Bintang muda Timnas Spanyol, Lamine Yamal, memiliki motivasi tambahan menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Prancis yang berlangsung di Stadion Dallas, Rabu, 15 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Pemain Barcelona itu ingin merayakan momen ulang tahunnya dengan menghadiahkan diri sendiri satu tiket menuju final.
Pertandingan semifinal antara Spanyol dan Prancis menjadi kesempatan besar bagi La Roja untuk kembali menembus partai puncak turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Sepanjang Piala Dunia 2026, Yamal memang menjadi salah satu pemain yang paling banyak mendapat sorotan. Namun, tidak sedikit yang menilai performanya belum mencapai level terbaik.
Menanggapi anggapan tersebut, dia justru memberikan respons penuh percaya diri.
“Semua orang berkata bahwa saya belum ada di level terbaik, jadi sebaiknya mereka tidak berharap apa pun dari saya pada laga nanti,”
ujar Lamine Yamal seperti dilansir dari La Nacion, Selasa, 14 Juli 2026.
Meski demikian, pemain berusia 19 tahun itu memastikan pertandingan melawan Prancis akan menjadi momen yang berbeda.
“Namun, saya pastikan bahwa laga nanti akan jadi hari yang sangat spesial,”
tambah bintang muda Barcelona tersebut.
Ingin Hadiah
Hari spesial yang dimaksud Yamal bertepatan dengan ulang tahunnya. Ia genap berusia 19 tahun pada 13 Juli dan berharap bisa merayakannya dengan membawa Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026.
Bagi dia, hadiah terbaik bukanlah barang mewah, melainkan kemenangan bersama La Roja.
“Saya belum menerima banyak hadiah. Namun, saya akan memberikan diri saya sendiri hadiah berupa kemenangan esok hari dan kesempatan untuk ke New York,”
ucap Yamal.
Hingga babak semifinal, Yamal baru mengoleksi satu gol di Piala Dunia 2026. Torehan tersebut membuat sebagian pengamat menilai performanya belum seimpresif saat membawa Spanyol menjuarai Euro 2024.
Salah satu penyebab menurunnya produktivitas sang winger adalah cedera hamstring yang sempat dialaminya sebelum turnamen dimulai. Bahkan, kondisi tersebut sempat memunculkan keraguan apakah Yamal bisa tampil di Piala Dunia 2026.
Tetap Jadi Ancaman
Meski belum menunjukkan performa terbaiknya dari sisi statistik, kontribusi Yamal di lapangan tetap sangat penting bagi Spanyol.
Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta kreativitasnya masih kerap merepotkan lini pertahanan lawan. Karena itulah, pelatih Luis de la Fuente tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Yamal untuk mengisi posisi inti.
Kini, duel melawan Prancis menjadi kesempatan emas bagi Lamine Yamal untuk membungkam keraguan sekaligus mewujudkan hadiah ulang tahun impiannya: kaki matador menjejak New York New Jersey Stadium.
























