Presiden Prabowo Subianto menyoroti masih adanya pengusaha yang tidak memenuhi kewajibannya membayar utang kepada bank-bank milik negara.
Dalam sambutannya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026, Prabowo dengan tegas meminta praktik-praktik kurang kooperatif yang dilakukan pengusaha tersebut segera dihentikan agar keuangan negara dapat dikelola secara sehat.
Banyak pengusaha yang sudah pinjam uang dari bank milik negara, sudah puluhan triliun, tidak mau bayar. Enak saja. Sekarang harus bayar,”
kata Prabowo dikutip dari YouTube resmi Sekretariat Presiden, Senin, 13 Juli 2026.
Akan Ditertibkan Negara


Prabowo mengatakan pemerintah akan menertibkan berbagai praktik yang merugikan negara, termasuk kredit bermasalah yang melibatkan kalangan pengusaha.
Presiden menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan kekayaan negara terus disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, uang negara harus kembali dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat.
Uang rakyat harus kembali kepada rakyat. Tidak boleh terus dinikmati oleh segelintir orang,”
ujarnya.
Prabowo pun menambahkan pemerintah akan terus memperkuat tata kelola ekonomi dan menindak praktik-praktik yang merugikan negara demi mewujudkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat.


























