Pernah nggak sih ada di fase ketika hidup terasa kayak “gue sebenarnya mau ke mana, ya?” Mau kerja bingung, soal relationship juga bingung, masa depan apalagi. Sementara buka media sosial, rasanya semua orang sudah punya hidup yang tertata rapi.
Tenang, kamu nggak sendirian. Kalau lagi ada di fase lost, mungkin beberapa buku ini bisa jadi teman sekaligus bahan refleksi.
- The Midnight Library — Matt Haig
Pernah kepikiran, “Kalau dulu gue memilih jalan yang berbeda, hidup gue bakal kayak apa?”
Buku ini mengajak kita mengikuti Nora Seed yang mendapatkan kesempatan untuk melihat berbagai versi kehidupan yang mungkin terjadi kalau ia mengambil keputusan berbeda. Cocok buat kamu yang terlalu sering hidup dalam kata “seandainya”.
- The Alchemist — Paulo Coelho
Kalau kamu lagi mempertanyakan tujuan hidup, The Alchemist bisa jadi bacaan yang pas.
Ceritanya mengikuti Santiago, seorang penggembala muda yang melakukan perjalanan untuk mengejar mimpinya. Sepanjang perjalanan, ia justru menemukan banyak hal tentang dirinya sendiri.
Kadang, tujuan hidup memang nggak langsung kelihatan. Bisa jadi kita harus jalan dulu baru tahu arahnya.
- Man’s Search for Meaning — Viktor E. Frankl
Buku ini memang lebih serius, tapi punya perspektif menarik tentang bagaimana manusia mencari makna di tengah situasi yang sulit.
Frankl membagikan pengalaman hidupnya sekaligus pemikirannya sebagai seorang psikiater. Buku ini cocok kalau kamu lagi ingin membaca sesuatu yang lebih reflektif tentang makna hidup dan cara menghadapi keadaan yang nggak selalu bisa kita kontrol.
- Ikigai — Héctor García & Francesc Miralles
Bingung mencari sesuatu yang bikin hidup terasa lebih berarti? Coba kenalan dengan konsep ikigai.
Buku ini membahas filosofi Jepang tentang menemukan alasan untuk bangun setiap pagi. Bukan berarti kamu harus langsung menemukan “passion” terbesar dalam hidup, kok.
Kadang, hal kecil yang bikin kita semangat menjalani hari juga sudah cukup berarti.
- Atomic Habits — James Clear
Kalau kamu sudah bosan merasa hidup berantakan dan pengin mulai pelan-pelan memperbaikinya, Atomic Habits bisa jadi pilihan.
Buku ini membahas bagaimana perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten bisa membentuk kebiasaan dan hasil yang lebih besar.
Jadi, nggak harus langsung “besok gue berubah total.” Mulai dari hal kecil juga sah.
Pada akhirnya, buku memang nggak bisa memberikan jawaban instan soal hidup. Tapi terkadang, membaca cerita atau sudut pandang orang lain bisa membantu kita melihat masalah dari sisi yang berbeda.
Karena mungkin kamu bukan benar-benar nggak tahu mau ke mana. Kamu cuma sedang butuh waktu untuk mencari tahu.
Jangan lupa share artikel ini dan follow Instagram @sefruitmedia untuk informasi menarik lainnya, ya!










