Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menghijau pada perdagangan Rabu pagi, 29 Juli 2026. IHSG menguat 0,47 persen ke level 6.159.
Untuk nilai transaksi IHSG sebesar Rp554,4 miliar, dengan melibatkan 1,3 miliar saham dalam 87 ribu kali transaksi. Sebanyak 145 saham turun, 202 tidak bergerak, dan 315 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG berpotensi menguat pada perdagangan hari ini. Setelah pada penutupan hari sebelumnya turun 0.89 persen, disertai dengan net sell asing.
IHSG berpeluang untuk short term teknikal rebound hari ini,”
ujar Fanny dalam analisisnya Rabu, 29 Juli 2026.
Bursa Asia


Fanny menuturkan bahwa bursa Asia terkoreksi indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 3,95 persen dan Topix turun 2,52 persen. Lalu di Korea Selatan, indeks Kospi terjun 10,8 persen dan Kosdaq merosot 7,7 persen.
Sedangkan, Hang Seng Hong Kong menguat 0,41 persen dan ASX 200 Australia naik 0,61 persen. Sedangkan Taiex Taiwan melemah 4,65 persen dan CSI 300 China turun 2,83 persen, FTSE Straits Times turun 0,07 persen dan FTSE Malay KLCI turun 0,04 persen.
Bursa Asia terkoreksi signifikan pada saham terkait chip setelah Wall Street ditutup bervariasi pasa sesi sebelumnya,”
tuturnya.
Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan bahwa IHSG akan bergerak di level support 6.050 hingga 6.100. Sedangkan level resist IHSG di kisaran 6.170 hingga 6.230.
























