Banyak orang mengira sunscreen hanya perlu dipakai saat beraktivitas di luar ruangan atau ketika cuaca sedang terik. Padahal, kulit tetap bisa terpapar sinar ultraviolet (UV) meski kamu berada di dalam rumah, terutama jika sering beraktivitas di dekat jendela atau ruangan yang mendapat banyak cahaya matahari.
Selain itu, paparan sinar biru (blue light) dari layar gawai juga disebut dapat memberikan dampak pada kulit dalam kondisi tertentu. Karena itu, penggunaan sunscreen tetap penting untuk membantu melindungi kulit dari risiko kerusakan akibat paparan cahaya sehari-hari.
Sinar UVA Tetap Bisa Menembus Jendela
Banyak orang mengira berada di dalam rumah membuat kulit sepenuhnya aman dari paparan sinar matahari. Padahal, sinar ultraviolet A (UVA) memiliki panjang gelombang yang lebih panjang sehingga mampu menembus kaca jendela dan awan.
Dilansir dari laman Halodoc (12 Mei 2026), paparan sinar UVA secara terus-menerus dapat merusak kolagen dan elastin kulit. Akibatnya, kulit lebih rentan mengalami tanda-tanda penuaan dini, seperti munculnya garis halus, keriput, serta flek hitam.
Paparan Sinar UV Dapat Meningkatkan Risiko Kerusakan Kulit
Selain mempercepat penuaan, paparan sinar UVA yang terjadi secara berulang juga dapat merusak DNA sel kulit. Kerusakan yang terjadi dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker kulit.
Oleh karena itu, penggunaan sunscreen secara rutin tetap dianjurkan meski kamu lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan.
Sinar Biru dari Layar Gawai Juga Perlu Diwaspadai
Selain sinar matahari, paparan sinar biru atau High Energy Visible (HEV) light dari layar ponsel, laptop, tablet, dan televisi juga diduga dapat memberikan dampak pada kesehatan kulit.
Paparan dalam waktu lama dapat memicu stres oksidatif yang menghasilkan radikal bebas sehingga berpotensi mempercepat penuaan kulit dan memicu hiperpigmentasi pada sebagian orang.
Cara Memilih Sunscreen yang Tepat
Untuk membantu melindungi kulit secara optimal, pilih sunscreen dengan perlindungan spektrum luas (broad spectrum) yang mampu melindungi dari sinar UVA dan UVB.
Gunakan produk dengan minimal SPF 30 dan PA+++ agar perlindungan terhadap paparan sinar matahari lebih maksimal.
Selain itu, pilih sunscreen sesuai jenis kulit. Jika memiliki kulit berminyak, pilih produk yang bertekstur ringan, bebas minyak (oil-free), atau berlabel non-comedogenic agar tidak mudah menyumbat pori-pori.
Cara Menggunakan Sunscreen di Dalam Rumah
Penggunaan sunscreen umumnya cukup dilakukan satu kali pada pagi atau siang hari. Namun, apabila sering berada di dekat jendela, terkena air, atau berkeringat, sunscreen sebaiknya diaplikasikan kembali agar perlindungannya tetap optimal.
Sementara itu, jika akan beraktivitas di luar ruangan, gunakan sunscreen sekitar 15–30 menit sebelum keluar rumah dan aplikasikan ulang setiap dua jam, terutama bila banyak berkeringat atau setelah berenang.
Tetap pakai sunscreen di dalam ruangan, sekalipun hanya seharian di rumah saja. Selain menggunakan sunscreen, perlindungan kulit juga dapat dilakukan dengan mengenakan pakaian berlengan panjang, celana panjang, topi bertepi lebar, dan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan.
Jangan lupa untuk melengkapi rutinitas perawatan kulit dengan penggunaan pelembap atau moisturizer agar kelembapan kulit tetap terjaga.




















