Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 15 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Desa Wae Rebo, Kampung Adat di Atas Awan yang Jadi Ikon Wisata Flores
Cari Tahu

Desa Wae Rebo, Kampung Adat di Atas Awan yang Jadi Ikon Wisata Flores

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Juli 14, 2026 10:53 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Arsitektur Mbaru Niang
Arsitektur Mbaru Niang (Foto 2: laman Indonesia Kaya)
SHARE

Desa Wae Rebo menjadi salah satu destinasi wisata yang menawarkan pengalaman berbeda bagi para pelancong.

Terletak di kawasan pegunungan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), desa ini dikenal dengan suasana yang masih asri serta pesona alam yang memanjakan mata.

Popularitas Wae Rebo juga semakin meningkat setelah The Spectator Index 2024 menempatkannya sebagai desa tercantik kedua di dunia dilansir dari laman Dinas Pariwisata NTT, sehingga semakin menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca juga:
Tradisi Castells dari Spanyol Viral, Mengenal Menara Manusia yang Mendunia Belakangan ini, video yang memperlihatkan puluhan orang berdiri di atas bahu satu…
Masih Sepi Wisatawan, Destinasi Ini Layak Masuk Bucket List Tahun… Bosan dengan destinasi liburan yang itu-itu saja? Dari pasir selembut tepung di…
Pulau Sirandah, Destinasi Bahari Menawarkan Panorama Laut Memukau Berada cukup jauh dari keramaian pusat Kota Padang, Pulau Sirandah menawarkan suasana…
  • Tradisi Castells dari Spanyol Viral, Mengenal Menara Manusia yang Mendunia
  • Masih Sepi Wisatawan, Destinasi Ini Layak Masuk Bucket List Tahun Ini
  • Pulau Sirandah, Destinasi Bahari Menawarkan Panorama Laut Memukau

Merangkum dari berbagai sumber, berikut sejarah, daya tarik dan beberapa fakta tentang Desa Wae Rebo.

Sejarah Singkat Desa Wae Rebo

Asal usul Desa Wae Rebo berkaitan dengan sejarah leluhur masyarakat Manggarai yang dipercaya berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat.

Berdasarkan cerita turun-temurun, para leluhur melakukan perjalanan panjang melalui jalur laut dan darat hingga akhirnya menetap di kawasan pegunungan Flores.

Kapal Wisata Karam Lagi di Labuan Bajo, Seaman Apa Destinasi Super Prioritas RI?

Dalam kisah tersebut, sosok berpengaruh yang melakukan perjalanan sampai ke pegunungan Flores yaitu Empu Maro yang dipercaya sebagai pendiri sekaligus pemimpin pertama Desa Wae Rebo.

Nama Wae Rebo berasal dari bahasa Manggarai. Kata wae berarti air, sedangkan rebo bermakna kabut atau embun.

Nama tersebut menggambarkan kondisi alam desa yang berada di kawasan pegunungan, memiliki sumber mata air, dan kerap diselimuti kabut.

Tradisi Masyarakat Desa Wae Rebo

Salah satu upacara adat yang paling penting adalah Penti, yaitu ritual ungkapan syukur atas hasil panen sekaligus hormat kepada leluhur. Upacara yang diselenggarakan setiap tahun ini diisi dengan doa bersama, penyembelihan hewan, serta pertunjukan tarian tradisional.

Selain Penti, ritual adat lainnya yaitu Neku, upacara memohon izin sebelum membangun rumah baru, serta Wuat Wa’i, yang merupakan ritual penyucian. Berbagai prosesi tersebut dipimpin oleh tetua adat dan menggunakan doa-doa dalam bahasa Manggarai.

Rumah Adat Mbaru Niang

Salah satu daya tarik utama Desa Wae Rebo adalah Mbaru Niang, rumah adat berbentuk kerucut yang menjadi ikon desa. Bangunan tradisional ini memiliki atap menjulang tinggi dan terdiri atas lima tingkat, masing-masing dengan fungsi yang berbeda, mulai dari tempat tinggal hingga ruang penyimpanan hasil panen, perlengkapan adat, dan benda-benda penting milik masyarakat.

