Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 25 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Bukan Cuma Pantai! Ini Sembilan Fakta Unik Desa Sade Lombok yang Bikin Geleng-Geleng Kepala
Cari Tahu

Bukan Cuma Pantai! Ini Sembilan Fakta Unik Desa Sade Lombok yang Bikin Geleng-Geleng Kepala

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Agustus 24, 2026 12:15 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Kampung Adat Sade, Desa Rambitan
Kampung Adat Sade, Desa Rambitan, (Foto: Desa Sade – Go Mandalika)
SHARE

Lombok memang identik dengan pantainya yang eksotis, perbukitan hijau, dan sunset nya yang estetik. 

Tapi kalau kamu mau cari pengalaman liburan yang beda dan out of the box, coba sesekali lirik wisata budayanya. Salah satu tempat yang wajib masuk bucket list kamu adalah Desa Sade.

Terletak di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Desa Sade merupakan permukiman asli Suku Sasak yang sampai detik ini masih teguh memegang teguh tradisi leluhur. 

Merujuk pada laman GoMandalika, desa ini menawarkan kesempatan langka buat kamu menyaksikan dari dekat bagaimana kearifan lokal berpadu dengan kehidupan modern.

Sebelum kamu meluncur ke sana, yuk intip sembilan keunikan Desa Sade yang siap bikin kamu geleng-geleng kepala!

1. Arsitektur Bebas Paku

Begitu menjejakkan kaki di Desa Sade, kamu langsung disuguhi deretan rumah tradisional (bale) yang jauh dari kebanyakan cluster tempatmu tinggal. 

Baca juga:
Sade Terbakar, Warisan Budaya Sasak Dipertaruhkan Kebakaran yang melanda Kampung Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok…
KMP Putri Yasmin Terbakar, Komisi V DPR Beri ‘Lampu Kuning’… Persoalan keselamatan transportasi laut kembali jadi sorotan usai KMP Putri Yasmin rute…
Kasus Santri Dibakar di Lombok, Pakar: Pelaku Bisa Dijerat Pasal… Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya Aan Eko Widiarto menilai penyidik masih berpeluang…
  • Sade Terbakar, Warisan Budaya Sasak Dipertaruhkan
  • KMP Putri Yasmin Terbakar, Komisi V DPR Beri ‘Lampu Kuning’ Pengawasan Pelayaran…
  • Kasus Santri Dibakar di Lombok, Pakar: Pelaku Bisa Dijerat Pasal Lebih Berat

Mengutip dari Lombok Click Holiday, rumah-rumah disana dibangun penuh menggunakan bahan alami seperti kayu, bambu, bedek (anyaman bambu), dan atap alang-alang. 

Kerennya lagi, bangunan ini tidak memakai paku besi sama sekali, melainkan pasak bambu. Sederhana, tapi terbukti tangguh melintasi zaman.

2. Lantai Dilapisi Kotoran Kerbau

Ini dia fakta yang paling sering bikin pengunjung penasaran sekaligus heran. 

Lantai rumah warga Sade rupanya diolesi campuran tanah liat, abu jerami, dan kotoran kerbau atau kuda. 

Eits, jangan bayangkan fisiknya bau atau jorok ya! Campuran bahan alami ini justru berfungsi sebagai perekat organik agar lantai tanah menjadi lebih padat, halus, keras, dan bebas nyamuk. 

Ini jadi bukti nyata bagaimana masyarakat Sade memanfaatkan material sekitar yang super efisien.

3. Pintu Rumahnya Rendah

Saat mau masuk ke dalam bale, kamu pasti menyadari ukuran pintunya yang tergolong pendek dan tanpa jendela. 

Ternyata ada filosofi mendalam di balik design tersebut, setiap tamu yang mau masuk ke rumah secara otomatis harus menundukkan badan. 

Dalam budaya Sasak, gesture menunduk ini melambangkan rasa hormat dan rendah hati kepada sang pemilik rumah.

Sade Terbakar, Warisan Budaya Sasak Dipertaruhkan

4. Pembagian Bangunan Sangat Spesifik

Kawasan permukiman Sade tidak sekadar berisi rumah tinggal. Di sini terdapat tata ruang bangunan dengan fungsi yang sangat spesifik:

  • Berugaq (Sekepat): Saung terbuka tanpa dinding untuk menerima tamu.
  • Sekenam: Bangunan bertiang enam untuk kumpul keluarga, diskusi internal, hingga belajar tata krama.
  • Sambi, Alang, & Lumbung: Bangunan khusus untuk menyimpan hasil panen dan cadangan pangan.

5. Komunitas Suku Sasak yang Kontinu

Masyarakat yang menghuni kawasan tradisional ini 100% merupakan Suku Sasak, penduduk asli sekaligus kelompok mayoritas di Pulau Lombok. 

Mereka tidak cuma berakting untuk keperluan pariwisata, melainkan benar-benar menjalani keseharian menggunakan bahasa daerah, pakaian adat, hingga norma tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.

