Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah akan menurunkan suku bunga kredit menjadi 8 persen sebagai bagian dari penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar masyarakat kecil memperoleh akses pembiayaan lebih murah.
Pernyataan itu disampaikan saat ia memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang disiarkan melalui akun Youtube resmi Sekretariat Presiden.
Koperasi Desa Merah Putih nantinya tidak hanya menyediakan layanan simpan pinjam, tetapi juga menyalurkan kredit mikro dan super mikro dengan bunga yang jauh lebih rendah dibanding sebelumnya.
“Akan ada kredit yang murah, mikro kredit dan super mikro kredit. Bunga 22 persen saya turunkan jadi 8 persen. Saya mau 5 persen, tapi dibandingkan dengan 22 persen, (maka) lumayan 8 persen,”
kata Prabowo, dikutip Senin, 13 Juli 2026.
Integrasi Ekonomi
Selain itu, koperasi akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Selain layanan pembiayaan, koperasi juga akan dilengkapi toko sembako hingga fasilitas cold storage.
Penguatan akses pembiayaan murah melalui koperasi diharapkan dapat membantu petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil memperoleh modal usaha tanpa terbebani bunga tinggi.
Prabowo juga menegaskan seluruh barang bersubsidi akan disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih agar tepat sasaran dan tidak diselewengkan.
“Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan, (pihak) yang membutuhkan dialah yang menerima,”
kata dia.

























