Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan sekitar 1 juta kasus baru hipertensi dari pemeriksaan ulang peserta program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2026.
Temuan tersebut berasal dari pemeriksaan ulang terhadap 9,2 juta peserta CKG yang pada tahun sebelumnya belum terdeteksi memiliki tekanan darah tinggi.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mendeteksi penyakit dan faktor risikonya, sebelum berkembang menjadi komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal.
Melalui Cek Kesehatan Gratis, kita berharap penyakit dapat ditemukan lebih cepat sehingga segera ditangani. Jangan menunggu sampai muncul keluhan atau komplikasi,”
ujar Budi dikutip dari laman Kemenkes RI pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Selain kasus baru, Kemenkes juga mencatat ada sekitar 247 ribu orang yang sebelumnya berstatus prehipertensi kini mengalami hipertensi. Angka tersebut berasal dari 1,3 juta peserta prehipertensi yang menjalani pemeriksaan ulang.
Pada kasus diabetes, dari 8,3 juta peserta yang diperiksa ulang ada sekitar 188 ribu orang yang terdeteksi mengalami diabetes baru, dan sebanyak 16 ribu peserta yang sebelumnya mengalami prediabetes juga berubah menjadi diabetes.
Pengendalian Penyakit
Tak hanya itu, sari hasil pemeriksaan ulang menunjukkan adanya pengendalian penyakit. Dari 2,4 juta penderita hipertensi yang kembali memeriksakan diri, sebanyak 1,1 juta orang berhasil mengontrol tekanan darahnya hingga berada dalam rentang normal.
Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes Maria Endang Sumiwi mengatakan kondisi kesehatan seseorang dapat berubah dari waktu ke waktu.
Pesannya sederhana, lakukan Cek Kesehatan Gratis setiap tahun. Hasil pemeriksaan yang baik pada tahun lalu bukan berarti kondisi kesehatan kita tetap sama pada tahun ini,”
tutur Endang.
Kemenkes mengimbau agar masyarakat memanfaatkan layanan CKG di Puskesmas secara rutin. Hasil pemeriksaan juga perlu ditindaklanjuti melalui perubahan gaya hidup, pengobatan, atau pemeriksaan lanjutan sesuai kondisi peserta.






















