Kuasa hukum eks Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, Febri Diansyah mengungkap kliennya sempat menyadari dirinya telah terlalu lama menjabat sebagai Jampidsus setelah menangani dan mengungkap sejumlah perkara besar.
Dijelaskannya, pernyataan itu muncul dalam pembicaraan mengenai banyaknya perkara yang ditangani Febrie hingga mengembalikan aset dan uang kepada negara.
Terlalu cepat saya pikir ya kalau bicara insting. Yang saya tahu dan beliau juga sampaikan pada saat itu adalah, ‘Sepertinya saya terlalu lama menjadi Jampidsus.’ Beliau bilang begitu,”
kata Febri kepada Owrite, Rabu, 12 Agustus 2026.
Eks Jampidsus itu menyampaikan hal tersebut karena selama menjabat Jampidsus sejumlah perkara besar berhasil diungkap dan asset recovery dari perkara-perkara tersebut dikembalikan kepada negara.
Karena memang ada sejumlah perkara-perkara besar yang diungkap dan kemudian dikembalikan ke negara uangnya. Asset recovery-nya dikembalikan ke negara,”
ucapnya.
Ada Pihak Terganggu
Dikatakan Febri, penanganan perkara-perkara besar tersebut juga tidak terlepas dari perdebatan. Ia menyebut selalu ada pihak yang merasa terganggu atau tidak senang ketika sebuah perkara besar diungkap dan diproses.
Kita juga tahu ada perdebatan terkait dengan perkara-perkara tersebut. Benar gitu kan,”
jelasnya.
Lanjut Febri, pihaknya menyadari bahwa penanganan perkara besar dapat menimbulkan reaksi dari pihak-pihak tertentu.
Namun, ia menegaskan tim hukum belum sampai pada kesimpulan bahwa ada pihak tertentu yang melakukan pergerakan terhadap Febrie.
Tetapi ketika menangani sebuah perkara besar selalu ada pihak yang terganggu. Selalu ada pihak yang tidak senang ketika perkara itu diungkap,”
ujarnya.
Meski demikian, Febri menyebut kemungkinan adanya pergerakan dari pihak-pihak yang terganggu oleh perkara-perkara tersebut sempat menjadi pembicaraan antara dirinya dan Febrie. Namun, ia menegaskan belum memiliki kesimpulan mengenai hal tersebut.
Kami belum sampai pada kesimpulan apakah ada pergerakan dari pihak-pihak tersebut. Kami belum sampai ke sana. Tetapi itu sempat jadi obrolan,”
tegasnya.





















