Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot pada Kamis pagi, 13 Agustus 2026. IHSG diperdagangkan melemah sebesar 0,53 persen ke level 6.339.
Nilai transaksi IHSG sebesar Rp801,4 miliar, dengan melibatkan 1,7 miliar saham dalam 118,9 ribu kali transaksi. Sebanyak 247 saham turun, 223 tidak bergerak, dan 185 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG akan menguat pada perdagangan hari ini. Penguatan karena MSCI yang tetap mempertahankan status emerging market pasar modal RI.
Setelah pengumuman MSCI tetap di emerging market, IHSG berpotensi lanjut menguat kembali. Asalkan tetap berada di atas 6.300, target IHSG ke 7.300 middle term,”
ujar Fanny dalam risetnya Kamis, 13 Agustus 2026.
Bursa Asia


Adapun untuk bursa Asia mayoritas menguat pada perdagangan Rabu, 12 Agustus. Penguatan didorong optimisme terhadap prospek investasi Artificial Intelligence (AI), setelah kinerja sejumlah perusahaan teknologi AS menunjukkan permintaan infrastruktur AI masih kuat.
Tercatat indeks Jepang, Nikkei 225 naik 0,8 persen dan Topix menguat 0,9 persen. Indeks KOSPI Korea Selatan ditutup melonjak 3,7 persen dan KOSDAQ bertambah 0,12 persen.
Lantas untuk perdagangan hari ini Fanny memproyeksikan, IHSG akan bergerak di level support 6.300 hingga 6.320. Sedangkan level resist IHSG di kisaran 6.400 hingga 6.450.
























