Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 31 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Karpet Merah Batalyon TNI vs Barikade Petani: KPA Kritik Menhut Raja Juli Soal Stagnasi Reforma Agraria
Nasional

Karpet Merah Batalyon TNI vs Barikade Petani: KPA Kritik Menhut Raja Juli Soal Stagnasi Reforma Agraria

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: Juli 31, 2026 12:59 am
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi konflik agraria sektor kehutanan.
Ilustrasi konflik agraria sektor kehutanan. (Dibuat oleh AI)
SHARE

Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mengkritik Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang bergerak cepat menerbitkan Surat Keputusan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) untuk pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) TNI AD. 

Daftar isi Konten
  • Tiada Hasil Kerja Konkret
  • Raja Ingkar Janji?

Sementara, penyelesaian reforma agraria sektor kehutanan masih mandek. Sekretaris Jenderal KPA Dewi Kartika yang dikutip pada Kamis, 30 Juli 2026, menyatakan ada keberpihakan pemerintah yang sangat problematik.

“Kami melihat ketika negara membutuhkan kawasan hutan untuk pembangunan batalyon TNI, proses dapat berlangsung sangat cepat. Namun, ketika yang membutuhkan adalah petani yang telah puluhan tahun menggarap tanahnya dan menjadi korban klaim sepihak kawasan hutan negara, pemerintah justru selalu beralasan prosedur yang rumit, ego sektoral antar lembaga/kementerian, hingga kekhawatiran tutupan hutan berkurang,”

kata Dewi.
Baca juga:
Bupati Pemalang 'Kebelet' Uang Cepat: KPK Endus Modus Peras Anak… Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar tabir dugaan pemerasan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro…
'Orang Dalam' KPK Jualan Bocoran Perkara: Duo Ayah-Anak Peras Bupati… KPK menduga staf administrasi Setya Budi Dias membocorkan status target operasi Bupati…
'Gali Lubang Tutup Lubang', Bupati Pemalang Peras Anak Buah demi… Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa Bupati Pemalang Anom Widiyantoro memeras anak…
  • Bupati Pemalang 'Kebelet' Uang Cepat: KPK Endus Modus Peras Anak Buah hingga…
  • 'Orang Dalam' KPK Jualan Bocoran Perkara: Duo Ayah-Anak Peras Bupati Pemalang Rp1,2…
  • 'Gali Lubang Tutup Lubang', Bupati Pemalang Peras Anak Buah demi 'Sogok' Pegawai…

Tiada Hasil Kerja Konkret

Ia berpendapat hingga kini belum ada kemajuan berarti dalam penyelesaian konflik agraria di kawasan hutan. KPA bahkan mengklaim, sejak Raja Juli menjabat Menteri Kehutanan, belum ada satu hektare pun tanah garapan petani, wilayah masyarakat adat, kampung maupun desa yang dipulihkan dari klaim kawasan hutan negara melalui mekanisme reforma agraria.

Pemerintah justru lebih cepat mengalihkan kawasan hutan untuk berbagai program pembangunan dibanding menyelesaikan konflik agraria yang telah berlangsung puluhan tahun.

“Penggunaan kawasan hutan untuk pembangunan batalyon tanpa lebih dahulu menyelesaikan konflik agraria akan membuka potensi konflik baru. Negara tidak boleh menambah persoalan di atas konflik yang sudah berlangsung puluhan tahun,”

ujar Dewi.

KPA mencatat sepanjang 2015–2025 terjadi 269 konflik agraria di sektor kehutanan dengan luas mencapai 2,61 juta hektare. Organisasi itu juga mengutip data Kementerian Kehutanan yang menyebut sekitar 8.500–9.000 desa berada di dalam kawasan hutan, sehingga masyarakat masih menghadapi ketidakpastian hukum atas tanah yang mereka tempati.

Raja Ingkar Janji?

KPA pun menyoroti komitmen Raja Juli yang pernah berjanji mempercepat penyelesaian konflik agraria kehutanan, termasuk menindaklanjuti 279 Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) yang diusulkan organisasi tersebut. Reforma agraria sebagai instrumen keadilan sosial tenggelam di tengah hiruk-pikuk proyek pemerintah.

“Reforma agraria sektor kehutanan mengalami stagnasi serius pada pemerintahan Presiden Prabowo. Alih-alih menyelesaikan ketimpangan penguasaan tanah dan konflik tenurial, kebijakan kehutanan justru semakin diarahkan untuk mendukung program strategis pemerintah, kepentingan proyek pembangunan dan bisnis raksasa hingga kepentingan pertahanan,”

terang Dewi.

