Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,27 persen ke level 6.058 pada pembukaan perdagangan Rabu, 15 Juli 2026.
Nilai transaksi IHSG mencapai Rp320,3 miliar, dengan melibatkan 1,05 miliar saham dalam 89 ribu kali transaksi. Sebanyak 136 saham turun, 227 tidak bergerak, dan 230 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memproyeksikan IHSG akan kembali menguat pada perdagangan hari ini di kisaran level 6.000.
“IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan karena sudah 2 hari ini kuat bertahan di support kuat 6.000,”
ujar Fanny dalam risetnya, hari ini.
Pasar Asia
Fanny menuturkan untuk bursa saham Asia menguat pada perdagangan Rabu, 15 Juli 2026 setelah inflasi AS secara melambat dari perkiraan pasar.
“Kondisi tersebut meredakan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed, sehingga mendorong sentimen positif pada pasar saham dan obligasi global,”
terang dia.
Adapun rally pasar dipimpin oleh indeks KOSPI Korea Selatan yang melonjak 6,2 persen, dan Kosdaq melesat 5,8 persen. Sementara itu, indeks Nikkei Jepang 225 naik 1,5 persen, dan Topix menguat 1,2 persen.
Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memproyeksikan IHSG akan bergerak di level support 6.000 hingga 6.025, sementara level resist di kisaran 6.060 hingga 6.120.
























