Nama Mufli Budi Ananda mendadak menjadi sorotan publik setelah tercantum dalam jajaran Dewan Komisaris PT Krakatau Posco. Sosok yang selama ini dikenal sebagai asisten pribadi sekaligus orang kepercayaan Raffi Ahmad itu kini dipercaya mengemban jabatan strategis di salah satu perusahaan baja terbesar di Indonesia.
Perjalanan karier Mufli menarik perhatian, karena berawal dari pekerjaannya sebagai asisten Raffi Ahmad. Selama bertahun-tahun, ia mendampingi berbagai aktivitas Raffi, mulai dari urusan pekerjaan, bisnis, hingga kegiatan sehari-hari. Kedekatannya dengan keluarga Raffi membuat Mufli beberapa kali muncul dalam tayangan televisi maupun konten media sosial, meski lebih sering bekerja di balik layar.
Di lingkungan keluarga Raffi Ahmad, Mufli dikenal sebagai sosok yang sigap dan menjadi salah satu orang kepercayaan. Nagita Slavina bahkan pernah menyebut Mufli sebagai suster-nya Raffi karena hampir selalu mendampingi sang presenter dalam berbagai aktivitas.
Dari sisi pendidikan, Mufli tercatat sebagai lulusan Diploma III Teknik Listrik dari Politeknik Bunda Kandung, Jakarta Selatan. Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), ia memulai kuliah pada 2007 dan berhasil menyelesaikan program tersebut.
Setelah itu, Mufli sempat melanjutkan pendidikan S1 Teknik Industri di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) pada 2014, namun tercatat mengundurkan diri pada tahun akademik 2018/2019.
Puncak sorotan terhadap Mufli terjadi setelah namanya masuk dalam susunan Dewan Komisaris PT Krakatau Posco. Berdasarkan informasi yang tercantum di laman resmi perusahaan, ia menjabat sebagai Komisaris mendampingi Presiden Komisaris Utama Brigjen TNI Bambang Sudono, sementara posisi Presiden Direktur tetap dipegang Kim Young-Joong.
Penunjukan tersebut memicu beragam reaksi di media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan dasar pengangkatan Mufli Budi Ananda sebagai komisaris, mengingat ia lebih dikenal publik sebagai asisten Raffi Ahmad.
Kritik yang bermunculan tidak hanya menyinggung minimnya rekam jejak di sektor industri baja dan tata kelola korporasi, tetapi juga menyindir dugaan praktik kedekatan dengan tokoh publik dalam pengisian jabatan di perusahaan tersebut.
Lulusan Harvard dan Standford University aja kalah sama ini orang..”
tulis akun @said.alfin15.
Asisten artis yang digaji negara. Mantap.”
tulis akun @m.h.r.d.k.a.
19 juta lapangan pekerjaan untuk Raffi dan pengikutnya,”
tulis akun @iiinmanoppo.
Besok Mbak Lala sama Sus Rini jadi komisaris di mana ya?”
tulis akun @iansaybani.

























