Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 4 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Raja Ampat Masih Dihantui Tambang Nikel, Masyarakat Adat Desak Gag Nikel Pergi
Ekonomi Bisnis

Raja Ampat Masih Dihantui Tambang Nikel, Masyarakat Adat Desak Gag Nikel Pergi

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: September 4, 2026 2:43 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
1 jam lalu
Share
Raja Ampat
Raja Ampat (Foto: Website Papua Explorers Resosrt Raja Ampat)
SHARE

Pencabutan empat izin pertambangan di Raja Ampat belum mengakhiri penolakan masyarakat adat terhadap aktivitas tambang nikel di kawasan tersebut. Ketua Dewan Adat Subsuku Usba, Charles Imbir, mengatakan masyarakat adat masih mendesak agar operasi Gag Nikel dihentikan dan perusahaan keluar dari Raja Ampat.

Daftar isi Konten
  • Pertahankan Ruang Hidup
  • Sepakati Resolusi Arborek

Diketahui, pemerintah sebelumnya telah mencabut empat dari lima izin pertambangan di Raja Ampat. Namun, aktivitas Gag Nikel di Pulau Gag masih menjadi perhatian masyarakat adat.

Masih ada operasi Gag Nikel dan kami berkomitmen untuk mendesak agar perusahaan-perusahaan ini keluar dari Raja Ampat,”

kata Charles dalam peluncuran peta kawasan terlarang, dikutip Jumat, 4 September 2026.
Baca juga:
43 Pulau Kecil Indonesia Dibebani 248 Izin Tambang, Walhi Bongkar… Sedikitnya 43 pulau kecil di Indonesia kini dibebani 248 izin pertambangan. Kondisi…
Wilayah Adat Terancam Kawasan Tambang, 23 Juta Hektare Disebut Tumpang… Sekitar 20-30 persen wilayah kelola Masyarakat Adat di Indonesia disebut tumpang tindih…
PPATK Buka Data Kejahatan Tambang, Aliran Transaksi Tembus Rp684,71 Triliun Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengidentifikasi indikasi transaksi terkait kejahatan…
  • 43 Pulau Kecil Indonesia Dibebani 248 Izin Tambang, Walhi Bongkar Ancaman Besarnya
  • Wilayah Adat Terancam Kawasan Tambang, 23 Juta Hektare Disebut Tumpang Tindih
  • PPATK Buka Data Kejahatan Tambang, Aliran Transaksi Tembus Rp684,71 Triliun

Pertahankan Ruang Hidup

Foto Ekspor Pertambangan Nikel
Foto Ekspor Pertambangan Nikel/Doc. Owrite/Acel

Menurut Charles, masyarakat adat Raja Ampat selama ini telah menjalankan praktik konservasi dengan menjaga tanah dan laut berdasarkan pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun dalam komunitas.

Karena itu, aktivitas pertambangan dinilai berhadapan langsung dengan upaya masyarakat mempertahankan ruang hidup dan ekosistem yang selama ini mereka kelola.

Persoalan tersebut menjadi bagian dari pembahasan dalam peta kawasan terlarang untuk pertambangan yang diluncurkan oleh sembilan organisasi masyarakat sipil. Dalam dokumen itu, wilayah dengan nilai lingkungan, ekologi, alam, serta kepentingan sosial yang kritis diusulkan masuk dalam kategori kawasan yang tidak boleh menjadi lokasi pertambangan.

Raja Ampat menjadi salah satu wilayah yang mendapat sorotan karena aktivitas pertambangan nikel berlangsung di kawasan yang memiliki kekayaan ekosistem sekaligus menjadi ruang hidup masyarakat adat.

Sepakati Resolusi Arborek

Penolakan terhadap aktivitas tambang juga menguat dari masyarakat adat Raja Ampat. Dalam pertemuan yang diikuti perwakilan 20 subsuku pada Agustus 2026, masyarakat adat menyepakati Resolusi Arborek yang menolak aktivitas ekstraktif yang merusak bentang alam, bentang laut, budaya, dan kehidupan masyarakat Raja Ampat.

