Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 8 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Bahlil Kenang Saat “Dihajar” Demonstran 1,5 Bulan Gegara Larangan Ekspor Nikel
Ekonomi Bisnis

Bahlil Kenang Saat “Dihajar” Demonstran 1,5 Bulan Gegara Larangan Ekspor Nikel

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Agustus 7, 2026 11:07 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: Youtube Kementerian ESDM)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: Youtube Kementerian ESDM)
SHARE

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengenang salah satu fase paling berat dalam perjalanan kariernya di pemerintahan, yakni saat menghadapi gelombang demonstrasi selama satu setengah bulan setelah kebijakan larangan ekspor bijih nikel mulai diterapkan.

Daftar isi Konten
  • Belajar ke Pratikno dan Pramono Anung
  • Sukses Negosiasi dengan China

Pengalaman tersebut menjadi salah satu kisah yang ia tuangkan dalam buku yang diluncurkan pada Peluncuran dan Bedah Buku “10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia” di Jakarta Pusat, Jumat, 7 Agustus 2026.

Bahlil mengisahkan, peristiwa itu terjadi pada 2019, ketika ia baru empat hari menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Di awal-awal, mulanya Bapak Presiden Jokowi dan Pak Luhut, empat hari kemudian memerintahkan saya, Kepala BKPM, saya tidak mau tahu caranya, larang ekspor nikel,”

ujar Bahlil.

Perintah tersebut, kata Bahlil, sempat membuatnya kebingungan. Pasalnya, ia menilai kewenangan terkait kebijakan ekspor mineral seharusnya berada di bawah Kementerian ESDM.

Saya ini seperti baru selesai taruna, tiba-tiba disuruh untuk perang di lapangan. Aturan pun kita belum tahu,”

ujar Bahlil.
Baca juga:
Prabowo Klaim Dua Tahun Pemerintahannya Berbuah Hasil: Rapor Kita Oke Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimistis dengan capaian pemerintahannya setelah hampir dua tahun…
Prabowo Guyon ke Kepala BGN: Baru Seminggu, Rambut Putih Sudah… Presiden Prabowo Subianto menyapa Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono saat menghadiri…
Prabowo Bilang Kecerdasan Bukan dari Sekolah, Tetapi Ditempa Kesulitan Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa kecerdasan seseorang tidak ditentukan oleh latar belakang…
  • Prabowo Klaim Dua Tahun Pemerintahannya Berbuah Hasil: Rapor Kita Oke
  • Prabowo Guyon ke Kepala BGN: Baru Seminggu, Rambut Putih Sudah Nambah
  • Prabowo Bilang Kecerdasan Bukan dari Sekolah, Tetapi Ditempa Kesulitan

Belajar ke Pratikno dan Pramono Anung

Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno.
Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno. (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S)

Untuk mencari kepastian hukum, Bahlil mengaku mendatangi Menteri Sekretaris Negara saat itu, Pratikno, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Kemudian saya datang ke guru saya, mentor, yaitu Pak Mensesneg, waktu itu Pak Pratikno sama Pak Pram. Saya tanyanya kepada mereka apakah ada aturan yang memungkinkan untuk melarang ekspor mikir ini? Kata beliau, ya itu pintar-pintar kamu saja,”

jelas Bahlil.

Berbekal arahan tersebut, Bahlil kemudian mengumpulkan para pelaku usaha nikel, mulai dari perusahaan tambang hingga eksportir. 

Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan untuk menghentikan ekspor bijih nikel, meski saat itu belum ada surat keputusan menteri yang mengatur kebijakan tersebut.

Keputusan tersebut memicu penolakan dari berbagai pihak. Bahlil mengaku harus menghadapi aksi demonstrasi selama sekitar satu setengah bulan. Bahkan, saat melaporkan situasi itu kepada Luhut, ia diminta menghadapi gelombang protes tersebut sendiri.

Waktu itu kita dihajar terus. Saya didemo 1,5 bulan. Kata Opung, Lil, kau aja dulu hadapilah. Jadi junior ini paling tidak enak sekali. 1,5 bulan saya didemo, karena kita mantan tukang demo saya pikir mungkin ini bagian daripada olahan mereka,”

beber Bahlil.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto beritajakarta.id)

Sukses Negosiasi dengan China

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil juga mengenang keberhasilannya mengeksekusi proyek pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik senilai US$8,6 miliar. Saat itu, ia ditugaskan bernegosiasi dengan mitra dari China, Jepang, dan Korea Selatan.

