Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan jajarannya bergerak maksimal (all out) mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kesiapan tersebut dibuktikan lewat rekam jejak operasional Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) yang dikelola Polri yang hingga kini berjalan tanpa insiden.
Hal itu dilaporkan Sigit di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam HUT ke-80 Polri di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Rabu 1 Juli 2026.
“Sampai dengan saat ini alhamdulillah SPPG Polri berhasil mempertahankan zero accident,”
ucap Sigit.
Ketat Standar
Torehan itu berkat penerapan standar keamanan pangan yang diterapkan pada setiap dapur sesuai prosedur yang ada, seperti fasilitas penunjang tandon air berbahan stainless, sistem penyaringan air dan reverse osmosis, pemanas air, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pengukus, hingga perangkat pengujian kualitas makanan.
Kapolri menargetkan membangun 1.500 SPPG sepanjang 2026, hasilnya hingga akhir Juni telah berdiri 1.415 unit.
“Seluruh SPPG tersebut diperkirakan dapat melayani 3,5 juta penerima manfaat serta menyerap 70,7 ribu pekerja,”
papar dia.
Sigit menyatakan keseriusannya dalam program pemerintah itu, salah satunya melalui kualitas makanan bergizi khas İndonesia yang tertuang dalam buku Rasa Bhayangkara Nusantara.
“Kami telah menyusun buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang berisi 80 menu beragam, sehingga dapat menambah variasi makanan serta memastikan terpenuhinya standar nutrisi,”
kata Sigit.

