Charles mengatakan perlindungan terhadap Raja Ampat tidak cukup hanya dengan mencabut sebagian izin pertambangan. Menurut dia, masyarakat adat perlu memiliki ruang untuk menentukan masa depan wilayah yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Sementara itu, Kepala Divisi Advokasi dan Kampanye Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif (JKPP), Imam Mas’ud, meminta pemerintah menerapkan prinsip kehati-hatian terhadap aktivitas pertambangan yang berpotensi mengancam ekosistem vital dan ruang hidup masyarakat.

Negara harus menerapkan prinsip kehati-hatian dan memastikan perlindungan terhadap ekosistem vital,”

ujar Imam.

Ia juga meminta izin pertambangan yang mengancam ekosistem dan wilayah masyarakat ditinjau kembali serta pemerintah tidak membuka perluasan pertambangan di pulau-pulau kecil.

Baca juga:
147 Kasus Petani Dipidana di 11 Provinsi, KPA Desak Kapolri… Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mengungkap 147 kasus pemidanaan terhadap petani dan masyarakat…
Ratusan Petani dan Masyarakat Adat Dipidana, KPA Desak Kapolri Klarifikasi… Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi Kartika mengungkap 147 kasus pemidanaan terhadap…
Bukan Cuma Kalangan Bawah, Ini Kelompok yang Bisa Disebut Marginal… Kalau kamu dengar istilah kelompok marginal, mungkin sebagian orang langsung kebayang masyarakat…
  • 147 Kasus Petani Dipidana di 11 Provinsi, KPA Desak Kapolri Turun Tangan
  • Ratusan Petani dan Masyarakat Adat Dipidana, KPA Desak Kapolri Klarifikasi Dugaan Instruksi…
  • Bukan Cuma Kalangan Bawah, Ini Kelompok yang Bisa Disebut Marginal Mungkin Ada…

Tag:industri nikelMasyarakat AdatpertambanganPT Gag NikelRaja Ampat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
BAP Tan Kian Bongkar Aliran Rp40 Miliar, Kubu Febrie Ungkap Fakta Mengejutkan
By Rahmat Baihaqi
Tersangka yang merupakan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) berjalan menuju mobil tahanan di Rutan Cabang KPK, Jakarta, Jumat (7/8/2026).
1
Terungkap! 6 Juta Data MBG Ganda, BGN Kembalikan Rp311 Miliar ke Kas Negara
By Rika Pangesti
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) didampingi Wakil Kepala BGN Trenggono (kiri) dan Agustina Arumsari (kanan) menyampaikan paparan saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
2
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
3
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
4
Dua Relawan Karhutla Kalteng Gugur Usai Lawan Api, Pengorbanannya di Garis Depan Bikin Netizen Terharu
By Ani Ratnasari
Petugas Kepolisian Polres Kampar dibantu Satgas Karhutla Riau memasang garis polisi saat menyegel lahan seluas lima hektare yang terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono.
Ekonomi Bisnis

BGN Klaim Pangkas Anggaran MBG Rp39 Triliun, Ada 6 Juta Penerima Ternyata Dobel

Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim telah melakukan efisiensi anggaran program Makan Bergizi…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
4 menit lalu
Ilustrasi gedung Bank Mandiri di Jakarta (sumber: Bank Mandiri)
Ekonomi Bisnis

Bank Mandiri Siap Tebar Dividen Rp6,16 Triliun, Kapan?

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau BMRI berencana membagikan dividen kepada para…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
54 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Akui Pendapatan Kelas Menengah Amblas, Tapi Klaim Dua Tahun Lagi Bangkit 

Menteri Keuangan Purbaya mengakui kondisi masyarakat kelas menengah tengah tertekan, yang tercermin…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu (Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Ungkap Danantara Protes Setor Rp120 T ke Negara: Itu Perintah Presiden

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih menunggu Badan Pengelola Daya Anagata Nusantara…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up