Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah pada perdagangan Senin pagi, 24 Agustus 2026. IHSG sempat dibuka menguat sebesar 0,19 persen, namun pada pukul 09.03 WIB melemah 0,06 persen ke level 6.521.
Pelemahan IHSG ini mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp840,2 miliar, dengan melibatkan 3,07 miliar saham dalam 131,7 ribu kali transaksi. Sebanyak 192 saham turun, 234 tidak bergerak, dan 271 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG akan menguat pada perdagangan hari ini. Penguatan ini karena dampak penguatan bursa saham Amerika Serikat (AS).
IHSG berpotensi lanjut menguat hari ini, efek dari penguatan di bursa AS,”
ujar Fanny dalam analisisnya Senin, 24 Agustus 2026.
Bursa Asia


Fanny menuturkan, untuk bursa Asia bergerak beragam pada perdagangan Jumat, 21 Agustus, dengan mayoritas indeks naik. Tercatat indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,30 persen, Hang Seng Hong Kong menguat 1,21 persen, Taiex Taiwan naik 0,65 persen.
Kemudian Kospi Korea Selatan naik 0,88 persen, ASX 200 Australia melemah 0,27 persen. Sementara itu, Straits Times naik 0,30 persen, dan FTSE Malaysia turun moderat 0,01 persen.
Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan bahwa IHSG akan bergerak di level support 6.480 hingga 6.500. Sedangkan level resist IHSG di kisaran 6.600 hingga 6.700.























