Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 12 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Proyek dan Program Prabowo Bertebaran, Pengamat: Kesejahteraan Warga Belum Terasa
Ekonomi Bisnis

Proyek dan Program Prabowo Bertebaran, Pengamat: Kesejahteraan Warga Belum Terasa

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Agustus 12, 2026 4:15 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/app/kye)
SHARE

Pengamat ekonomi dari Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P. Sasmita menilai kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak cukup hanya diukur dari capaian pertumbuhan ekonomi dan berbagai program pemerintah.

Daftar isi Konten
  • Capaian Pemerintah Tetap Patut Diapresiasi
  • Dua Ukuran Menilai Kinerja Prabowo
  • Pertumbuhan 5 Persen Harus Terasa

Menurutnya, ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana pertumbuhan tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kalau kita berbicara fakta ekonomi, rapor pemerintahan seharusnya tidak ditentukan oleh pemerintah sendiri, tapi dinilai berdasarkan indikator yang terukur, dibandingkan dengan kondisi awal ketika mulai memerintah, serta dibandingkan dengan target yang mereka tetapkan sendiri,”

kata Ronny kepada Owrite, Rabu, 12 Agustus 2026.
Baca juga:
Prabowo Mau Sisihkan Keuntungan BUMN Dialihkan ke APBN, Purbaya: Buat… Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan menyisihkan sebagian keuntungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)…
Kritik Tradisi Joget Saat HUT RI di Istana, Pakar: Stop… Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago meminta tradisi…
Safari Gibran Disentil Pengamat: Tanpa Kebijakan Nyata, Itu Hanya Sebatas… Analis kebijakan publik Universitas Trisakti Faisal Sallatalohy menilai rangkaian kunjungan Wakil Presiden…
  • Prabowo Mau Sisihkan Keuntungan BUMN Dialihkan ke APBN, Purbaya: Buat Bayar Utang
  • Kritik Tradisi Joget Saat HUT RI di Istana, Pakar: Stop Sudahi, Rakyat…
  • Safari Gibran Disentil Pengamat: Tanpa Kebijakan Nyata, Itu Hanya Sebatas Kamuflase Politik

Capaian Pemerintah Tetap Patut Diapresiasi

Menurut Ronny, pemerintahan Prabowo-Gibran memang mencatat sejumlah capaian yang patut diapresiasi, seperti ketahanan pangan, hilirisasi, pembangunan infrastruktur, penguatan industri strategis, serta sejumlah program sosial.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi yang masih berada di kisaran 5 persen dinilai belum sepenuhnya mencerminkan ambisi pemerintahan Prabowo-Gibran. Pemerintahan tersebut sebelumnya menargetkan pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih tinggi, yakni menuju 8 persen.

Kalau tolok ukurnya adalah stabilitas dan kesinambungan, pemerintah bisa mengatakan ada kemajuan. Tetapi kalau tolok ukurnya adalah target transformasi ekonomi yang dijanjikan pada masa kampanye, jaraknya masih cukup jauh,”

ujarnya.
Gedung Perkantoran di SCBD Jakarta. (Sumber: Unsplash/Bayu Syaits)
Gedung Perkantoran di SCBD Jakarta. (Sumber: Unsplash/Bayu Syaits)

Dua Ukuran Menilai Kinerja Prabowo

Ronny menilai evaluasi terhadap pemerintahan sebaiknya menggunakan dua ukuran sekaligus. Pertama, melihat apakah kondisi ekonomi saat ini membaik dibandingkan dengan kondisi ketika pemerintahan mulai berjalan.

Kedua, melihat apakah capaian tersebut sudah sesuai dengan janji dan target yang ditawarkan kepada masyarakat saat Pilpres 2024.

Menurutnya, ukuran keberhasilan juga tidak seharusnya berhenti pada pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). Pemerintah perlu memastikan pertumbuhan ekonomi menghasilkan lapangan kerja berkualitas, meningkatkan produktivitas, serta mendorong kenaikan pendapatan dan daya beli masyarakat.

Ujian terbesar pemerintahan Prabowo adalah mengubah pertumbuhan ekonomi menjadi peningkatan kesejahteraan yang terasa di tingkat rumah tangga,”

jelas Ronny.
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.)