Jadi pulang, goal US$8,6 miliar tereksekusi tanpa bahasa Inggris. Tidak ada bahasa Inggris. Jangan tanya saya bahasa Inggris saya berapa. Saya pulang, saya lapor sama Presiden Jokowi,”

ungkap Bahlil.

Meski proyek tersebut berhasil direalisasikan, Bahlil mengaku sempat merasa minder saat melakukan perundingan. Ia mengatakan lawan bicaranya merupakan para menteri dari negara lain, sedangkan dirinya saat itu hanya menjabat sebagai kepala badan.

Saya ketemunya itu sama Menkonya, saya cuma kepala badan. Sekalipun di negara kita tahu kepala badan itu setingkat menteri,”

ujar Bahlil.

Menurut Bahlil, pengalaman tersebut menjadi salah satu latar belakang lahirnya Kementerian Investasi yang kemudian digabungkan dengan BKPM. Saat ini, kementerian tersebut bernama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM yang dipimpin Rosan Roeslani.

Jadi Pak Rosan, mohon maaf, sebagian hak cipta saya ada di BKPM. Sejak 2021, feeling saya, Kementerian Investasi itu harus menjadi Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Makanya Deputi Hilirisasi sudah ada sejak tahun 2021,”

jelas Bahlil.
Baca juga:
Soal Kuota Nikel dan Batu Bara, Indef Minta Pemerintah 'Buka… Indef Green Transition Initiative (GTI) mendesak pemerintah membuka secara transparan dasar penentuan…
PNBP Kementerian ESDM 2025 Tembus Rp138 Triliun, Bahlil Garansi Tetap… Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral…
Waduh! Gelar ‘Raja Timur’ Jokowi Sudah Diseting oleh PSI Sebelum… Politisi PDI Perjuangan Mohammad Guntur Romli mengatakan narasi pemberian gelar “Raja Timur”…
  • Soal Kuota Nikel dan Batu Bara, Indef Minta Pemerintah 'Buka Kartu' RKAB…
  • PNBP Kementerian ESDM 2025 Tembus Rp138 Triliun, Bahlil Garansi Tetap Akuntabel
  • Waduh! Gelar ‘Raja Timur’ Jokowi Sudah Diseting oleh PSI Sebelum Safari Politik…
Tag:Bahlil LahadaliaBKPMJokowiKementerian Investasilarangan ekspornikel
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prabowo Injak dan Banting Genteng Sabut Kelapa BRIN: Cikal Bakal ‘Gentengnisasi’ Rumah Rakyat?
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
1
Kapolresta Banda Aceh Diamankan Propam Mabes Polri, Dugaan Kasus Narkoba Bikin Geger!
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi Mabes Polri amankan perwira polisi.
2
Persib Gagal Adu Penalti! Persebaya Cetak Sejarah Jadi Juara Baru Piala Presiden 2026
By Hadi Febriansyah
Persebaya Juara Piala Presiden 2026. (Sumber: Media Piala Presiden)
3
Bintang Jatuh di Denpasar: Klub Five Stars Digerebek Bareskrim, 53 Orang Ditangkap
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi penggerebekan klub malam oleh polisi.
4
Utang Whoosh Diambil Kemenkeu, Purbaya Beberkan Caranya dan Klaim Tak Bebani APBN
By Anisa Aulia
Kereta Cepat Whoosh
5

BERITA LAINNYA

Kereta Cepat (Whoosh) Jakarta-Bandung. (Sumber: Dok. KCIC)
Ekonomi Bisnis

Diklaim Purbaya Tak Bebani APBN, Utang Whoosh Justru Bisa Jadi ‘Bom Waktu’

Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh akan diselesaikan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Ekonomi Bisnis

Kepuasan terhadap Prabowo Anjlok, Publik Lebih Percaya Kondisi Ekonomi Riil daripada Angka Pemerintah

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menurun tajam sekitar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
9 jam lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Akhir Pekan Ditutup Menghijau, Rupiah Menguat Rp17.897 per Dolar AS dan IHSG Naik 1,04 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup menguat…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
9 jam lalu
Ilustrasi Rumah Tapak.
Ekonomi Bisnis

Penjualan Rumah Membaik di Kuartal II-2026, Masih Ada 70 Persen Pembeli Andalkan KPR

Bank Indonesia (BI) mencatat, adanya perbaikan penjualan rumah dan kenaikan harga properti…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
9 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up