Persija Jakarta baru saja menjalani pertandingan uji coba menghadapi Police Tero pada 19 Agustus 2026. Laga itu jadi bagian dari persiapan Macan Kemayoran setelah menjalani program latihan intensif selama sepekan.
Hasil positif yang diraih Macan Kemayoran memang menjadi catatan tersendiri. Namun, bagi pelatih Shin Tae-yong, kemenangan bukanlah indikator utama yang ingin dilihat dari pertandingan tersebut.
Pelatih asal Korea Selatan itu lebih menitikberatkan penilaian pada kemampuan pemain dalam menerapkan strategi serta taktik yang diberikan selama sesi latihan.
Laga kontra Police Tero menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat sejauh mana materi latihan selama sepekan dapat diterapkan dalam pertandingan.
Shin Tae-yong menilai perkembangan para pemain menerjemahkan instruksi taktik ke dalam permainan jauh lebih penting dibandingkan sekadar melihat skor akhir pertandingan.
Evaluasi juga dilakukan terhadap kondisi fisik para pemain. Hal tersebut jadi perhatian karena skuad Persija baru saja menjalani pekan pertama training camp dengan intensitas latihan yang cukup tinggi.
Dampak Latihan Fisik
Pada pekan pertama pemusatan latihan, Arlyansyah Abdulmanan Cs dapat menu latihan fisik yang intensif. Para pemain jalani dua sesi latihan setiap hari.
Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kebugaran sekaligus daya tahan fisik pemain sebelum menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya.
Dengan pola latihan tersebut, kondisi tubuh pemain belum sepenuhnya kembali segar ketika menghadapi Police Tero. Rasa lelah akibat program latihan fisik masih terasa saat mereka menjalani pertandingan.
Meski demikian, Shin Tae-yong melihat adanya perkembangan positif dari sisi tenaga pemain.
Meskipun setelah latihan fisik tubuh para pemain saat ini masih terasa berat, mereka tetap menunjukkan usaha untuk melaluinya,” .
tutur Shin Tae-yong, dalam keterangannya, Jumat, 21 Agustus 2026
Lawan Chiangrai United
Persija tak punya banyak waktu untuk beristirahat. Setelah menghadapi Police Tero, tim akan kembali menjalani pertandingan uji coba. Laga berikutnya akan mempertemukan Persija dengan Chiangrai United pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Pertandingan tersebut akan dimanfaatkan Shin Tae-yong untuk kembali membangun komposisi tim utama sekaligus mematangkan pola permainan yang ingin diterapkan.
Untuk pertandingan kedua, kami akan berusaha membuat tim utama yang bisa bermain semaksimal mungkin dan terus membangun pola permainan yang ingin kami terapkan,”
kata Shin Tae-yong.
Rangkaian pertandingan uji coba menjadi bagian penting dari proses Persija membangun tim. Selain mengevaluasi kondisi fisik pemain, laga tersebut juga memberikan kesempatan bagi Shin Tae-yong untuk mengukur efektivitas taktik yang telah diberikan dalam sesi latihan.
Dengan program latihan yang masih berjalan, Persija diharapkan terus mengalami perkembangan sebelum memasuki pertandingan kompetitif. Laga lawan Chiangrai United pun jadi kesempatan berikutnya bagi Macan Kemayoran untuk menguji sekaligus menyempurnakan permainan.























