Pernah lagi kerja atau belajar, tapi tiba-tiba malah bengong sambil menatap kosong ke satu titik? Terus beberapa menit kemudian baru sadar, “Lah, gue dari tadi ngapain?”
Tenang, kamu nggak sendirian. Namanya juga manusia, kadang otak memang suka kabur sebentar dari realita. Menariknya, kebiasaan melamun ternyata nggak selalu berarti kamu lagi buang-buang waktu.
Dalam kondisi tertentu, melamun justru bisa membantu munculnya ide-ide baru.
Kok bisa?
Otak Nggak Diam
Saat kita melamun, otak sebenarnya tetap bekerja. Ada jaringan otak yang dikenal sebagai default mode network (DMN) yang cenderung aktif ketika perhatian kita nggak sedang fokus pada tugas tertentu.
Jaringan ini berkaitan dengan aktivitas seperti mengingat pengalaman, membayangkan masa depan, memikirkan diri sendiri, sampai menghubungkan berbagai informasi yang sebelumnya terasa nggak berhubungan.
Makanya, kadang ide random justru muncul ketika kamu lagi mandi, naik kendaraan, atau bengong sebelum tidur.
Tiba-tiba, “Eh, gimana kalau idenya begini?”
Otak seperti sedang membuka folder-folder lama, terus menggabungkan isinya menjadi sesuatu yang baru.
Bahan Bakar Kreativitas
Melamun juga bisa memberi ruang buat pikiran kita melakukan apa yang disebut mind-wandering, yaitu ketika perhatian berpindah dari aktivitas utama ke berbagai pikiran lain.
Nah, aktivitas ini bisa membantu proses kreatif karena otak punya kesempatan untuk membuat koneksi yang lebih bebas.
Misalnya kamu lagi mentok bikin konsep konten. Dipaksa mikir terus malah makin blank. Setelah berhenti sebentar, jalan-jalan atau bengong sambil ngopi, tiba-tiba ide yang dicari muncul.
Bukan berarti ide tersebut muncul dari ruang hampa. Bisa saja otak sebelumnya sudah mengumpulkan berbagai informasi, lalu menemukan koneksi baru ketika kamu sedang nggak terlalu fokus.
Alibi Buat Mager
Eits, bukan berarti setelah baca artikel ini kamu langsung boleh bilang, “Gue bukan mager, gue lagi meningkatkan kreativitas.”
Nggak gitu juga, bestie.
Melamun punya banyak bentuk. Melamun singkat yang membantu kita mengambil jeda tentu berbeda dengan melamun berlebihan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kalau kamu sedang mengerjakan tugas yang deadline-nya tinggal satu jam, terus malah bengong dua jam, itu bukan creative break. Itu namanya deadline yang mulai mengejar dari belakang.
Jadi, kuncinya tetap seimbang.
Boleh Dong Bengong?
Boleh banget.
Sesekali memberikan waktu bagi otak untuk nggak terus-terusan menerima informasi bisa menjadi hal yang baik. Apalagi di zaman sekarang saat kita hampir selalu ditemani notifikasi, video pendek, chat, dan berbagai konten yang nggak ada habisnya.
Daripada setiap ada waktu kosong langsung buka HP, kamu bisa sesekali membiarkan pikiranmu mengembara.
Siapa tahu dari bengong lima menit malah muncul ide yang selama ini kamu cari.
Jadi kalau besok kamu ketahuan bengong, nggak perlu buru-buru panik.
Mungkin kamu memang sedang nggak ngapa-ngapain.
Atau jangan-jangan, otakmu lagi brainstorming diam-diam.
Jangan lupa share artikel ini ke teman yang hobi bengong dan follow Instagram @sefruitmedia buat konten menarik lainnya!










