Cokelat menjadi salah satu camilan favorit banyak orang. Namun, tidak semua jenis cokelat memiliki kandungan gizi yang sama.
Di antara berbagai jenis cokelat yang tersedia, dark chocolate atau cokelat hitam sering disebut sebagai pilihan yang lebih sehat dibandingkan cokelat susu.
Hal ini karena dark chocolate umumnya mengandung kadar kakao yang lebih tinggi, sehingga kaya akan antioksidan, serat, dan berbagai mineral yang bermanfaat bagi tubuh.
Meski begitu, dark chocolate tetap perlu dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Dark Chocolate Sehat?
Dilansir dari laman Harvard T.H. Chan School of Public Health (14 Februari 2024), dark chocolate atau cokelat hitam dianggap lebih sehat karena memiliki kandungan kakao yang lebih tinggi dibandingkan jenis cokelat lainnya.
Semakin tinggi kadar kakao, semakin banyak pula kandungan flavonoid, yaitu senyawa antioksidan alami.
Flavonoid diketahui dapat membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, mendukung kesehatan jantung, serta berpotensi meningkatkan fungsi otak dan suasana hati.
Sebaliknya, cokelat susu (milk chocolate) umumnya mengandung lebih banyak gula dan lemak tambahan, sedangkan cokelat putih tidak mengandung padatan kakao sehingga hampir tidak memiliki flavonoid.
Dark Chocolate Kesehatan
Salah satu penelitian jangka panjang, yaitu COcoa Supplement and Multivitamin Outcomes Study (COSMOS), menemukan bahwa suplemen kakao tidak menurunkan angka serangan jantung, tetapi berkaitan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung.
Kandungan flavonoid di dalamnya dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa penyakit kronis, menjaga kesehatan pembuluh darah, serta membantu memperbaiki fungsi kognitif dan suasana hati.
Aman Penderita Diabetes
Penderita diabetes bukan tidak boleh mengonsumsi cokelat sama sekali, tapi hanya perlu Dark chocolate dengan kandungan kakao tinggi umumnya memiliki kadar gula yang lebih rendah dibandingkan cokelat susu.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa flavonoid dalam dark chocolate dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, yaitu kemampuan tubuh menggunakan insulin secara lebih efektif. Kondisi ini berpotensi membantu mengendalikan kadar gula darah.
Mengontrol Nafsu Makan
Dark chocolate juga dikenal dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan camilan manis lainnya. Efek ini dapat membantu mengurangi keinginan mengonsumsi makanan tinggi gula, garam, maupun lemak secara berlebihan.
Karena itu, dark chocolate sering menjadi pilihan camilan bagi orang yang sedang menjaga berat badan. Namun, manfaat tersebut tetap harus diimbangi dengan pengaturan porsi karena dark chocolate juga mengandung kalori yang cukup tinggi.
Tips Memilih Chocolate
Tidak semua produk yang berlabel “dark chocolate” memiliki kandungan kakao yang tinggi. Saat membeli, perhatikan persentase kakao yang tercantum pada kemasan.
Pilihlah dark chocolate dengan kandungan kakao minimal 70 persen. Semakin tinggi kandungan kakaonya, umumnya semakin tinggi kadar flavonoid dan semakin rendah kandungan gulanya. Sebaliknya, hindari produk yang mengandung banyak gula tambahan atau lemak tambahan.
Meski memiliki berbagai potensi manfaat, dark chocolate bukanlah makanan ajaib atau obat. Para ahli menekankan bahwa cokelat tetap merupakan camilan yang sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.




