Pertumbuhan 5 Persen Harus Terasa

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen akan menjadi kurang bermakna secara sosial-politik apabila masyarakat masih menghadapi kesulitan memperoleh pekerjaan berkualitas, pendapatan riil yang stagnan, tekanan terhadap kelas menengah, maupun persoalan daya beli.

Pemerintah bisa memiliki banyak proyek dan program, tetapi masyarakat pada akhirnya menilai melalui pertanyaan yang sangat sederhana: apakah pendapatan saya naik, apakah pekerjaan saya lebih aman, apakah biaya hidup lebih terkendali, apakah daya beli saya membaik, dan apakah masa depan keluarga saya lebih baik?”

tuturnya.

Karena itu, Ronny menilai optimisme pemerintah perlu ditempatkan sebagai modal untuk memperbaiki kinerja, bukan sebagai pengganti evaluasi terhadap capaian yang sudah berjalan.

Confidence harus menjadi modal untuk memperbaiki kinerja, bukan menjadi pengganti evaluasi kinerja,”

imbuhnya.
Baca juga:
Prabowo Diisukan Reshuffle Kabinet Usai 17 Agustus, Bahlil: Kita Serahkan… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merespons kabar Presiden…
RUU Perampasan Aset Disorot, Jangan Beri Aparat Kuasa Rampas Harta… Pakar kebijakan publik Bambang Harymurti menegaskan, aparat penegak hukum tidak boleh memiliki…
Destry Calon Tunggal Gubernur BI, Menkeu Kabinet Bayangan: Prabowo Cari… Penunjukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai menjadi…
  • Prabowo Diisukan Reshuffle Kabinet Usai 17 Agustus, Bahlil: Kita Serahkan ke Presiden
  • RUU Perampasan Aset Disorot, Jangan Beri Aparat Kuasa Rampas Harta Warga Tanpa…
  • Destry Calon Tunggal Gubernur BI, Menkeu Kabinet Bayangan: Prabowo Cari Aman

Tag:HeadlineKesejahteraan MasyarakatPertumbuhan EkonomiPrabowo SubiantoProgram Presiden PrabowoRapor Merah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Seskab Teddy-Bahlil Masuk Tiga Besar Menteri Terbaik Versi IPO, Pengamat: Sangat Tidak Logis
By Rika Pangesti
Ilustrasi Bahlil
1
Mengerikan! WNI Jadi Korban Serangan Rudal Houthi, Kapal Tihama Terbakar di Selat Bab al-Mandeb
By Natania Longdong
Ilustrasi kapal yang diserang rudal.
2
Viral Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras, Newport Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf
By Syifa Fauziah
Booth Newport di festival musik.
3
Utang Pemerintah Membengkak Rp373 Triliun dalam 3 Bulan, Kini Tembus Rp10.293 Triliun
By Anisa Aulia
Tumpukan uang rupiah dari tabungan masyarakat. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
4
Megawati Bicara 4 Bekal Manusia Indonesia: Jangan Jadi Penjilat dan Sering Loncat Pagar!
By Rika Pangesti
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam acara Ekspos Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II. (Sumber: YouTube BPIP RI)
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu, Jakarta (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Prabowo Mau Sisihkan Keuntungan BUMN Dialihkan ke APBN, Purbaya: Buat Bayar Utang

Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan menyisihkan sebagian keuntungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
7 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu, Jakarta (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Utang Pemerintah Tembus Rp10.293 Triliun, Gini Cara Purbaya Biar Tak Tambah Banyak

Utang pemerintah mencapai Rp10.293,69 triliun per Juni 2026 atau 41,26 persen terhadap…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Pengunjung mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dari layar gawai di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Sumber: Antara Foto/Fakhri Hermansyah/hma)
Ekonomi Bisnis

IHSG Ditutup Menghijau 1,69 Persen, Tapi Rupiah Malah Loyo ke Rp17.877 per Dolar AS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah ditutup bertolak belakang…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan situasi keuangan negara pada konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026 di Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S/wsj)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Klaim Rp20,5 Triliun Bantuan Pusat Sudah Mengalir ke 490 Pemda

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah sudah menyalurkan bantuan dana sebesar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up