Fashdu merupakan salah satu metode pengobatan alternatif yang dilakukan dengan mengeluarkan sejumlah darah dari pembuluh vena menggunakan teknik tertentu.
Terapi ini telah dikenal sejak lama dalam berbagai tradisi pengobatan, termasuk pengobatan Islam dan Timur Tengah.
Dalam praktiknya, sebagian praktisi meyakini bahwa mengeluarkan sejumlah darah dapat membantu memperbaiki sirkulasi darah dan meringankan berbagai keluhan kesehatan.
Namun, manfaat tersebut masih menjadi perdebatan di kalangan medis karena bukti ilmiah yang mendukung efektivitasnya masih terbatas.
Lalu, apa itu fashdu dan apakah terapi ini aman dilakukan, mari simak penjelasan berikut.
Apa Itu Fashdu?
Melansir dari laman Halodoc 07 Mei 2025, fashdu adalah metode terapi yang dilakukan dengan mengeluarkan sejumlah darah dari pembuluh vena menggunakan alat khusus yang steril.
Berbeda dengan bekam, fashdu dilakukan dengan membuka atau menusuk pembuluh vena sehingga darah mengalir keluar dalam jumlah tertentu.
Dalam dunia medis, tindakan mengeluarkan darah juga dikenal sebagai therapeutic phlebotomy atau flebotomi terapeutik.
Namun, prosedur tersebut hanya dilakukan untuk kondisi medis tertentu, seperti kelebihan zat besi (hemochromatosis) atau polisitemia vera, berdasarkan indikasi dan pengawasan tenaga kesehatan.
Prosedur Fashdu Banyak Digunakan
Sebelum tindakan dilakukan, area yang akan menjadi lokasi pengeluaran darah dibersihkan dan disterilkan untuk mengurangi risiko infeksi.
Selanjutnya, praktisi akan menusuk atau membuka pembuluh vena menggunakan alat steril agar darah dapat keluar.
Jumlah darah yang dikeluarkan disesuaikan dengan kondisi pasien dan pertimbangan praktisi. Setelah proses selesai, area bekas tindakan akan ditekan hingga perdarahan berhenti, kemudian ditutup menggunakan perban agar tetap bersih dan terlindungi.
Karena termasuk prosedur invasif, fashdu tidak boleh dilakukan sembarangan. Tindakan ini sebaiknya dilakukan oleh tenaga yang kompeten dengan menerapkan standar kebersihan dan sterilisasi yang baik.
Manfaat Fashdu yang Sering Diklaim
Sebagian praktisi pengobatan tradisional mengklaim bahwa terapi fashdu dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan, di antaranya:
- Membantu melancarkan sirkulasi darah;
- Membantu menurunkan kadar kolesterol;
- Membantu mengurangi kadar asam urat;
- Membantu mengontrol tekanan darah tinggi;
- Meredakan pegal dan nyeri pada tubuh; serta
- Membantu meningkatkan kebugaran tubuh.
Meski demikian, hingga saat ini penelitian mengenai manfaat fashdu masih terbatas. Belum terdapat bukti ilmiah yang cukup untuk memastikan bahwa terapi ini efektif sebagai pengobatan utama bagi berbagai penyakit tersebut.
Risiko dan Efek Samping Fashdu
Beberapa efek samping yang dapat terjadi meliputi nyeri atau memar pada area tindakan, pusing akibat berkurangnya volume darah, serta perdarahan yang sulit berhenti pada kondisi tertentu.
Selain itu, apabila alat yang digunakan tidak steril, terdapat risiko infeksi maupun penularan penyakit yang ditularkan melalui darah, seperti hepatitis B, hepatitis C, dan HIV. Dan jika prosedur dilakukan oleh orang yang tidak memiliki kompetensi, risikonya bisa meningkat.
Apakah Fashdu Aman?
Hingga saat ini, bukti ilmiah mengenai manfaatnya masih terbatas sehingga fashdu belum direkomendasikan sebagai terapi utama untuk mengobati berbagai penyakit.
Sebelum menjalani terapi ini, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, terutama bagi orang yang memiliki anemia, gangguan pembekuan darah, tekanan darah rendah, sedang mengonsumsi obat pengencer darah, atau memiliki penyakit kronis tertentu.
Pada dasarnya, seseorang boleh menjalani fashdu sebagai bentuk pengobatan alternatif selama dilakukan dengan aman dan tidak menimbulkan mudarat.
Namun, terapi ini sebaiknya tidak dijadikan pengganti pemeriksaan maupun pengobatan medis yang telah terbukti manfaat dan keamanannya.





















