Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 29 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Batu Bara RI Tembus 790 Juta Ton Tapi Masih Byarpet: Kenapa PLN Masih Krisis Pasokan?
Ekonomi Bisnis

Batu Bara RI Tembus 790 Juta Ton Tapi Masih Byarpet: Kenapa PLN Masih Krisis Pasokan?

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: Juni 29, 2026 11:52 am
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
3 jam lalu
Share
Warga menggunakan senter untuk berangkat menuju masjid saat pemadaman listrik bergilir di Cinunuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).
Warga menggunakan senter untuk berangkat menuju masjid saat pemadaman listrik bergilir di Cinunuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/kye)
SHARE

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat mengkritisi pemadaman listrik bergilir, padahal Indonesia memproduksi sekitar 790 juta ton batu bara pada 2025.

Kondisi ini ia anggap menunjukkan bahwa persoalan utama sektor kelistrikan bukan terletak pada ketersediaan sumber daya, melainkan tata kelola pasokan energi.

“Angka ini menunjukkan bahwa masalah (Indonesia) bukan ketiadaan sumber daya, melainkan kegagalan mengubah kekayaan alam menjadi layanan publik yang andal,”

kata Achmad dalam keterangan resmi yang diterima Owrite, Senin, 29 Juni 2026.
Baca juga:
Ekonom Desak Audit PLN, Jangan Cuma Bilang Stok Batu Bara… Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat mendesak…
ESDM Tahan Ekspor Batu Bara Demi Selamatkan Pasokan Listrik PLN Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sempat menahan sementara pengiriman ekspor…
Ketergantungan Batu Bara Masih Tinggi, IESR: Regulasi RI Terlalu Memihak… Institute for Essential Services Reform (IESR) menjelaskan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap batu…
  • Ekonom Desak Audit PLN, Jangan Cuma Bilang Stok Batu Bara RI Aman
  • ESDM Tahan Ekspor Batu Bara Demi Selamatkan Pasokan Listrik PLN
  • Ketergantungan Batu Bara Masih Tinggi, IESR: Regulasi RI Terlalu Memihak Energi Fosil

Tata Kelola jadi Masalah?

Dia juga menyoroti pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menyebut kebutuhan batu bara PLN sekitar 154 juta metrik ton per tahun, sementara skema Domestic Market Obligation (DMO) memungkinkan pasokan mencapai 180–190 juta metrik ton. Hingga Juni 2026, sekitar 141 juta metrik ton disebut telah diterima PLN.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mendasar mengenai efektivitas tata kelola pasokan batu bara untuk kelistrikan.

“Jika kebutuhan PLN 154 juta ton per tahun, jika potensi pasokan DMO bisa lebih tinggi dari kebutuhan, dan jika kontrak sudah berjalan besar, mengapa sistem kelistrikan masih rawan?”

tanya Achmad.

Ia menegaskan persoalan tidak cukup dijelaskan dengan alasan cuaca atau gangguan teknis semata, tetapi harus ditelusuri hingga aspek kualitas batu bara, realisasi kontrak, distribusi logistik, hingga pengawasan pemasok.

“DMO bukan jimat. DMO hanya efektif bila volume, kualitas, waktu pengiriman, dan kepatuhan pemasok diawasi ketat,”

ujar Achmad.

Maka, dia mendorong pemerintah dan PLN membuka data pasokan batu bara secara lebih transparan agar publik dapat mengetahui letak persoalan yang sebenarnya.

“Publik perlu audit terbuka, berapa hari operasi pembangkit setiap PLTU strategis, siapa pemasok, bagaimana kualitas batu bara yang diterima, apakah kontrak dipenuhi tepat waktu, dan di mana titik logistik tersendat,” imbuh Achmad.

Baca juga:
Ancaman Blackout Ada, DPR Ingatkan Defisit 2,6 Juta Ton Batu… Ancaman pemadaman listrik massal (blackout) disebut masih bisa terulang apabila pasokan batu…
CERI Sebut Bahlil Bohongi Prabowo soal Pasokan Batu Bara untuk… Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman mengklaim…
Tak Tinggal Diam, Bahlil Gandeng Kejagung Telusuri Penyebab Pemadaman Listrik… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia angkat suara terkait…
  • Ancaman Blackout Ada, DPR Ingatkan Defisit 2,6 Juta Ton Batu Bara Tak…
  • CERI Sebut Bahlil Bohongi Prabowo soal Pasokan Batu Bara untuk PLN
  • Tak Tinggal Diam, Bahlil Gandeng Kejagung Telusuri Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir
Tag:Batu baraDMOenergiPasokanPemadaman ListrikPLN
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Malam Reuni Bareng SBY-JK, Pagi Roy Suryo Langsung Jalani Sidang Gugat Kapolda Metro Jaya
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo gugat Kapolda Metro dan Jaksa Agung terkait penangkapan paksa dirinya kasus pencemaran nama baik Presiden Ke-7 Joko Widodo ke PN Jaksel.
1
Batu Bara RI Tembus 790 Juta Ton Tapi Masih Byarpet: Kenapa PLN Masih Krisis Pasokan?
By Natania Longdong
Warga menggunakan senter untuk berangkat menuju masjid saat pemadaman listrik bergilir di Cinunuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).
2
Prosesi Adat Jokowi Injak Kepala Kerbau Tuai Tafsir, Pengamat: Perang Politik Lawan PDIP!
By Rahmat Tunny
Presiden ke-7 RI Joko Widodo menginjak kepala kerbau saat menghadiri prosesi adat di Lampung. (Sumber: Istimewa)
3
Alarm Bahaya Brasil, Jepang Siap Tebar Teror dan Paksa Favorit Juara Angkat Koper
By Hadi Febriansyah
Pemain Brasil saat laga melawan Skotlandia di grup C Piala Dunia. (Foto: FIFA).
4
Profil Fathimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI yang Viral Usai Kritik Program Makan Bergizi Gratis
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Fathimah Azzahra
5

BERITA LAINNYA

Kantor Pusat PLN. (Sumber: PLN)
Ekonomi Bisnis

Ekonom Desak Audit PLN, Jangan Cuma Bilang Stok Batu Bara RI Aman

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat mendesak…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
53 menit lalu
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara CNBC Energy Forum 2026 di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026. (Sumber: Owrite/Natania Longdong)
Ekonomi Bisnis

Gas Industri Akhirnya Murah Cegah PHK, Bahlil: Harga LNG Turun ke US$13 per MMBTU

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi menurunkan harga…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 jam lalu
Kapal LNG. (Sumber: Unsplash/Karel Mistrík)
Ekonomi Bisnis

Imbas Perang Timur Tengah, Harga Gas Industri Indonesia Berpotensi Ikut Melambung

Konflik bersenjata antara Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran mulai berdampak pada pasar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Buruh tebang mengangkut tebu ke atas truk di Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (26/6/2026).
Ekonomi Bisnis

Siasat Bahlil Pangkas Impor Bensin 20 Juta KL: Siap-Siap Kendaraan “Minum” E20 Jagung-Tebu

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal menerapkan program bioetanol E20…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up