Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 6 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Bukan Film Aksi, Permainan Tradisional ini Pakai Bola Api Beneran, Berani Coba?
Hype

Bukan Film Aksi, Permainan Tradisional ini Pakai Bola Api Beneran, Berani Coba?

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Agustus 5, 2026 12:52 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Permainan Tradisional Bola Api
Permainan Tradisional Bola Api (Foto: site.pictures)
SHARE

Kalau biasanya permainan sepak bola itu pakainya bola yang terbuat dari kulit, karet, ataupun plastik, tapi pernah kebayang nggak sih kalau ada permainan sepak bola yang pakai bola api?

Daftar isi Konten
  • Pakai Bola Api?
  • Cara Bermain Laliang
  • Filosofi Permainan Laliang

Iya, bolanya justru terbuat dari batok kelapa yang dibakar sampai menyala? Mungkin kedengarannya kayak adegan film laga ya, tapi nyatanya permainan ini memang benar-benar ada, lho.

Namannya Lalilang atau lebih dikenal dengan sepak bola api, permainan tradisional ini berasal dari Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sudah diwariskan secara turun-temurun.

Melansir dari Perpustakaan Digital Nasional Indonesia, Laliang merupakan permainan tradisional khas Indonesia yang kini juga dikenal di berbagai daerah, termasuk sejumlah pondok pesantren di Pulau Jawa.

Biasanya permainan ini digelar untuk memeriahkan bulan Ramadhan atau perayaan tertentu.

Baca juga:
Mengenal Sejarah Angklung, Warisan Budaya Indonesia yang Diakui UNESCO Angklung merupakan salah satu alat musik tradisional Indonesia yang memiliki nilai sejarah…
Lima Permainan Tradisional Indonesia Baik untuk Perkembangan Anak Bermain merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang anak. Melalui aktivitas bermain,…
Asal Usul Bola Bekel, Permainan Tradisional yang Tetap Digemari Anak-anak Anak kelahiran tahun 1990-an pasti sudah tidak asing dengan permainan satu ini.…
  • Mengenal Sejarah Angklung, Warisan Budaya Indonesia yang Diakui UNESCO
  • Lima Permainan Tradisional Indonesia Baik untuk Perkembangan Anak
  • Asal Usul Bola Bekel, Permainan Tradisional yang Tetap Digemari Anak-anak

Meski terlihat ekstrem, Laliang ternyata bukan sekadar adu nekat. Karena di balik kobaran api yang menyala, ada filosofi tentang keberanian, kekompakan, hingga pengendalian diri.

Pakai Bola Api?

Kalau dilihat sekilas, aturan permainan Laliang sebenarnya hampir sama seperti sepak bola pada umumnya yaitu, ada dua tim yang saling berebut mencetak gol ke gawang lawan.

Fakta Tarik Tambang yang Jarang Diketahui, Ternyata Pernah Jadi Cabang Olahraga Resmi

Yang membedakan dari bola yang dipakai, yaitu bola yang terbuat dari batok kelapa yang sudah dikeringkan. Batok tersebut kemudian direndam dalam minyak tanah selama beberapa hari agar mudah menyala dan api bisa bertahan lebih lama saat pertandingan berlangsung.

Setelah dibakar, bola pun siap dimainkan. Karena berlangsung pada malam hari, kobaran api dari bola menciptakan pemandangan yang dramatis sekaligus memukau penonton.

Cara Bermain Laliang

Menurut Perpustakaan Digital Nasional Indonesia, Laliang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan sekitar lima orang.

Lapangan yang digunakan biasanya tidak sebesar lapangan sepak bola, melainkan lebih mirip ukuran lapangan futsal. Menariknya lagi, permainan ini umumnya tidak menggunakan penjaga gawang.

Tim yang paling banyak memasukkan bola api ke gawang lawan akan keluar sebagai pemenang.

Meski terlihat sederhana, permainan ini membutuhkan konsentrasi, kerja sama tim, dan tentu saja keberanian ekstra.

