Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 6 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Denyut Spiritual Rebana: Sejarah dan Perjalanan Alat Musik Islami Penembus Zaman
Hype

Denyut Spiritual Rebana: Sejarah dan Perjalanan Alat Musik Islami Penembus Zaman

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
Last updated: Agustus 5, 2026 2:10 pm
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 jam lalu
Share
Sejarah dan Perjalanan Alat Musik Islami Rabana
Sejarah dan Perjalanan Alat Musik Islami Rabana (Foto: Wonderful Indonesia)
SHARE

Suara tabuhan rebana sering terdengar mengiringi lantunan selawat, kasidah, hingga berbagai perayaan keagamaan di Indonesia.

Daftar isi Konten
  • Sejarah Rebana
  • Cara Memainkan Rebana

Alat musik tradisional berbentuk bundar ini telah menjadi bagian dari budaya masyarakat selama ratusan tahun. 

Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa rebana sebenarnya berasal dari Timur Tengah dan masuk ke Nusantara bersamaan dengan penyebaran agama Islam.

Seiring waktu, rebana berkembang menjadi warisan budaya yang memiliki nilai seni, sejarah, sekaligus spiritual.

Baca juga:
Bukan Film Aksi, Permainan Tradisional ini Pakai Bola Api Beneran,… Kalau biasanya permainan sepak bola itu pakainya bola yang terbuat dari kulit,…
17 Agustusan Tak Selalu Lomba, Short Getaway Jadi Cara Baru… Momen Hari Kemerdekaan Indonesia identik dengan berbagai kegiatan meriah di lingkungan tempat…
Staycation Sambil Bermain, Cara Baru Menikmati Liburan Keluarga di Bandung Liburan keluarga di Bandung tak selalu harus diisi dengan perjalanan dari satu…
  • Bukan Film Aksi, Permainan Tradisional ini Pakai Bola Api Beneran, Berani Coba?
  • 17 Agustusan Tak Selalu Lomba, Short Getaway Jadi Cara Baru Rayakan Kemerdekaan
  • Staycation Sambil Bermain, Cara Baru Menikmati Liburan Keluarga di Bandung

Sejarah Rebana

Menurut penjelasan dalam Jurnal Akulturasi Kesenian Rebana oleh Syahrul Syah Sinaga, Rebana merupakan salah satu alat musik tradisional yang  berbentuk bundar dan terbuat dari kulit.

Alat musik ini telah populer di Indonesia terutama dalam acara keagamaan seperti Maulid Nabi Muhammad SAW sambil diiringi sholawat.

Mengenal Musik Keroncong, Warisan Budaya Indonesia yang Tak Lekang oleh Waktu

Kata Rebana berasal dari bahasa Arab (Arbaa) yang berarti empat. Bilangan empat ini mengandung prinsip-prinsip dasar agama Islam, yaitu melakukan kewajiban terhadap Allah SWT, masyarakat, kepada alam dan melakukan kewajiban pada diri sendiri.

Berdasarkan literatur sejarah kesenian yang diterbitkan oleh Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional tahun 1990, instrument musik rebana masuk ke Indonesia sekitar abad 15 masehi, kemudian perkembangan agama Islam di Indonesia memberikan pengaruh terhadap perkembangan seni rebana.

Pada masa penyebaran agama Islam, rebana menjadi salah satu media dakwah efektif yang dilakukan oleh Wali Songo.

Musik rebana digunakan untuk mengiringi syair-syair berisi pujian kepada Allah SWT, selawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta pesan-pesan moral yang mudah diterima masyarakat.

Biasanya, Rebana dimainkan saat ada acara syukuran pernikahan, khitanan, Maulid Nabi Muhammad maupun saat peresmian tempat yang berkaitan dengan religi.

Saat ini, rebana banyak dilombakan di sekolah-sekolah islami bahkan perguruan tinggi islam.

Masih mengutip dari Jurnal yang sama, di Indonesia ada beragam jenis rebana yang berkembang sesuai karakter budaya daerah, antara lain:

1. Rebana Hadrah

Jenis rebana yang paling sering digunakan dalam kelompok hadrah untuk mengiringi selawat dan syair Islami.

