Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 30 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Kenapa Banyak Orang Memilih Nikah Sama Bule? Ini Alasan, Tantangan, dan Aturan Hukumnya
Hype

Kenapa Banyak Orang Memilih Nikah Sama Bule? Ini Alasan, Tantangan, dan Aturan Hukumnya

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
Last updated: Juni 29, 2026 3:02 pm
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
4 jam lalu
Share
Maudy Ayunda menikah dengan Jesse Choi atau pria berkebangsaan Korea Selatan
Maudy Ayunda menikah dengan Jesse Choi pria berkebangsaan Korea Selatan (Foto: instagram @maudyayunda)
SHARE

Pernikahan antara warga negara Indonesia (WNI) dengan warga negara asing (WNA) atau yang sering disebut interracial marriage atau perkawinan campuran semakin sering dijumpai.

Daftar isi Konten
  • Nikah Sama Bule
  • Tantangan Perlu Dipersiapkan
  • Secara Umum, Tahapan Administrasinya Meliputi:

Kemudahan berkomunikasi melalui media sosial, pendidikan di luar negeri, dunia kerja internasional, hingga aplikasi kencan membuat peluang bertemu pasangan dari negara berbeda semakin besar.

Di balik anggapan bahwa nikah sama bule adalah kisah cinta bak film romantis, ada banyak keuntungan sekaligus tantangan yang perlu dipahami sebelum memutuskan menjalani hubungan lintas budaya.

Baca juga:
Viral Dekorasi Pernikahan Tema Frozen, Netizen: Kenapa Mirip Celana Dalam… Setiap pasangan tentu memiliki dekorasi pernikahan impian, ada yang glamor, garden party,…
Apa Arti Sakinah Mawaddah Wa Rahmah? Istilah yang sering diucapkan… Pernikahan dalam Islam tidak hanya menjadi ikatan antara dua insan, tetapi juga…
Gondol Rp84 Juta, Pasutri Pemilik WO Marwah Resmi 'Pindah Rumah'… Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur meringkus pasangan suami istri berinisial RM dan…
  • Viral Dekorasi Pernikahan Tema Frozen, Netizen: Kenapa Mirip Celana Dalam Elsa?
  • Apa Arti Sakinah Mawaddah Wa Rahmah? Istilah yang sering diucapkan dalam pernikahan
  • Gondol Rp84 Juta, Pasutri Pemilik WO Marwah Resmi 'Pindah Rumah' ke Sel

Nikah Sama Bule

Melansir dari instagram @tentengo.id, berikut alasan kenapa Banyak Orang Memilih Nikah Sama Bule

  1. Memperkaya pengalaman budaya
    Menjalani pernikahan dengan pasangan dari negara lain membuat seseorang belajar bahasa baru, tradisi, hingga cara pandang yang berbeda setiap hari. Hal ini dapat memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan keberagaman budaya.
  2. Mendorong pertumbuhan diri
    Perbedaan latar belakang budaya menuntut pasangan untuk lebih terbuka, sabar, dan mampu berkomunikasi dengan baik. Kondisi tersebut dapat meningkatkan empati serta kemampuan menyelesaikan konflik secara lebih dewasa.
  3. Memiliki jaringan yang lebih luas
    Pernikahan lintas negara biasanya membuat lingkaran pertemanan dan relasi menjadi lebih beragam. Hal ini juga dapat membuka peluang baru dalam pendidikan, pekerjaan, maupun pengalaman hidup di lingkungan internasional.
  4. Anak lebih adaptif
    Sebuah studi yang pernah diterbitkan oleh tim peneliti dari The University of Edinburgh berjudul Humans evolved to be taller and smarter, menyebutkan manusia zaman sekarang lebih unggul ketimbang manusia sebelumnya karena terjadi keragaman genetik. Meski begitu, tidak semua anak hasil pernikahan antar ras sudah pasti cerdas dan unggul, faktor pola asuh orang tua dan faktor lingkungan tetap berpengaruh dalam tumbuh kembang anak tersebut.
  5. Membantu mengurangi stereotip
    Hubungan lintas budaya juga dinilai dapat memperkuat toleransi dan mendorong penerimaan sosial terhadap keberagaman ras, etnis, maupun kebangsaan.

Tantangan Perlu Dipersiapkan

Meski memiliki banyak sisi positif, perkawinan campuran juga tidak lepas dari berbagai tantangan.

