Polda Metro Jaya memulangkan 21 terduga penyusup yang sempat ditangkap jelang demonstrasi BEM UI di Bundaran Hotel Indonesia. Ketika ditangkap, mereka kedapatan membawa petasan maupun botol kaca yang diduga hendak dijadikan bom molotov.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kepulangan dilakukan setelah Satgas Gakkum Polda Metro Jaya mengedukasi mereka.
“Terhadap 21 orang ini telah dipulangkan. Ada pendekatan preemptive education yang dilakukan oleh Satgas Gakkum Polda Metro Jaya,”
ujar Budi di Mapolda Metro Jaya, Kamis, 20 Agustus 2026.
Penting Edukasi
Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi memastikan mereka bukan bagian dari mahasiswa yang akan berunjuk trasa. Melainkan, terduga perusuh yang ingin menyusup setelah mengetahui adanya rencana demonstrasi.
“Jadi memang mereka datang, mendengar akan ada kegiatan penyampaian aspirasi. Seandainya terjadi keributan, kerusuhan, chaos, dan lain-lain, mereka juga ikut di dalam kegaduhan itu,”
ucap Budi.
Kepolisian mengedepankan pendekatan berupa pencegahan dan edukasi terhadap orang-orang yang membawa barang berbahaya di lokasi demonstrasi.
“Dilakukan preemptive education (kepada mereka) bahwa langkah-langkah (mereka) dan barang yang dibawa ini adalah salah, tidak pada peruntukan, tidak pada momen penyampaian,”
kata dia.

























