Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo tengah menjadi sorotan publik akibat rentetan kontroversi, mulai dari polemik dokumen perjalanan dinas ke New York yang menyertakan anggota keluarga, video viral yang memperlihatkannya mengabaikan uluran tangan bawahan, hingga isu mutasi besar-besaran di internal kementerian.
Sejak saat itu, sosoknya pun langsung jadi perbincangan publik. Banyak dari mereka yang penasaran dengan kehidupan Dody sebelum menjadi seorang menteri.
Nah kali ini Owrite.id akan merangkum kehidupan Dody sebelum jadi menteri, terutama mengenai kariernya. Berikut ulasannya dari berbagai sumber, Senin, 20 Juli 2026.
Lama di Sektor Energi dan Pertambangan


Sebelum dipercaya menjadi Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo dikenal memiliki rekam jejak panjang di sektor energi, pertambangan, hingga pengembangan bisnis. Lulusan Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini juga menyelesaikan pendidikan Magister Petroleum Engineering di The University of Tulsa, Oklahoma, Amerika Serikat.
Karier profesional Dody dimulai pada 1989 sebagai Petroleum Engineer di Asamera Oil Co. Ia kemudian dipercaya menjadi Oil Field Production Supervisor di perusahaan yang sama hingga 1995. Di periode yang hampir bersamaan, Dody juga berkarier di dunia perbankan sebagai Assistant Vice President Citibank N.A. pada 1993–1998.
Memasuki akhir 1990-an, Dody beralih ke bidang manajemen dan pengembangan bisnis. Ia sempat menjabat General Manager Fajrindo Group, kemudian melanjutkan karier sebagai Business Development Manager di PT Tri Usaha Bhakti dan PT Wahana Krida Mandiri.
Pengalamannya juga mencakup sektor pemerintahan. Pada 2006–2007, Dody menjadi Manager Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias Regional IV, yang dibentuk untuk menangani proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascatsunami.
Setelah itu, ia kembali ke industri pertambangan dengan menduduki posisi Executive Vice President Marketing & Business Development PT Dual Samudera Perkasa pada 2007–2011. Kariernya berlanjut sebagai Director Commercial & Business Development PT Indika Indonesia Resources hingga 2015, sebelum menjadi konsultan bisnis di sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu bara dan industri gula hingga 2024.
Pernah Jadi Komisaris
Dody juga pernah menduduki sejumlah jabatan komisaris, di antaranya Komisaris PT Pradiksi Gunatama Tbk pada 2017–2018 dan Komisaris PT Senabangun Anekapertiwi pada 2019–2020. Sejumlah laporan media juga menyebut Dody pernah menjabat CEO Jhonlin Air Transport serta memiliki kedekatan profesional dengan jaringan bisnis Jhonlin Group milik Haji Isam.
Setelah dilantik sebagai Menteri Pekerjaan Umum, Dody mulai aktif di dunia politik dengan bergabung ke Partai Demokrat. Ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat periode 2025–2030 serta terpilih sebagai Dewan Pembina Persatuan Insinyur Indonesia (PII) pada 2025.


