Mbaru Niang dibangun menggunakan bahan-bahan alami, seperti kayu, bambu, rotan, dan ijuk, tanpa menggunakan paku. Proses pembangunannya dilakukan secara gotong royong di bawah arahan tetua adat atau tukang bangunan tradisional.

Keunikan arsitektur serta keberhasilan masyarakat dalam melestarikan rumah adat ini mengantarkan Wae Rebo meraih UNESCO Asia-Pacific Award for Cultural Heritage Conservation (Award of Excellence)pada tahun 2012.

Penghargaan Desa Wae Rebo

Selain itu, pada 2021, Wae Rebo menjadi salah satu peraih penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI)yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas keberhasilannya mengembangkan desa wisata berbasis budaya dan masyarakat.

Kemudian pada 2023, Wae Rebo kembali menorehkan prestasi dengan meraih ASEAN Community-Based Tourism (CBT) Award, yang diberikan kepada destinasi wisata berbasis masyarakat yang dinilai berhasil menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan.

Tradisi Budaya Desa Wae Rebo

Desa Wae Rebo juga memiliki beragam kesenian tradisional yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakatnya. Beberapa di antaranya adalah Tari Tiba Meka sebagai tarian penyambutan dan ungkapan rasa syukur.

Ada juga Rangkuk Alu yang merupakan permainan tradisional menggunakan batang bambu dengan irama tertentu, serta Tari Caci, pertunjukan adu cambuk khas masyarakat Manggarai yang melambangkan keberanian, sportivitas, dan persaudaraan.

Beragam tradisi tersebut memperkaya pengalaman wisata budaya di Wae Rebo sekaligus menjadi bukti kuat bahwa masyarakat setempat masih menjaga warisan leluhur hingga saat ini.

Dengan keindahan alam, keunikan rumah adat, serta budaya yang tetap lestari, Desa Wae Rebo menjadi destinasi wisata yang menawarkan pengalaman autentik dan layak masuk dalam daftar tempat yang wajib dikunjungi saat berlibur ke Pulau Flores.

Tag:Desa Wae ReboDestinasi WisataKampung AdatNusa Tenggara Timur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Gibran Dikenal karena Jokowi Itu Hal Biasa, Sudah Jadi Budaya Politik di Indonesia
By Rahmat Tunny
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyapa warga dan pekerja saat meninjau perkebunan di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat.
1
Spanyol Gilas Prancis 2-0! Mbappe Frustrasi, La Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026
By Hadi Febriansyah
Pemain Timnas Spanyol selebrasi usai cetak gol ke gawang Prancis.
2
Trump Mau Ambil Alih Selat Hormuz, Iran Balas Ultimatum: Kami akan Paksa AS Tunduk!
By Natania Longdong
Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
3
Prabowo Jangan Diam, Segera Ganti Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, dan Menhan
By Rahmat Tunny
Gambar ilustrasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
4
Kabar Baik! Pertamina Turunkan Harga Gas LPG 5,5 Kg Jadi Rp103.000 per 14 Juli 2026
By Natania Longdong
Pekerja memasang segel pada tabung gas 12 kg di distributor gas nonsubsidi di Bandung, Jawa Barat
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi kekeringan akibat El Nino
Cari Tahu

Sering Terdengar Saat Cuaca Ekstrem, Apa Itu El Nino dan La Nina?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 26 Juni 2026 mengimbau seluruh…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
16 jam lalu
Bali Dinobatkan Jadi Destinasi Honeymoon
Cari Tahu

Bali Dinobatkan Jadi Destinasi Honeymoon Terbaik Dunia 2026, Ini Rekomendasi Tempat Romantis di Nusa Dua

Bali masih menjadi salah satu destinasi favorit bagi pasangan yang ingin menikmati…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
20 jam lalu
Ilustrasi Ucapan Ulang Tahun
Cari Tahu

40 Ucapan Ulang Tahun Bahasa Inggris Singkat dan Artinya, Cocok untuk Sahabat hingga Pacar

Ucapan ulang tahun bahasa Inggris menjadi pilihan banyak orang untuk menyampaikan doa…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
21 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya saat puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta
Cari Tahu

Prabowo Sebut ‘Bajingan’ dalam Pidato, Ternyata Ini Makna Asli dan Asal Usulnya

Kata bajingan jadi sorotan usai Presiden Prabowo mengucapkan itu dalam pidatonya di…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up