Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 4 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / S&P Tahan Rating Utang RI di BBB, Tapi Soroti Bahaya Defisit APBN dan Beban Bunga
Ekonomi Bisnis

S&P Tahan Rating Utang RI di BBB, Tapi Soroti Bahaya Defisit APBN dan Beban Bunga

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juli 13, 2026 5:39 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. (Sumber: Unsplash/Afif Ramdhasuma)
Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. (Sumber: Unsplash/Afif Ramdhasuma)
SHARE

Lembaga pemeringkat internasional, S&P Global Ratings mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang, dan A-2 dalam jangka pendek dengan prospek (outlook) tetap stabil.

Daftar isi Konten
  • Peringatan S&P untuk RI
  • Alasan Pertahankan Rating RI

Dalam laporannya, S&P mengatakan pelemahan posisi fiskal dan eksternal Indonesia hanya bersifat sementara dan berpotensi membaik melalui kenaikan harga komoditas dan pemangkasan belanja. 

S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit sovereign Indonesia di level ‘BBB’ untuk jangka panjang dan ‘A-2’ untuk jangka pendek. Prospek untuk peringkat jangka panjang tetap stabil,”

tulis S&P dalam laporannya Senin, 13 Juli 2026.
Baca juga:
Purbaya Ungkap Danantara Protes Setor Rp120 T ke Negara: Itu… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih menunggu Badan Pengelola Daya Anagata Nusantara…
DPR Minta BGN Ungkap Harga Porsi MBG: Makan Bukan Sekadar… Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani meminta Badan Gizi Nasional (BGN)…
Gejolak Perang di Dunia Ancam APBN, Subsidi Energi Diperkirakan Jebol… Gejolak geopolitik global akibat perang di berbagai kawasan dunia mulai menjadi perhatian…
  • Purbaya Ungkap Danantara Protes Setor Rp120 T ke Negara: Itu Perintah Presiden
  • DPR Minta BGN Ungkap Harga Porsi MBG: Makan Bukan Sekadar Kenyang!
  • Gejolak Perang di Dunia Ancam APBN, Subsidi Energi Diperkirakan Jebol Rp300 Triliun

S&P menuturkan, pelemahan fiskal dan eksternal ini disebabkan oleh kenaikan harga energi, suku bunga tinggi, pelemahan nilai tukar, ketidakpastian kebijakan, dan akumulasi utang.

Kami meyakini upaya pemerintah untuk memusatkan pengelolaan serta mengurangi kebocoran di sektor sumber daya alam dan mineral pada akhirnya dapat meningkatkan penerimaan negara dan pendapatan ekspor, terutama jika implementasi kebijakan semakin baik,”

katanya.

Lembaga ini menilai, prospek peringkat yang stabil mencerminkan ekspektasi bahwa pendapatan pemerintah akan terus pulih pada tahun ini, dan penerimaan ekspor akan bangkit kembali seiring dengan kenaikan harga komoditas.

Selain itu, kebijakan untuk meningkatkan pendapatan dan penerimaan ekspor dari sektor sumber daya alam juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan secara bertahap, terutama jika perubahan kebijakan menjadi lebih dapat diprediksi dan dilaksanakan dengan baik. 

Prospek yang stabil ini juga mencerminkan ekspektasi kami bahwa pemerintah terus memandang batas defisit tahunan sebesar 3 persen sebagai jangkar kebijakan yang penting,”

tuturnya.

Peringatan S&P untuk RI

Kendati demikian, S&P mengingatkan pihaknya berpeluang menurunkan peringkat utang Indonesia, bila terjadi sejumlah hal. Hal itu diantaranya bila utang bersih pemerintah secara umum meningkat lebih dari 3 persen terhadap PDB per tahun secara konsisten.

Kemudian pembayaran bunga pemerintah secara keseluruhan tetap berada di atas 15 persen dari pendapatan secara berkelanjutan. Lalu penerimaan ekspor melambat secara struktural.

Sehingga kebutuhan pembiayaan eksternal bruto secara konsisten melampaui gabungan penerimaan transaksi berjalan (current account receipts) dan cadangan devisa yang dapat digunakan,”

katanya.

Sementara itu, S&P mengatakan terdapat beberapa kriteria yang bisa dilakukan agar peringkat utang Indonesia meningkat. Hal itu meliputi dinilai dari indikasi bahwa metrik fiskal dan eksternal Indonesia telah menguat secara struktural.

