Penyerang Timnas Prancis Kylian Mbappe semakin dekat dengan sederet rekor bersejarah yang bisa diukir di Piala Dunia 2026.
Setelah membantu Prancis menaklukkan Maroko dengan skor 2-0 di babak perempat final, sang kapten kini sudah mengoleksi 20 gol sepanjang penampilannya di ajang Piala Dunia.
Catatan tersebut membuat Mbappe hanya terpaut satu gol dari rekor Lionel Messi yang telah mencetak 21 gol di Piala Dunia.
Dengan Prancis sudah memastikan tempat di semifinal, penyerang berusia 27 tahun itu memiliki kesempatan besar untuk mencatatkan sejarah baru. Apalagi jika Les Blues berhasil tembus final.
Dirangkum Owrite, Selasa, 14 Juli 2026, berikut deretan rekor yang bisa dicapai Mbappe:
Berpeluang jadi Top Skor Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Rekor paling prestisius kini berada di depan mata Mbappe dengan jadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Saat ini, Messi masih berada di posisi teratas dengan 21 gol. Sementara Mbappe telah mengoleksi 20 gol. Artinya satu gol di semifinal akan membuat Mbappe menyamai rekor Messi. Dua gol atau lebih akan mengantarkannya menjadi pemegang rekor baru.
Namun, peluang tersebut juga bergantung pada performa Messi bersama Argentina. Jika Albiceleste terus melaju dan Messi kembali mencetak gol, persaingan keduanya akan semakin menarik hingga akhir turnamen.
Jika Prancis berhasil lolos ke final, Mbappe masih memiliki dua pertandingan untuk mengejar bahkan melampaui pencapaian sang megabintang Argentina.
Yang membuat pencapaian ini semakin istimewa, Mbappe baru menjalani Piala Dunia ketiganya. Sementara Messi membutuhkan enam edisi Piala Dunia untuk mencapai koleksi 21 gol.
Bisa Lampaui Catatan Gol Messi
Sebelum Messi mencetak gol ke-21 di Piala Dunia 2026, belum pernah ada pemain yang mampu menembus angka tersebut.
Kini Mbappe hanya butuh satu gol lagi untuk menyamai pencapaian Messi dan berpeluang menjadi pemain pertama dalam sejarah yang melampaui angka 21 gol apabila terus tampil tajam hingga akhir turnamen.
Berpeluang Cetak Gol di Tiga Semifinal Piala Dunia
Mbappe sebelumnya sukses mencetak gol saat Prancis menghadapi Maroko pada semifinal Piala Dunia 2022.
Jika kembali mencatatkan namanya di papan skor pada semifinal edisi 2026, ia akan semakin mempertegas reputasinya sebagai pemain spesialis laga besar.
Bahkan, jika dihitung sejak Piala Dunia 2018, Mbappe berpeluang mengukir sejarah sebagai pemain yang mampu mencetak gol di fase gugur dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.
Mengincar Final Piala Dunia Ketiga Berturut-turut
Apabila Prancis mampu mengatasi Spanyol di semifinal, Mbappe akan tampil di final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah edisi 2018 dan 2022.
Prestasi tersebut akan menyamai rekor legenda Brasil, Cafu, yang sebelumnya menjadi pemain pertama dengan tiga penampilan beruntun di partai final Piala Dunia.
Semakin Kokoh Sebagai Raja Gol Final Piala Dunia
Mbappe sudah jadi pemilik rekor gol terbanyak di partai final Piala Dunia dengan koleksi empat gol. Rinciannya adalah satu gol pada final Piala Dunia 2018 dan tiga gol saat final edisi 2022.
Apabila kembali membawa Prancis ke final dan mencetak gol lagi, Mbappe akan semakin menjauh dari para legenda seperti Geoff Hurst, Pele, Vava, dan Zinedine Zidane yang masing-masing mengoleksi tiga gol di laga final.
Berpotensi Tambah Rekor Kontribusi Gol
Selain produktif mencetak gol, Mbappe juga tampil luar biasa sepanjang Piala Dunia 2026. Seusai laga melawan Maroko, pemain Real Madrid tersebut telah terlibat langsung dalam 11 gol Prancis, yakni delapan gol dan tiga assist.
Jumlah tersebut menjadi kontribusi gol terbanyak yang dicatatkan seorang pemain dalam satu edisi Piala Dunia sejak Gerd Müller melakukannya pada tahun 1970. Dengan peluang tampil di semifinal dan final, torehan tersebut masih sangat mungkin bertambah.
Meski sempat gagal mengeksekusi penalti saat menghadapi Maroko, Mbappe mampu bangkit dengan menyumbang satu gol dan satu assist yang memastikan kemenangan 2-0 untuk Les Bleus.
Kini, dengan maksimal dua pertandingan tersisa di Piala Dunia 2026, setiap gol yang dicetak Mbappe berpotensi mengubah sejarah turnamen dan mengukuhkan namanya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa di panggung sepak bola dunia.
