Kalau melihat pemain menendang bola yang sedang terbakar mungkin bikin banyak orang bertanya-tanya, “Emang nggak kepanasan?“

Padahal jawabannya, tentu saja panas. Karena itulah Laliang hanya boleh dimainkan oleh orang dewasa yang sudah memahami teknik bermainnya, permainan ini punya resiko cedera seperti kulit melepuh atau terkena percikan api jika tidak berhati-hati.

Di sejumlah daerah, terutama di lingkungan pesantren, para pemain bahkan menjalani persiapan atau ritual tertentu sebelum pertandingan dimulai. Ritual ini berbeda-beda tergantung tradisi yang berkembang di masing-masing daerah.

Filosofi Permainan Laliang

Jangan salah, Laliang bukan sekadar hiburan yang memacu adrenalin. Permainan ini dimaknai sebagai simbol keberanian dan kemampuan seseorang dalam mengendalikan emosi maupun hawa nafsu.

Tak hanya itu, setiap pertandingan juga mengajarkan nilai sportivitas, kekompakan, disiplin, dan kerja sama antar pemain.

Karena biasanya disaksikan banyak warga, Laliang juga menjadi ajang berkumpulnya masyarakat. Suasana inilah yang membuat permainan tradisional tersebut bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antar warga.

Di tengah ramainya game online dan berbagai olahraga modern, Laliang membuktikan kalau Indonesia punya permainan tradisional yang nggak kalah unik.

Memang, permainan ini terlihat ekstrim dan tidak bisa dimainkan sembarangan. Namun di balik kobaran api yang menyala, tersimpan sejarah panjang dan nilai budaya yang patut dijaga.

Sebagai generasi muda, mengenal Laliang menjadi salah satu cara sederhana untuk ikut melestarikan warisan budaya Indonesia. Siapa tahu, setelah tahu ceritanya, kamu jadi makin bangga kalau negeri ini punya tradisi sekeren ini.

Tag:Budaya IndonesiaOlahraga TradisionalPermainan TradisionalSepak Bola Api
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Polemik ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Layangkan Somasi dan Ultimatum 3×24 Jam ke Pengurus KWP
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus
1
BPS: Laju Ekonomi RI Kuartal II-2026 Melambat ke 5,29 Persen
By Anisa Aulia
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik M. Edy Mahmud dalam konferensi pers di kantornya, 5 Agustus 2026.
2
Narasi Tim Jokowi soal Gelar Raja di NTT Berubah-ubah, Kredibilitas Politik Terancam
By Rahmat Tunny
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
3
Viral Pasien BPJS Soroti Komentar Nakes yang Tak Berempati
By Syifa Fauziah
Petugas melayani warga peserta program BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat, Jakarta
4
Kenapa Makin Banyak Nyamuk di Musim Kemarau? Ini Penjelasan Ilmiahnya 
By Ani Ratnasari
Nyamuk saat musin panas
5

BERITA LAINNYA

Hidangan sarapan pagi di Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung
Hype

17 Agustusan Tak Selalu Lomba, Short Getaway Jadi Cara Baru Rayakan Kemerdekaan

Momen Hari Kemerdekaan Indonesia identik dengan berbagai kegiatan meriah di lingkungan tempat…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung
Hype

Staycation Sambil Bermain, Cara Baru Menikmati Liburan Keluarga di Bandung

Liburan keluarga di Bandung tak selalu harus diisi dengan perjalanan dari satu…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Bonus Atlet PON Riau Belum Lunas
Hype

Hampir Dua Tahun Berlalu Bonus Atlet PON Riau Belum Lunas, Netizen: Minta Uangnya Kok Disuruh Berdoa

Sudah hampir 23 bulan sejak PON XXI Aceh-Sumut 2024 berakhir, tapi bonus…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Bunga Lawang
Hype

Bunga Lawang, Rempah Berbentuk Bintang yang Kaya Aroma dan Manfaat

Bunga lawang atau star anise (Illicium verum) merupakan salah satu rempah yang berasal dari…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up