Tanda Seseorang Siap Menikah Secara Psikologis
  1. Culture clash
    Perbedaan kebiasaan, nilai, pola komunikasi, hingga cara menyelesaikan masalah dapat memicu konflik apabila tidak disertai komunikasi yang baik.
  2. Tekanan dari keluarga
    Tidak semua keluarga langsung menerima hubungan lintas negara. Mulai dari komentar, perbedaan ekspektasi, hingga penolakan masih menjadi tantangan bagi sebagian pasangan.
  3. Diskriminasi sosial
    Pasangan interracial masih kerap mengalami tatapan, komentar, stereotip, hingga bentuk microaggression di ruang publik.
  4. Dampak terhadap kesehatan
    Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Racial and Ethnic Health Disparities menemukan bahwa pasangan interracial memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi kesehatan kronis akibat akumulasi stres sosial yang mereka hadapi.
  5. Status kewarganegaraan anak
    Di Indonesia, anak hasil perkawinan campuran dapat memperoleh kewarganegaraan ganda terbatas. Namun, sesuai ketentuan yang berlaku, status tersebut harus dipilih ketika memasuki usia dewasa sesuai batas waktu yang ditentukan undang-undang.

Lantas, apakah pernikahan campuran diperbolehkan?Jawabannya boleh, selama memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.

Perkawinan campuran diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, khususnya Pasal 57 sampai Pasal 62.

Setiap perkawinan harus memenuhi persyaratan hukum dari masing-masing negara asal pasangan serta dicatat secara resmi.

Bagi pasangan Muslim, pencatatan dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA), sedangkan bagi non-Muslim dilakukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Secara Umum, Tahapan Administrasinya Meliputi:

  • pemberitahuan rencana perkawinan,
  • pemeriksaan kelengkapan dokumen,
  • pengumuman,
  • pelaksanaan akad atau pemberkatan, hingga
  • pencatatan perkawinan.

Selain itu, pasangan juga perlu memahami aturan mengenai kewarganegaraan. Dalam kondisi tertentu, WNI yang menikah dengan WNA dapat terdampak pada status kewarganegaraannya apabila memperoleh kewarganegaraan asing sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, konsultasi mengenai administrasi kependudukan dan kewarganegaraan sebelum maupun sesudah menikah sangat disarankan agar hak-hak sebagai WNI tetap terlindungi.

Keberhasilan sebuah perkawinan campuran tidak ditentukan oleh perbedaan kewarganegaraan, melainkan oleh komitmen, komunikasi yang sehat, serta kemampuan kedua pasangan untuk saling menghargai perbedaan budaya yang mereka miliki.

Tag:Beda Warga NegaraKebangsaanpernikahanWarga Negara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
‘Magnet’ Politik Jokowi Sudah Luntur, Safari di Lampung jadi Alarm untuk PSI dan Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden ketujuh Joko Widodo (tengah) menyapa relawan saat menghadiri Rakorda DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di kota Bandar Lampung, Lampung, Sabtu (27/62026).
1
Prosesi Adat Jokowi Injak Kepala Kerbau Tuai Tafsir, Pengamat: Perang Politik Lawan PDIP!
By Rahmat Tunny
Presiden ke-7 RI Joko Widodo menginjak kepala kerbau saat menghadiri prosesi adat di Lampung. (Sumber: Istimewa)
2
Malam Reuni Bareng SBY-JK, Pagi Roy Suryo Langsung Jalani Sidang Gugat Kapolda Metro Jaya
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo gugat Kapolda Metro dan Jaksa Agung terkait penangkapan paksa dirinya kasus pencemaran nama baik Presiden Ke-7 Joko Widodo ke PN Jaksel.
3
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan 1.300 Nyawa, WHO Sebut Ancaman Belum Berakhir
By Ani Ratnasari
Ilustrasi cuaca panas ekstrem di Eropa.
4
RUU Keamanan Siber Mulai Dibahas, DPR Akui Banyak Celah Berbahaya
By Rika Pangesti
Gedung DPR/MPR RI.
5

BERITA LAINNYA

Lamaran Asnawi dan Yuriska
Hype

5 Potret Lamaran Asnawi Mangkualam dan Yuriska Patricia, Tampil Serasi dengan Nuansa Adat Bugis Modern

Pesepak bola Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, resmi melangkah ke jenjang yang lebih…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
10 jam lalu
Ilustrasi kamar Hotel. (Sumber: Mercure Bandung City Centre)
Hype

Hotel Indonesia Bangkit, Wisatawan Asing Rela Bayar Lebih Mahal demi Liburan di RI

Setelah mengalami penurunan selama tiga bulan berturut-turut pada pertengahan tahun, industri perhotelan…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
10 jam lalu
Percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia
Hype

Bukan Lagi Soal Teknologi, Layanan Purna Jual Jadi Kunci Percepatan Kendaraan Listrik di Indonesia

Percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia dinilai tidak lagi bergantung pada inovasi…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat
Hype

Kasus YTR Bandung Jadi Pengingat, Psikolog Ungkap Tanda-Tanda Abusive Relationship yang Sering Diabaikan

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up