Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 1 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Rumah Febrie Adriansyah Jadi ‘Gudang Emas’: Pertaruhan Kredibilitas Hukum Nasional
Nasional

Rumah Febrie Adriansyah Jadi ‘Gudang Emas’: Pertaruhan Kredibilitas Hukum Nasional

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
Last updated: Juli 13, 2026 11:36 am
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Jurnalis televisi merekam suasana rumah mewah yang dipasangi garis polisi usai penggeledahan di kawasan Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Jurnalis televisi merekam suasana rumah mewah yang dipasangi garis polisi usai penggeledahan di kawasan Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/kye)
SHARE

Penemuan 74 kilogram emas dan uang tunai ratusan miliar rupiah di rumah yang diakui sebagai milik eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus Kejagung) Febrie Adriansyah dinilai bukan sekadar perkara kepemilikan aset. 

Daftar isi Konten
  • Pertaruhan
  • Laku Istimewa?

Kasus ini disebut menjadi ujian besar bagi kredibilitas sistem pemberantasan korupsi dan konsistensi penegakan hukum di Indonesia.

Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute (TII) Felia Primaresti mengatakan publik memang harus menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. 

“Dalam negara hukum, setiap orang berhak atas asas praduga tak bersalah. Publik tidak semestinya terburu-buru memvonis sebelum proses hukum selesai. Namun, aparat penegak hukum juga harus menunjukkan keterbukaan yang memadai,”

ucap Felia dalam keterangannya, Senin, 13 Juli 2026. 
Baca juga:
Bukan Cuma Tangkap Koruptor, KPK Buru Aset Rasuah Berbasis Data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap cara memburu aset hasil tindak pidana korupsi…
Oce Madril: Jangan Cuma Sita, Aset Rampasan Rp136 Triliun Harus… Besarnya nilai aset hasil kejahatan yang telah diselamatkan negara membuat kebutuhan terhadap…
Oce Madril Ingatkan RUU Perampasan Aset: Jangan Saling Tabrak Kewenangan Pakar Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Oce Madril mengingatkan potensi tumpang tindih…
  • Bukan Cuma Tangkap Koruptor, KPK Buru Aset Rasuah Berbasis Data
  • Oce Madril: Jangan Cuma Sita, Aset Rampasan Rp136 Triliun Harus Dikelola
  • Oce Madril Ingatkan RUU Perampasan Aset: Jangan Saling Tabrak Kewenangan

Pertaruhan

Aparat penegak hukum juga wajib menunjukkan transparansi dan akuntabilitas, terlebih ketika sorotan mengarah kepada pejabat yang selama ini menjadi ujung tombak pemberantasan korupsi. Besarnya nilai aset yang ditemukan secara otomatis memunculkan pertanyaan masyarakat mengenai transparansi dan integritas penyelenggara negara. 

Karena itu, proses hukum yang berjalan harus mampu menjawab keraguan masyarakat secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Felia menilai perkara ini memiliki dimensi yang lebih luas dibanding sekadar membuktikan siapa pemilik aset tersebut.

Kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum jadi taruhan.

“Kredibilitas institusi penegak hukum bergantung pada kemampuannya menerapkan standar yang sama kepada siapa pun, termasuk kepada pejabat internalnya sendiri,”

ujar Felia.

Ia menegaskan ketika masyarakat melihat ada perlakuan yang berbeda atau proses yang tidak transparan, kepercayaan publik terhadap institusi dapat terkikis, bahkan sebelum pengadilan mengambil keputusan,

Akuntabilitas bukan berarti mengadili seseorang melalui opini publik. Sebaliknya, aparat harus membuka penjelasan mengenai asal-usul aset, mekanisme kepemilikan, hingga hasil pemeriksaan melalui prosedur hukum yang sah.

“Semakin besar perhatian publik terhadap suatu perkara, semakin tinggi pula tuntutan agar proses penegakan hukumnya berlangsung independen, profesional, dan bebas dari konflik kepentingan,”

kata Felia.

Keberhasilan penegakan hukum dalam perkara ini akan menentukan apakah masyarakat tetap percaya bahwa hukum benar-benar berlaku sama bagi semua orang. Pada akhirnya, yang dipertaruhkan bukan hanya nasib seorang pejabat, melainkan legitimasi sistem pemberantasan korupsi.

Laku Istimewa?

Felia juga menyoroti munculnya pemberitaan mengenai keterlibatan personel TNI dalam pengamanan rumah tersebut. Apa pun alasan pengamanan itu, negara tetap perlu memberikan penjelasan yang terbuka agar tidak memunculkan kesan ada perlakuan istimewa.