Karena itu, KPA mendesak pemerintah menghentikan rencana pelepasan kawasan hutan bagi pembangunan batalyon TNI dan memprioritaskan penyelesaian konflik agraria sektor kehutanan.

“Jika kawasan hutan dapat dialihkan dengan cepat untuk pembangunan batalyon, seharusnya negara juga memiliki keberanian politik untuk membebaskan tanah petani dan desa-desa dari klaim kawasan hutan yang selama ini menjadi sumber konflik agraria rakyat. Persoalan bukan pada ketiadaan instrumen hukum, tetapi pada pilihan dan keberanian politik pemerintah,”

tutur Dewi.
Baca juga:
Bupati Pemalang Kena OTT di Hotel Jakarta, KPK Boyong 'Uang… Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam operasi tangkap…
Anggota Polri yang Berdinas di KPK Ikut jadi Tersangka Kasus… Anggota Brimob Polri yang berdinas di KPK ikut dijerat sebagai tersangka korupsi…
Digiring KPK dengan Rompi Oranye, Bupati Pemalang Anom Minta Maaf… Bupati Pemalang Anom Widiyantoro resmi mengenakan rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).…
  • Bupati Pemalang Kena OTT di Hotel Jakarta, KPK Boyong 'Uang Pelicin' Rp2,7…
  • Anggota Polri yang Berdinas di KPK Ikut jadi Tersangka Kasus Pemerasan Bupati…
  • Digiring KPK dengan Rompi Oranye, Bupati Pemalang Anom Minta Maaf Usai Kena…
Tag:Batalyon TeritorialKemenhutKonsorsium Pembaruan AgrariaKPKPPKHraja juli antoniTNI AD
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Arti Istilah “Orang Have” hingga “Orang Not Yet”, Bahasa Gaul Gen Z yang Lagi Viral di Media Sosial
By Ani Ratnasari
Ilustrasi percakapan gen z
1
Survei Meroket Lewati Prabowo, Akankah Dedi Mulyadi Tinggalkan Gerindra demi Capres 2029?
By Rahmat Tunny
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) berjalan menuju ruangan setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
2
Digiring KPK dengan Rompi Oranye, Bupati Pemalang Anom Minta Maaf Usai Kena OTT
By Rahmat Baihaqi
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditahan KPK usai kena OTT.
3
Jika Elektabilitas Mau Meroket, Prabowo Harus Berani Reshuffle Tiga Menteri Ini
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
4
Kepuasan Publik Terjun Bebas jadi Jalan Terjal Prabowo Menuju Pilpres 2029
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan uang Rp10,27 triliun ke kas negara dari hasil pengaihan denda administratif di bidang kehutanan senilai Rp3,42 triliun, hasil pajak PBB dan non PBB hasil pengawasan Satgas PKH senilai Rp6,84 triliun serta 2,37 juta hektare lahan kawasan hutan yang telah berhasil dikuasai kembali ke negara.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyapa warga saat acara akad massal Rumah Subsidi Menyala di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).
Nasional

‘Sayembara’ Kota Terbersih: Prabowo Guyur Rp20 Miliar bagi Daerah Berburu Sampah

Presiden Prabowo Subianto berencana memberikan insentif hingga Rp20 miliar bagi daerah yang…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
5 jam lalu
Petani berjalan di lahan sawah irigasi anak Sungai Cimulu yang mengering di Kampung Ciwasmandi, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (16/7/2026).
Nasional

Efek ‘Keroyokan’ El Nino dan IOD Positif: 5.019 Titik Panas Mengintai, Kemarau Lebih Panjang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 5.019 titik panas (hotspot) di…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
8 jam lalu
Petugas memantau perkembangan analisis anomali suhu muka laut melalui layar monitor di Kantor Pusat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Nasional

Ancaman Kemarau Panjang Bayangi Nusantara: El Nino Kategori Kuat Awet Hingga Awal 2027

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa fenomena El Nino kini…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
8 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Pelantikan Pamong Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).
Nasional

Prabowo Minta Aparat Jangan Cuma Bersolek di Balik Meja: Jangan Jadi ‘Jenderal Salon’

Presiden Prabowo Subianto menyindir elite aparat yang enggan turun langsung ke lapangan…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up