Hal ini dapat terjadi jika defisit fiskal negara menyempit menuju 1 persen dari PDB secara berkelanjutan seiring dengan peningkatan pendapatan pemerintah yang signifikan, biaya pembiayaan yang moderat, dan stabilnya nilai tukar,”

jelasnya.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di APBN KiTA April 2026.(sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di APBN KiTA April 2026.(sumber: Owrite/Anisa Aulia)

Alasan Pertahankan Rating RI

Pada saat yang sama, perbaikan signifikan pada indikator eksternal Indonesia tercermin dari utang luar negeri bersih yang turun menjadi di bawah 50 persen dari penerimaan transaksi berjalan. Selanjutnya, kebutuhan pembiayaan eksternal bruto yang turun menjadi di bawah 50 persen dari gabungan penerimaan transaksi berjalan dan cadangan devisa yang dapat digunakan.

S&P mengatakan, peringkat RI mencerminkan bahwa prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat, kebijakan makroekonomi yang secara umum dijalankan secara hati-hati (prudent), serta beban utang luar negeri bersih dan utang pemerintah yang relatif rendah dibandingkan negara-negara sekelas (peers).

Di sisi lain, faktor yang masih menjadi kelemahan adalah PDB per kapita yang masih relatif rendah, basis ekspor dan penerimaan fiskal yang sempit, serta sektor keuangan domestik yang belum sedalam negara-negara sekelas. Sehingga meningkatkan beban pembayaran kembali utang pemerintah.

Baca juga:
Dexlite Naik Gila-gilaan 20,3%, Pengamat: Jangan Korbankan Kelas Menengah Demi… Kenaikan harga Dexlite sebesar 20,3 persen yang berlaku mulai 1 September 2026…
Catat! BGN Mau Buka Dapur SPPG Baru Tahun Ini, Janjikan… Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan tidak akan meminta tambahan anggaran…
Prabowo Putuskan Rp120 Triliun Keuntungan Danantara Dialihkan ke APBN Tahun… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pengalihan sebagian keuntungan Badan Pengelola Daya…
  • Dexlite Naik Gila-gilaan 20,3%, Pengamat: Jangan Korbankan Kelas Menengah Demi Pertalite
  • Catat! BGN Mau Buka Dapur SPPG Baru Tahun Ini, Janjikan Tak Minta…
  • Prabowo Putuskan Rp120 Triliun Keuntungan Danantara Dialihkan ke APBN Tahun Ini
Tag:APBNbunga utangDefisitfiskalperingkat utangS&P GlobalS&P Global Rating
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
BAP Tan Kian Bongkar Aliran Rp40 Miliar, Kubu Febrie Ungkap Fakta Mengejutkan
By Rahmat Baihaqi
Tersangka yang merupakan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) berjalan menuju mobil tahanan di Rutan Cabang KPK, Jakarta, Jumat (7/8/2026).
1
Dalih Sudaryono Soal Masih Adanya Keracunan MBG: 80-90 Persen karena SOP Tak Dipatuhi
By Rika Pangesti
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)ÊSudaryono mencoba menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Bantarjati 09 dalam inspeksi mendadak di Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026).
2
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
3
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
4
Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran Saatnya Penyegaran, Kapolri dan Jaksa Agung Didesak Diganti
By Rahmat Tunny
Jaksa Agung ST Burhanudin bertemu dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Kejagung.
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi gedung Bank Mandiri di Jakarta (sumber: Bank Mandiri)
Ekonomi Bisnis

Bank Mandiri Siap Tebar Dividen Rp6,16 Triliun, Kapan?

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau BMRI berencana membagikan dividen kepada para…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
30 menit lalu
Raja Ampat
Ekonomi Bisnis

Raja Ampat Masih Dihantui Tambang Nikel, Masyarakat Adat Desak Gag Nikel Pergi

Pencabutan empat izin pertambangan di Raja Ampat belum mengakhiri penolakan masyarakat adat…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
48 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Akui Pendapatan Kelas Menengah Amblas, Tapi Klaim Dua Tahun Lagi Bangkit 

Menteri Keuangan Purbaya mengakui kondisi masyarakat kelas menengah tengah tertekan, yang tercermin…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu (Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Ungkap Danantara Protes Setor Rp120 T ke Negara: Itu Perintah Presiden

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih menunggu Badan Pengelola Daya Anagata Nusantara…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up