Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 16 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Batu Bara RI Tembus 790 Juta Ton Tapi Masih Byarpet: Kenapa PLN Masih Krisis Pasokan?
Ekonomi Bisnis

Batu Bara RI Tembus 790 Juta Ton Tapi Masih Byarpet: Kenapa PLN Masih Krisis Pasokan?

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: Juni 29, 2026 11:52 am
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Warga menggunakan senter untuk berangkat menuju masjid saat pemadaman listrik bergilir di Cinunuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).
Warga menggunakan senter untuk berangkat menuju masjid saat pemadaman listrik bergilir di Cinunuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/kye)
SHARE

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat mengkritisi pemadaman listrik bergilir, padahal Indonesia memproduksi sekitar 790 juta ton batu bara pada 2025.

Kondisi ini ia anggap menunjukkan bahwa persoalan utama sektor kelistrikan bukan terletak pada ketersediaan sumber daya, melainkan tata kelola pasokan energi.

“Angka ini menunjukkan bahwa masalah (Indonesia) bukan ketiadaan sumber daya, melainkan kegagalan mengubah kekayaan alam menjadi layanan publik yang andal,”

kata Achmad dalam keterangan resmi yang diterima Owrite, Senin, 29 Juni 2026.
Baca juga:
Gempa Flores Bikin 20 SPBU Lumpuh, Pertamina Beberkan Kondisi Terkini… Pertamina Patra Niaga terus memastikan pasokan BBM dan LPG di wilayah Flores,…
Prabowo Pasang Harga Mati Komoditas RI: Tak Cocok Harga, Simpan… Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak boleh terus menjadi negara penghasil komoditas…
Target Ekspor Satu Pintu Makin Dekat, Publik Pertanyakan Kesiapan Tata… Target pemerintah menerapkan kebijakan ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumber Daya…
  • Gempa Flores Bikin 20 SPBU Lumpuh, Pertamina Beberkan Kondisi Terkini Pasokan BBM
  • Prabowo Pasang Harga Mati Komoditas RI: Tak Cocok Harga, Simpan untuk Anak…
  • Target Ekspor Satu Pintu Makin Dekat, Publik Pertanyakan Kesiapan Tata Kelola Danantara

Tata Kelola jadi Masalah?

Dia juga menyoroti pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menyebut kebutuhan batu bara PLN sekitar 154 juta metrik ton per tahun, sementara skema Domestic Market Obligation (DMO) memungkinkan pasokan mencapai 180–190 juta metrik ton. Hingga Juni 2026, sekitar 141 juta metrik ton disebut telah diterima PLN.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mendasar mengenai efektivitas tata kelola pasokan batu bara untuk kelistrikan.

“Jika kebutuhan PLN 154 juta ton per tahun, jika potensi pasokan DMO bisa lebih tinggi dari kebutuhan, dan jika kontrak sudah berjalan besar, mengapa sistem kelistrikan masih rawan?”

tanya Achmad.

Ia menegaskan persoalan tidak cukup dijelaskan dengan alasan cuaca atau gangguan teknis semata, tetapi harus ditelusuri hingga aspek kualitas batu bara, realisasi kontrak, distribusi logistik, hingga pengawasan pemasok.

“DMO bukan jimat. DMO hanya efektif bila volume, kualitas, waktu pengiriman, dan kepatuhan pemasok diawasi ketat,”

ujar Achmad.

Maka, dia mendorong pemerintah dan PLN membuka data pasokan batu bara secara lebih transparan agar publik dapat mengetahui letak persoalan yang sebenarnya.

“Publik perlu audit terbuka, berapa hari operasi pembangkit setiap PLTU strategis, siapa pemasok, bagaimana kualitas batu bara yang diterima, apakah kontrak dipenuhi tepat waktu, dan di mana titik logistik tersendat,” imbuh Achmad.

Baca juga:
Omon-Omon Prabowo dan Aparat Loyo: Denny Indrayana Soroti Tambang Ilegal… Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana menyorot dugaan aktivitas pertambangan ilegal marak…
Batu Bara Sitaan Laku Keras, ESDM Keruk PNBP Rp20,98 Miliar… Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melelang 76.742 metrik ton (MT)…
Prabowo Dapat Kabar PLTN dari BRIN, RI Ternyata Punya 89… Presiden Prabowo Subianto menerima paparan mengenai pengembangan teknologi nuklir dari Badan Riset…
  • Omon-Omon Prabowo dan Aparat Loyo: Denny Indrayana Soroti Tambang Ilegal di Kalsel
  • Batu Bara Sitaan Laku Keras, ESDM Keruk PNBP Rp20,98 Miliar Lewat Lelang…
  • Prabowo Dapat Kabar PLTN dari BRIN, RI Ternyata Punya 89 Ribu Ton…
Tag:Batu baraDMOenergiPasokanPemadaman ListrikPLN
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Pengamat Sentil Prabowo: Tak Cukup Pidato, Trust Publik Harus Dipulihkan
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan DPR 2026. (Sumber: Dok. DPR)
1
Gempa M 7,7 NTT Picu Tsunami, Badan Geologi Ungkap Jejak Mengerikan Sesar Flores
By Hardani Triyoga
Foto udara sejumlah tenda pengungsian bencana gempa berdiri di Stadion Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. (ANTARA FOTO/Mega Tokan).
2
Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Netizen Langsung Ramai Cari Lowongan
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyalami Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto (tengah) disaksikan Ketua DPR Puan Maharani (kiri) seusai pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
3
Gempa NTT Bikin Pelabuhan Rusak, Dermaga Roboh hingga Terminal Penumpang Retak
By Natania Longdong
Sarana dermaga di NTT rusak pasca gempa.
4
Gempa Flores Bikin 20 SPBU Lumpuh, Pertamina Beberkan Kondisi Terkini Pasokan BBM
By Natania Longdong
Infrastruktur dermaga dan pelabuhan yang rusak pasca gempa NTT.
5

BERITA LAINNYA

Infrastruktur dermaga dan pelabuhan yang rusak pasca gempa NTT.
Ekonomi Bisnis

Gempa Flores Bikin 20 SPBU Lumpuh, Pertamina Beberkan Kondisi Terkini Pasokan BBM

Pertamina Patra Niaga terus memastikan pasokan BBM dan LPG di wilayah Flores,…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
6 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu (Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Kejar Target Setoran Pajak 2027, Purbaya Pertimbangkan Tarik Pajak Baru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang mengenakan pajak baru. Hal ini…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Pusat DJP (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Belanja Negara 2027 Tembus ke Rp4.097 Triliun, Purbaya Bakal Lakukan Ini Jaga Defisit

Alokasi belanja negara melonjak pada tahun 2027 menjadi sebesar Rp4.097,2 triliun, atau…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Guru membimbing siswi mengerjakan soal saat proses belajar mengajar di SRMP 25 Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Anggaran Pendidikan Melonjak Rp100 Triliun, Purbaya Ungkap Kabar Gaji Guru 2027

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menaikkan gaji guru…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up