Kobaran api yang melahap gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta merambat hingga enam lantai.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan api membakar area dari lantai 11 hingga lantai 16.
Kondisi itu membuat petugas tidak hanya fokus memadamkan api, tetapi juga mengantisipasi perambatan.
Jadi kebakaran terjadi dari lantai 11 sampai dengan lantai 16, sementara itu,”
kata Bayu di lokasi, Sabtu, 8 Agustus 2026, dini hari.
Bayu mengatakan petugas sengaja bertahan di lantai 10 sebagai batas untuk memastikan api tidak kembali menjalar.
Hingga sekitar pukul 01.53 WIB, proses penanganan masih berlangsung dan mulai memasuki tahap pendinginan.
Alhamdulillah tadi saya sampaikan di awal, kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan kembali gitu, tidak ada perambatan kembali dan saat ini teman-teman masih menyisir sekarang sudah ada di lantai 12,”
ujarnya.
Sebanyak 30 unit kendaraan pemadam dengan 185 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran. Gulkarmat juga menurunkan tiga unit Bronto untuk membantu proses pemadaman.
Penanganan api tak berjalan mudah. Kondisi angin Jakarta yang cukup kencang membuat kobaran api berpotensi kembali muncul setelah berhasil dipadamkan.
Cuaca Jakarta angin kali terasa kan gitu ya agak sedikit cukup kencang itu yang menjadi pemicu kembali untuk timbulnya kebakaran,”
kata Bayu.
Membutuhkan Waktu Lama
Selain angin, material yang terbakar juga disebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama.
Terkait dengan material yang terbakar itu ya juga salah satu menjadi penyebab terbakar, apa, kebakaran ini agak sedikit agak lama,”
ungkapnya.
Di tengah proses pemadaman, petugas menemukan seorang pekerja di lantai 15. Pekerja tersebut berhasil dievakuasi dan kemudian dibawa ke rumah sakit.
Dan alhamdulillah tadi kami berhasil men-evacuate satu orang pekerja sepertinya, itu dari lantai 15,”
kata Bayu.
Bayu mengatakan kondisi korban berdasarkan pemeriksaan awal cukup baik. Ia sempat melihat kondisi saturasi korban sebelum dibawa untuk mendapatkan penanganan medis.
Alhamdulillah tadi saya lihat sih saturasinya bagus ya,”
ujarnya.
Hingga kini, belum diketahui dari lantai mana api pertama kali muncul. Gulkarmat juga belum dapat memastikan penyebab kebakaran yang menghanguskan area lantai 11 hingga lantai 16 tersebut.
Kami belum, belum tahu ya, belum tahu pokoknya antara lantai 11 sampai lantai 16 itu aja,”
jelas Bayu.
Gedung tersebut diketahui digunakan sejumlah instansi Pemprov DKI Jakarta, termasuk Bapenda dan BPAD.
Namun, Bayu belum dapat memastikan apakah saat kebakaran terjadi masih ada aktivitas di dalam gedung.
Ya kan kalau kantor itu biasanya tutup magrib ya, tutupnya magrib ya, sepertinya tidak ada aktivitas,”
ujarnya.
Petugas masih melakukan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Gulkarmat belum bisa memastikan kapan seluruh proses penanganan selesai.
Target padam, sama-sama doa ya secepatnya ya,”
tambah Bayu.





















