Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 3 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Kinerja Indika Energy Semester I/2026: Laba Bersih Meroket Jadi US$10,2 Juta
Ekonomi Bisnis

Kinerja Indika Energy Semester I/2026: Laba Bersih Meroket Jadi US$10,2 Juta

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 3, 2026 12:37 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi industri dengan panah pertumbuhan.
Ilustrasi industri dengan panah pertumbuhan. (Dibuat oleh AI)
SHARE

PT Indika Energy Tbk. (INDY) membukukan pendapatan US$1,146,9 juta pada Semester I Tahun 2026 atau naik 19,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat US$956,8 juta.

Daftar isi Konten
  • Sumber
  • Kontribusi

Mengacu pada keterangan resmi perusahaan, dikutip Senin, 3 Agustus 2026, Perseroan juga mencatat laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$10,2 juta, meningkat dari US$2,2 juta pada Semester I 2025.

Kenaikan pendapatan ditopang oleh kontribusi yang lebih tinggi dari Kideco Jaya Agung (Kideco), Tripatra, Interport Mandiri Utama (Interport), dan Indika Indonesia Resources.

Baca juga:
WEGE Catat Pendapatan Rp404,85 Miliar, Kontrak Baru Melejit 510 Persen… PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) membukukan pendapatan sebesar Rp404,85 miliar…
Elnusa Raup Pendapatan Rp7,6 T Semester I 2026, Laba Bersih… PT Elnusa Tbk (ELSA) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang semester I 2026…
PT Pos Indonesia Tetapkan Iskandar Kunaefi Jadi Direktur Utama Baru PT Pos Indonesia (Persero) menetapkan M. Iskandar Kunaefi sebagai Direktur Utama. Perseroan…
  • WEGE Catat Pendapatan Rp404,85 Miliar, Kontrak Baru Melejit 510 Persen di Semester…
  • Elnusa Raup Pendapatan Rp7,6 T Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 29…
  • PT Pos Indonesia Tetapkan Iskandar Kunaefi Jadi Direktur Utama Baru

Sumber

Kideco mencatat pendapatan US$855,1 juta, meningkat 10,2 persen dibandingkan Semester I-2025. 

Pertumbuhan tersebut didukung kenaikan harga jual rata-rata sebesar 6,8 persen menjadi US$54,7 per ton dan peningkatan volume penjualan 2,4 persen menjadi 14,8 juta ton. Merujuk total penjualan tersebut, 6,4 juta ton dipasarkan di dalam negeri dan 8,3 juta ton diekspor. 

Perbaikan kinerja itu turut mengerek marjin laba kotor Kideco menjadi 19 persen dari 14,2 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, pendapatan Indika Indonesia Resources melonjak 79,4 persen menjadi US$42,7 juta. Pertumbuhan didorong kenaikan volume perdagangan batu bara sebesar 104 persen menjadi 539 ribu ton dan peningkatan harga jual rata-rata perdagangan batu bara sebesar 51,5 persen menjadi US$72,3 per ton. 

Perseroan juga membukukan pendapatan US$3,8 juta dari perdagangan non-batu bara, terutama bauksit.

Di sisi lain, Tripatra membukukan pendapatan US$167,4 juta atau tumbuh 41,3 persen. Kinerja tersebut terutama berasal dari proyek APA Geng North, FEED FPCI Proyek LNG Abadi, proyek Sambar Development, serta jasa project management consultancy untuk Proyek UCC.

Interport juga mencatat pertumbuhan pendapatan 57,9 persen menjadi US$86,7 juta. Kontribusi terbesar berasal dari bisnis perdagangan bahan bakar, selain pendapatan dari Cotrans dan bisnis penyimpanan bahan bakar melalui KGTE.

Seiring peningkatan aktivitas usaha, harga pokok penjualan naik 17,2 persen menjadi US$965,8 juta dari US$824,1 juta, yang dipengaruhi oleh peningkatan cash cost Kideco di luar royalti menjadi US$37,3 per ton dari US$34,2 per ton, terutama akibat kenaikan harga bahan bakar.

Meski demikian, laba kotor Perseroan meningkat 36,5 persen menjadi US$181,2 juta, sedangkan laba usaha melonjak 82,9 persen menjadi US$99 juta. Marjin laba usaha pun membaik menjadi 8,6 persen dari sebelumnya 5,7 persen.

Kontribusi

Beban penjualan, umum, dan administrasi naik 4,6 persen menjadi US$82,2 juta, terutama dipicu kenaikan biaya pemasaran Kideco dan peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). 

Selanjutnya, kontribusi laba bersih entitas asosiasi meningkat menjadi US$6,9 juta, beban keuangan tetap stabil di level US$34,7 juta, dan Perseroan membukukan rugi selisih kurs US$8,3 juta akibat depresiasi rupiah.

