FIFA tengah menyiapkan langkah besar dalam pengelolaan bisnis sepak bola dunia dengan membentuk sebuah anak usaha baru yang diperkirakan memiliki valuasi mencapai 20 miliar dolar AS.
Perusahaan ini nantinya akan bertanggung jawab mengelola aspek komersial serta penyelenggaraan Piala Dunia dan berbagai turnamen internasional lainnya.
Melalui skema itu, FIFA juga membuka peluang bagi investor eksternal untuk memiliki sebagian kecil saham perusahaan untuk perkuat pendanaan pengembangan sepak bola global.
Dalam proposal yang diumumkan pada Selasa, FIFA mengungkapkan rencana mendirikan perusahaan bernama FIFA Forward Enterprise (FFE).
FFE bakal jadi entitas yang menangani seluruh aktivitas komersial. Hal itu termasuk pengelolaan berbagai kompetisi internasional di bawah naungan FIFA.
Sebagai bagian dari strategi pendanaan, FIFA berencana menawarkan hingga 20 persen saham perusahaan kepada investor eksternal. Langkah itu diperkirakan dapat menghasilkan dana sekitar 4,2 miliar dolar AS.
Meski demikian, FIFA memastikan tetap menjadi pemegang kendali utama sehingga seluruh keputusan strategis dan operasional tetap berada di bawah organisasi tersebut.
Joshua Kushner Pimpin Investor
Laporan menyebut kelompok investor yang tertarik dalam proyek ini diperkirakan dipimpin oleh Thrive Eternal, kendaraan investasi yang didirikan Joshua Kushner melalui perusahaan modal ventura Thrive Capital.
Joshua Kushner dikenal sebagai salah satu investor teknologi paling berpengaruh di Amerika Serikat. Portofolionya mencakup berbagai perusahaan teknologi bernilai tinggi, seperti OpenAI, Stripe, Databricks, Canva, hingga Instacart.
Selain itu, ia juga mendirikan Oscar Health, perusahaan asuransi kesehatan berbasis teknologi yang melantai di bursa saham pada 2021.
Joshua merupakan adik dari Jared Kushner, menantu Presiden AS Donald Trump. Berbeda dengan sang kakak yang aktif di dunia politik, Joshua lebih dikenal sebagai pebisnis dan investor di Silicon Valley. Ia juga merupakan suami dari model Karlie Kloss.
FIFA menjelaskan pembentukan perusahaan baru ini bertujuan meningkatkan kapasitas pendanaan demi memperluas pengembangan sepak bola di berbagai negara.
Organisasi tersebut menegaskan bahwa seluruh keuntungan bersih yang dihasilkan akan kembali diinvestasikan untuk mendukung perkembangan sepak bola secara lebih luas dan inklusif.
Sepak bola adalah olahraga paling populer di dunia sekaligus mesin luar biasa bagi pembangunan manusia dan sosial,”.
kata Presiden FIFA Gianni Infantino dalam pernyataannya, Kamis, 30 Juli 2026
Infantino menilai besarnya nilai komersial sepak bola telah memberikan manfaat besar bagi industri olahraga secara keseluruhan.
Ia bilang sebagian pelaku di dunia sepak bola berhasil mengubah popularitas jadi nilai komersial yang luar biasa.
Kami menyambut keberhasilan tersebut dan ingin melihatnya terus berlanjut karena memberikan manfaat bagi seluruh ekosistem sepak bola,”
kata Infantino.
Ia juga menyampaikan komitmen FIFA untuk memastikan manfaat ekonomi dari sepak bola dapat dirasakan lebih luas.
Tugas kami adalah memastikan seluruh ekosistem sepak bola ikut berkembang. FIFA hadir untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif di setiap penjuru dunia,”
jelas Infantino.
Pegang Kendali Penuh
Meskipun buka kesempatan bagi investor untuk memiliki saham, FIFA memastikan tak akan melepas kendali atas tata kelola sepak bola dunia.
Organisasi tersebut tetap memegang kewenangan penuh dalam penyelenggaraan turnamen, regulasi kompetisi, kalender pertandingan internasional, hingga seluruh kebijakan olahraga.
Investor nantinya hanya memiliki kepemilikan minoritas dan tidak akan terlibat dalam pengambilan keputusan operasional perusahaan.
Pembentukan FIFA Forward Enterprise menjadi bagian dari strategi jangka panjang FIFA untuk memperkuat model bisnis organisasi sekaligus menciptakan sumber pendanaan baru bagi pengembangan sepak bola internasional.
Apabila rencana ini terealisasi, FIFA diperkirakan memiliki fleksibilitas finansial yang lebih besar untuk mendukung penyelenggaraan turnamen dunia sekaligus memperluas investasi pada pembangunan sepak bola di berbagai kawasan.























