddy arahkan microfon Presiden Prabowo. (Sumber: X/@txtdrimedia)
2
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 9 September 2026: Jaktim Hujan Ringan, Lima Wilayah Lain Cerah
By Syifa Fauziah
Ilustrasi prakiraan cuaca di Jakarta.
3
Bukan Cuma Reshuffle, Prabowo Diminta Hapus Semua Wamen demi Efisiensi Anggaran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
4
Erick Thohir Turun Langsung Cek Stadion Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, SUGBK Sudah 86 Persen
By Hadi Febriansyah
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengecek kesiapan sejumlah stadion
5

BERITA LAINNYA

Buku Islam Ala Prabowo.
Hype

Heboh Sejumlah Tokoh Bantah Jadi Penulis Buku Islam Ala Prabowo, Netizen: “Makin Menyala…”

Buku ‘Islam Ala Prabowo’ kembali jadi sorotan netizen. Kali ini perhatian netizen…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
8 jam lalu
Ilustrasi masker
Hype

Masker Biasa Tak Selalu Cukup, Ini Pilihan untuk Hadapi Abu Vulkanik

Aktivitas gunung api kembali menjadi perhatian setelah sebaran abu vulkanik dilaporkan mencapai…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
8 jam lalu
Penampakan Tangan Setkan Teddy arahkan microfon Presiden Prabowo. (Sumber: X/@txtdrimedia)
Hype

Viral Momen Teddy Turunkan Mic Prabowo Saat Rapat Bencana, Netizen: “Seakrab Itu?”

Ada momen tak biasa di tengah rapat terbatas penanganan bencana yang dipimpin…

Ani Ratnasaridusep-malik
By
Ani Ratnasari
Dusep Malik
21 jam lalu
Ilustrasi jamu kunyit asam
Hype

Bantu Atasi Nyeri Haid, Ini Beragam Manfaat Jamu Kunyit Asam

Nyeri dan kram perut menjadi salah satu keluhan yang kerap dirasakan perempuan…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up