Adjusted EBITDA Indika Energy juga meningkat 43,8 persen menjadi US$139,1 juta dibandingkan US$96,8 juta pada Semester I-2025. Marjin adjusted EBITDA naik menjadi 12,1 persen dari 10,1 persen.

Dalam upaya memperkuat diversifikasi usaha, Perseroan mengalokasikan 99,1 persen dari total belanja modal sebesar US$83,1 juta untuk bisnis non-batu bara. Sebagian besar dana tersebut digunakan untuk pengembangan proyek emas Awak Mas senilai US$71,4 juta. 

Hingga 30 Juni 2026, progres konstruksi proyek tersebut mencapai 60,63 persen menuju penyelesaian commissioning tahap kedua, dengan total biaya proyek yang telah dikeluarkan mencapai US$340 juta.

“Kinerja Semester I 2026 menunjukkan penguatan operasional di berbagai lini bisnis, tercermin dari pertumbuhan pendapatan, laba kotor, dan adjusted EBITDA. Pada saat yang sama, alokasi lebih dari 99 persen belanja modal ke bisnis non-batubara, terutama pengembangan proyek Awak Mas, menegaskan disiplin kami dalam membangun portofolio yang lebih terdiversifikasi, resilien, dan berkelanjutan,”

kata Azis Armand, Direktur Utama and Group CEO Indika Energy.

Selain merilis kinerja keuangan, Perseroan juga menyampaikan telah membagikan dividen sebesar US$3.013.598 pada 19 Juni 2026 berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar pada 20 Mei 2026.

Baca juga:
Konglomerat RI Yakin IHSG Kembali Balik ke Level 9.000, Asal… Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah berada di level 5.000 atau menjauhi…
Bank Mandiri Kantongi Laba Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp23,3 triliun selama…
Siap-Siap Saldo Rekening Bengkak, MDKA Bagi Dividen Rp300 Miliar PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk membagikan…
  • Konglomerat RI Yakin IHSG Kembali Balik ke Level 9.000, Asal…
  • Bank Mandiri Kantongi Laba Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026
  • Siap-Siap Saldo Rekening Bengkak, MDKA Bagi Dividen Rp300 Miliar
Tag:Anindya BakrieBauksitDividenLabaPendapatanPerseroanPT Indika Energy Tbk.RUPS
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
ICW dan KPK Dulu Pernah Beringas, Kini Gerakan Antikorupsi Dinilai Kehilangan Taring
By Hardani Triyoga
Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang tunai hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
1
Jalur Gandul-Cirendeu ‘Lumpuh’, PLN Telusuri Penyebab Mati Lampu di Jaksel-Tangsel
By Natania Longdong
Ilustrasi pemadaman listrik.
2
10 Orang Terkaya di Indonesia per Agustus 2026, Nomor Satu Dipegang Raja Batu Bara
By Anisa Aulia
Low Tuck Kwong adalah pendiri Bayan Resources. (Sumber: IG @lowtuckkwong01)
3
MK Coret MBG dari Anggaran Pendidikan, DPR: Marwah 20% Fokus ke Mutu dan Guru
By Rahmat Baihaqi
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo (tengah) memimpin sidang pembacaan putusan 20 permohonan uji materiil di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
4
Dari Skandal Febrie hingga Misteri Satpam Jatiluhur, Ini 5 Kasus Terheboh Juli 2026
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi kasus hukum terheboh sepanjang Juli 2026. (Gambar dibuat AI)
5

BERITA LAINNYA

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono.
Ekonomi Bisnis

RI Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Harga Bawang Merah hingga Cabai Jadi Pendorong Utama

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indonesia pada Juli 2026 mengalami deflasi sebesar…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
9 menit lalu
Ilustrasi emas batangan. (Sumber: Unsplash/Zlaťáky.cz)
Ekonomi Bisnis

Emas Global Melonjak, Harga Antam Ikut Naik Rp7.000! Kini Tembus Rp2,61 Juta per Gram

Harga emas global mengalami kenaikan pada Senin, 3 Agustus 2026. Kenaikan itu…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Pengeboran Minyak Lepas Pantai Hasbah terletak sekitar 150 km di timur laut Kota Industri Jubail di Teluk Arab.
Ekonomi Bisnis

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok ke US$84,10 per Barel

Harga minyak turun pada perdagangan Senin, di Asia. Penurunan ini sejalan dengan…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Ilustrasi pemadaman listrik.
Ekonomi Bisnis

Jalur Gandul-Cirendeu ‘Lumpuh’, PLN Telusuri Penyebab Mati Lampu di Jaksel-Tangsel

PT PLN (Persero) mengungkap penyebab pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up