“Persepsi adanya perlakuan khusus dapat menggerus kepercayaan publik karena bertentangan dengan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kesetaraan di hadapan hukum,”

terang dia.

Persepsi semacam ini, kata Felia, dapat menggerus kepercayaan publik karena bertentangan dengan prinsip good governance, khususnya akuntabilitas, transparansi, dan kesetaraan di hadapan hukum.

Maka, ia meminta penjelasan yang terbuka mengenai dasar pengamanan, status aset, dan perkembangan proses hukum agar tidak memunculkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Penjelasan yang transparan mengenai dasar pengamanan, status aset, serta proses hukum yang sedang berjalan menjadi penting untuk memastikan bahwa prinsip rule of law tetap ditegakkan secara konsisten tanpa adanya perlakuan yang berbeda berdasarkan jabatan atau kedudukan seseorang,”

ujar Felia.

Semakin besar kewenangan yang dimiliki seorang pejabat, semakin besar pula tuntutan agar setiap tindakan dapat diawasi dan dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Pada akhirnya, esensi good governance bukan hanya terletak pada penegakan hukum yang sesuai prosedur, tetapi juga pada kemampuan negara menjaga kepercayaan publik melalui proses yang transparan, akuntabel, dan bebas dari kesan konflik kepentingan,”

tutur dia.
Baca juga:
Oce Madril Ingatkan soal RUU Perampasan Aset: Jangan Sikat Harta… Pakar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Oce Madril menilai Rancangan…
Satgas PASTI Hentikan YWWSDC dan RTHAE: Investasi Kripto Bodong Berkedok… Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghentikan kegiatan YWWSDC dan…
Jejak Rp5 Juta di Rekening Sutrimo: Diduga Kiriman Ajudan Febrie Kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, mengungkapkan ada transferan uang masuk Rp5…
  • Oce Madril Ingatkan soal RUU Perampasan Aset: Jangan Sikat Harta Sah
  • Satgas PASTI Hentikan YWWSDC dan RTHAE: Investasi Kripto Bodong Berkedok Izin Luar…
  • Jejak Rp5 Juta di Rekening Sutrimo: Diduga Kiriman Ajudan Febrie
Tag:AsetFebrie AdriansyahJampidsusTata KelolaTIITransparansi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Mulai 1 September Harga BBM Pertamina Naik: Dexlite Tembus Rp23.700 per Liter
By Natania Longdong
Pengendara sepeda motor melintas usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) Pertamax 92 di SPBU MT Haryono, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (4/8/2026).
1
Viral Warga Bogor Segel Alfamart Minta Bangunan Dialihfungsikan Jadi Kopdes Merah Putih, Netizen: Emang Bakal Laku?
By Ani Ratnasari
Alfamart di Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor
2
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Ini yang Bakal Terjadi pada Kebijakan Rupiah dan Inflasi
By Anisa Aulia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (tengah) bersama Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman (kiri) dan Deputi Gubernur BI Solikin M. Juhro (kanan) memberi salam saat mengikuti Rapat Paripurna DPR ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/YU)
3
Isu Reshuffle Menguat Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Layak Evaluasi Menteri
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
4
Ekonom Ramal Inflasi RI pada Agustus 2026 Capai 3,25 Persen, Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah pengendara melintas di atas jembatan layang simpang Jakabaring yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/6/2026).
Nasional

Karhutla Sumsel Turun 88 Persen, tapi Alarm Asap Palembang Belum Padam

Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan menunjukkan tren penurunan…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
43 menit lalu
Suasana matahari terbenam di langit Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (25/8/2026).
Nasional

Anggaran BMKG 2027 ‘Bolong’ Rp2,126 Triliun, Alarm Peringatan Dini Dipertaruhkan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih membutuhkan tambahan anggaran Rp2,126 triliun…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
56 menit lalu
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kanan) bersama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Trenggono (kanan), Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak (kedua kiri) serta perwakilan Satgas Pangan Kombes Pol Dery Agung Wijaya (kiri) memimpin rapat koordinasi perunggasan di Graha Vetma, Pusat Veteriner Farma (Pusvetma), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026).
Nasional

Amran Cabut 13 Pegawai Kementan karena Judol

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot permanen 13 pegawai Kementerian Pertanian yang…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
1 jam lalu
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Nasional

Pagu KPK 2027 Rp1,447 Triliun, Setyo Minta Tambahan Rp774,31 Miliar

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan lembaganya mendapat pagu anggaran Rp1,447 triliun untuk…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up