6. Surga Kain Tenun Ikat Khas Lombok

Buat kamu pencinta fashion etnik atau sekadar berburu oleh-oleh unik, Desa Sade adalah tempatnya. 

Para wanita di desa ini piawai menenun kain khas Lombok secara manual. 

Membeli kain tenun langsung dari pengrajinnya tentu jadi pilihan souvenir yang jauh lebih berkesan dan berdampak langsung bagi ekonomi lokal dibanding sekadar membeli keychain biasa.

7. Atraksi Budaya

Kalau beruntung, kunjunganmu bakal disambut dengan pertunjukan seni tradisional yang memukau. Ada Peresean, yaitu seni bertarung ketangkasan antara dua pepadu (petarung) menggunakan tongkat rotan dan perisai kulit.

Selain itu ada juga permainan gangsingan tradisional hingga lantunan musik energik dari Gendang Beleq (gendang berukuran besar).

8. Aturan Pembangunan Rumah yang Ketat

Membangun rumah di Desa Sade tidak bisa sembarangan mengikuti tren arsitektur kekinian. Menurut aturan adat, ada tata cara khusus mengenai arah, ukuran, lokasi, hingga penentuan hari baik berdasarkan penanggalan Sasak. 

Pasangan muda yang baru menikah pun tidak serta-merta bisa menambah bangunan baru jika tidak mendapat warisan lahan. 

Aturan ketat inilah yang membuat lanskap Desa Sade tetap otentik dan terhindar dari komersialisasi berlebih.

9. Etika Kunjungan

Kalau kamu tertarik buat melakukan cultural immersion di Desa Sade, kamu bakal dapat perspektif baru tentang arti kesederhanaan dan kebersamaan. 

Namun perlu diingat, Desa Sade adalah ruang hidup dan tempat tinggal warga, bukan sekadar objek foto. 

Selalu jaga sopan santun, hormati adat setempat, dan pastikan meminta izin terlebih dahulu sebelum mengambil foto warga maupun area dalam rumah mereka.

Jadi sebenarnya pesona Desa Sade justru terletak pada hal-hal sederhana yang tetap dipertahankan di tengah gempuran modernisasi. 

Kalau kamu itinerary liburanmu ke Lombok sudah penuh dengan daftar pantai, jangan lupa sisihkan waktu setengah hari untuk mampir ke Desa Sade. 

Siapa tahu, dari sudut kampung tradisional ini kamu justru menemukan kehangatan Lombok yang sesungguhnya!

Tag:Desa SadeLombokSuku SasakTradisi Leluhur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Rekening Donasi Demo Diblokir
By Anisa Aulia
Saham Bank Mandiri Melemah usai isu Pemblokiran Rekening AMPB. (Gambar dibuat AI)
1
Polda Metro Blokir Rekening Bank Mandiri Koordinator AMPB Supriyono Selama 5 Hari
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
2
Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api
By Ani Ratnasari
Petugas BPBD Kabupaten Batang Hari dan Manggala Agni Daops Muara Bulian memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Pramuka, Muara Bulian, Batang Hari, Jambi, Minggu (23/8/2026).
3
Polda Metro Akui Blokir Rekening Koordinator AMPB Supriyono, Selidiki Asal Muasal Saldo
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan pemblokiran rekening koordinator Aliansi Masyrakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (Sumber: Istimewa)
4
Trofi Melayang, Mental Juang Menyala: Timnas Putri Indonesia U-16 Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026
By Hadi Febriansyah
Sejumlah pesepak bola, staf pelatih, dan ofisial Timnas Putri Garuda Pertiwi U16 Indonesia berfoto dengan medali runner up Piala Srikandi Merdeka 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Pencari kerja antre saat mencari informasi lowongan pekerjaan pada kegiatan Job Fair Kendal 2026 di Kendal, Jawa Tengah.
Cari Tahu

MagangHub Batch 2 Dibuka: Kemnaker Cari Mitra Perusahaan, Ini Jadwal dan Syaratnya!

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran calon mitra penyelenggara Program Pemagangan Nasional (MagangHub)…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
6 jam lalu
Halaman depan koran soal pemberhentian Prabowo.
Cari Tahu

24 Agustus 1998: Saat Karier Militer Prabowo Berakhir di Meja DKP

24 Agustus 1998 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan karier militer…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
10 jam lalu
Petugas BPBD Kabupaten Batang Hari dan Manggala Agni Daops Muara Bulian memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Pramuka, Muara Bulian, Batang Hari, Jambi, Minggu (23/8/2026).
Cari Tahu

Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api

Tren kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang semester I 2026…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
17 jam lalu
Ilustrasi pegawai mengundurkan diri.
Cari Tahu

Resign Tanpa Drama: 7 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Cabut

Resign dari pekerjaan bukan sekadar menyampaikan surat pengunduran diri kepada atasan. Keputusan…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up