2. Rebana Kasidah

Digunakan dalam musik kasidah modern maupun tradisional dengan irama yang lebih dinamis.

3. Rebana Biang

Merupakan rebana berukuran besar yang menjadi salah satu kesenian khas masyarakat Betawi.

4. Rebana Ketimpring

Berukuran lebih kecil dibanding rebana biang dan menghasilkan suara yang lebih nyaring.

5. Rebana Marawis

Digunakan dalam musik marawis yang mendapat pengaruh kuat dari budaya Timur Tengah. Biasanya dimainkan secara berkelompok dengan berbagai ukuran alat musik perkusi.

Cara Memainkan Rebana

Rebana dimainkan dengan cara dipukul menggunakan telapak tangan dan jari. Teknik pukulan yang berbeda akan menghasilkan variasi bunyi, seperti nada tinggi, rendah, pendek, maupun panjang.

Dalam sebuah pertunjukan, beberapa pemain biasanya memainkan pola ritme yang saling melengkapi sehingga menghasilkan irama yang harmonis.

Bagi masyarakat Indonesia, rebana bukan sekadar alat musik. Kehadirannya mencerminkan perpaduan antara nilai keagamaan dan budaya lokal yang telah berlangsung selama ratusan tahun.

Rebana juga menjadi simbol kebersamaan karena umumnya dimainkan secara berkelompok dalam berbagai kegiatan sosial maupun keagamaan.

Selain sebagai hiburan, rebana berperan sebagai media penyampaian pesan moral, pendidikan karakter, serta sarana mempererat hubungan antarmasyarakat.

Di tengah perkembangan musik modern, rebana tetap bertahan berkat berbagai upaya pelestarian. Banyak sekolah, pesantren, sanggar seni, hingga komunitas budaya yang mengajarkan cara memainkan rebana kepada generasi muda.

Festival hadrah, lomba kasidah, dan pertunjukan budaya juga menjadi wadah untuk memperkenalkan rebana kepada masyarakat luas

Tag:Musik IslamiRebanaSejarah RebanaSpiritual Rebana
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Polemik ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Layangkan Somasi dan Ultimatum 3×24 Jam ke Pengurus KWP
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus
1
BPS: Laju Ekonomi RI Kuartal II-2026 Melambat ke 5,29 Persen
By Anisa Aulia
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik M. Edy Mahmud dalam konferensi pers di kantornya, 5 Agustus 2026.
2
Narasi Tim Jokowi soal Gelar Raja di NTT Berubah-ubah, Kredibilitas Politik Terancam
By Rahmat Tunny
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
3
Viral Pasien BPJS Soroti Komentar Nakes yang Tak Berempati
By Syifa Fauziah
Petugas melayani warga peserta program BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat, Jakarta
4
Kenapa Makin Banyak Nyamuk di Musim Kemarau? Ini Penjelasan Ilmiahnya 
By Ani Ratnasari
Nyamuk saat musin panas
5

BERITA LAINNYA

Permainan Tradisional Bola Api
Hype

Bukan Film Aksi, Permainan Tradisional ini Pakai Bola Api Beneran, Berani Coba?

Kalau biasanya permainan sepak bola itu pakainya bola yang terbuat dari kulit,…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
14 jam lalu
Hidangan sarapan pagi di Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung
Hype

17 Agustusan Tak Selalu Lomba, Short Getaway Jadi Cara Baru Rayakan Kemerdekaan

Momen Hari Kemerdekaan Indonesia identik dengan berbagai kegiatan meriah di lingkungan tempat…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung
Hype

Staycation Sambil Bermain, Cara Baru Menikmati Liburan Keluarga di Bandung

Liburan keluarga di Bandung tak selalu harus diisi dengan perjalanan dari satu…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Bonus Atlet PON Riau Belum Lunas
Hype

Hampir Dua Tahun Berlalu Bonus Atlet PON Riau Belum Lunas, Netizen: Minta Uangnya Kok Disuruh Berdoa

Sudah hampir 23 bulan sejak PON XXI Aceh-Sumut 2024 berakhir, tapi bonus…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up