Harga emas global mengalami kenaikan pada Senin, 3 Agustus 2026. Kenaikan itu dipicu harga minyak anjlok setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda serangan baru ke Iran.
Klaim versi Trump, serangan batal itu agar cepat tercapai kesepakatan cepat. Kondisi itu sedikit meredakan kekhawatiran tentang inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi.
Harga minyak dilaporkan turun lebih dari US$5 per barel pada pembukaan perdagangan Senin.
Mengutip dari The Economic Times, harga emas spot naik 0,7 persen jadi US$4.067,06 per ons pada pukul 00:23 GMT. Adapun kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus naik 0,9 persen menjadi US$4.065,60.
Logam mulia saat ini ada di jalur untuk naik lebih dari 2,2 persen bulan Agustus. Angka itu merupakan kenaikan paling tajam sejak Februari.
Sementara, untuk harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada Senin, 3 Agustus 2026 dilaporkan naik Rp7.000 dari perdagangan sebelumnya. Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga satu gram emas Antam berada di level Rp2.610.000 per gram.
Adapun harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut naik Rp11.000 dan berada di level Rp2.379.000 per gram.
Emas Antam dijual dengan beragam ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Antam menyediakan pilihan gramasi dari yang terkecil hingga terbesar untuk memudahkan masyarakat membeli emas sesuai kebutuhan.
Berikut rincian harga emas batangan Antam:
0,5 gram: Rp1.355.000
1 gram: Rp2.610.000
2 gram: Rp5.160.000
3 gram: Rp7.715.000
5 gram: Rp12.825.000
10 gram: Rp25.595.000
5 gram: Rp63.862.000
50 gram: Rp127.645.000
100 gram: Rp255.212.000
250 gram: Rp637.765.000
500 gram: Rp1.275.320.000
1.000 gram: Rp2.550.600.000
Untuk emas 1 gram hingga 100 gram tersedia di Butik Gedung Antam. Namun, untuk emas ukuran 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram mesti melakukan pre order.






















