Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 27 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Megapolitan / FWK Kritik Pembekuan Rekening Milik Aktivis Pati, Ingatkan Bank agar Tidak Jadi Alat Represif
Megapolitan

FWK Kritik Pembekuan Rekening Milik Aktivis Pati, Ingatkan Bank agar Tidak Jadi Alat Represif

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Agustus 27, 2026 9:41 am
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Pendiri FWK Hendry Ch. Bangun dan Ketua FWK Raja Parlindungan Pane
Pendiri FWK Hendry Ch. Bangun dan Ketua FWK Raja Parlindungan Pane (Foto: Istimewa)
SHARE

Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mengkritik pembekuan rekening aktivis asal Pati, Supriyono alias Botok, oleh Bank Mandiri. FWK menilai bank seharusnya tidak dijadikan instrumen represif negara terhadap masyarakat dalam sistem demokrasi.

Pandangan tersebut disampaikan dalam diskusi Rabuan FWK yang digelar di Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.

Dalam diskusi tersebut, FWK membahas pembekuan rekening Supriyono, yang diketahui merupakan Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

Pemblokiran rekening tersebut menuai kritik karena dilakukan menjelang rencana aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI.

FWK menilai pelibatan bank dalam pembekuan rekening warga sipil berpotensi menimbulkan persoalan terkait hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

Selain itu, langkah tersebut dinilai dapat mempengaruhi kepercayaan publik terhadap lembaga perbankan.

Baca juga:
Warga Jaga Warga: Donasi Logistik dari Threads Mengalir ke Massa… Dukungan terhadap demonstran di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 27 Agustus…
Rupiah Melemah ke Rp17.777 per Dolar AS, Imbas Demo AMPB… Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Kamis pagi, 27 Agustus 2026.…
Imbas Pemblokiran Kartu Milik AMPB Masyarakat Ramai-ramai Boikot Bank Mandiri,… Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan aksi nasabah Bank Mandiri yang ramai-ramai…
  • Warga Jaga Warga: Donasi Logistik dari Threads Mengalir ke Massa Demo di…
  • Rupiah Melemah ke Rp17.777 per Dolar AS, Imbas Demo AMPB Buat Investor…
  • Imbas Pemblokiran Kartu Milik AMPB Masyarakat Ramai-ramai Boikot Bank Mandiri, Netizen: “Bye,…

Pendiri FWK Hendry Ch. Bangun mengatakan bank merupakan lembaga bisnis yang seharusnya menjaga netralitas serta kepercayaan nasabah.

Cara-cara demikian ini sangat berbahaya. Sekali lagi ini berbahaya bagi bisnis bank, bagi kepercayaan publik baik di dalam maupun di luar negeri,”

kata Hendry.

Kerahasiaan, Keamanan Rekening

Selain itu, wartawan senior Raja Parlindungan Pane mempertanyakan perlindungan bank terhadap kerahasiaan dan keamanan rekening nasabah.

Menurut Raja, bank semestinya memberikan perlindungan kepada nasabah, bukan justru membuka informasi keuangan kepada aparat penegak hukum hingga berujung pada pembekuan rekening.

Mestinya, nasabah mendapat perlindungan kerahasiaan keuangan mereka yang tercatat di bank. Bukan malah, diperlihatkan pada aparat penegak hukum, dan kemudian memblokirnya. Di mana ini letak perlindungan bank terhadap nasabahnya,”

ujar Raja.

Sekretaris FWK Budi Nugraha juga menilai kasus tersebut dapat menjadi preseden buruk bagi nasabah lain yang aktif menyampaikan kritik terhadap pemerintah.

Ini preseden buruk. Nanti nasabah-nasabah yang bersuara vokal pada penyelenggaraan negara, bisa-bisa rekening mereka diblokir bank,”

kata Budi.

Wartawan senior M. Nasir juga menyoroti proses pembekuan rekening tersebut. Ia menilai bank tidak seharusnya langsung memblokir rekening hanya berdasarkan permintaan pihak tertentu tanpa proses yang jelas.

FWK Desak Polri dan Kejagung Buka Ruang Kritik, Singgung Kasus Febrie Adriansyah hingga KDMP

Nasir mempertanyakan secara etis penggunaan bank sebagai alat politik maupun instrumen represif negara.

Secara etika, apakah boleh bank digunakan untuk alat politik, alat represif oleh negara? Mana tanggung jawab bank terhadap perlindungan nasabahnya,”

kata Nasir.

Senada, wartawan senior Sigit Setiono meminta alasan dan pihak yang mengajukan pembekuan rekening Supriyono diperjelas.

Menurutnya, jika pembekuan rekening dilakukan atas permintaan kepolisian dan kemudian berdampak terhadap kepercayaan masyarakat kepada bank, pihak yang meminta pemblokiran juga harus bertanggung jawab.

Kalau polisi yang minta pemblokiran rekening aktivis yang menyebabkan rusaknya kepercayaan bank, polisi juga harus bertanggung jawab,”

tutur Sigit.

FWK menilai persoalan pembekuan rekening Supriyono perlu menjadi perhatian karena menyangkut hubungan antara lembaga perbankan, aparat penegak hukum, dan hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Tag:Aktivis PatiAMPBbank mandiriFWKPembekuan Rekening
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Budi Arie ‘Senggol’ Percepatan Pemilu, PKS: Sebaiknya Jokowi Jelaskan agar Tak Jadi Bola Liar
By Hardani Triyoga
Kepala Kantor Staf Presiden PKS, Pipin Sopian.
1
Otot Tanpa Peluru: 18.504 Personel Siap Kawal Demonstrasi di DPR
By Rahmat Baihaqi
Kepolisian melaksanakan apel jelang unjuk rasa di DPR, 27 Agustus 2026.
2
FWK Kritik Pembekuan Rekening Milik Aktivis Pati, Ingatkan Bank agar Tidak Jadi Alat Represif
By Ani Ratnasari
Pendiri FWK Hendry Ch. Bangun dan Ketua FWK Raja Parlindungan Pane
3
Demo 27 Agustus di DPR, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas: Tak Ada Pengalihan Jika Lancar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi lalin aksi DPR.
4
Penyusup Jelang Demo 27 Agustus: Menko Polkam Klaim Kantongi Peta Gerak Anarko
By Rahmat Baihaqi
Menkopolkam Djamari Chaniago didampingi Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi, 27 Agustus 2026, di Jakarta.
5

BERITA LAINNYA

Polda Metro Jaya ungkap 65 pelaku diduga anarko saat demo RUU Perampasan Aset di DPR, 27 Agustus 2026.
Megapolitan

65 Terduga Anarko Ditangkap Jelang Demo DPR: Polisi Sita “Bekal” Bensin hingga Botol Bersu­mbu

Polda Metro Jaya menangkap 65 orang terduga anarko jelang demonstrasi di depan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
18 menit lalu
Massa aksi demonstrasi mulai memadati kawasan depan gedung DPR/MPR
Megapolitan

Massa Mulai Padati Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto Arah Slipi Ditutup

Massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mulai berdatangan ke kawasan Gedung DPR/MPR,…

hadi-febriansyah-owriteAmin-Suciady-Owrite
By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
2 jam lalu
Kepolisian melaksanakan apel jelang unjuk rasa di DPR, 27 Agustus 2026.
Megapolitan

Otot Tanpa Peluru: 18.504 Personel Siap Kawal Demonstrasi di DPR

18.504 personel bersiap mengamankan demonstrasi yang digelar di beberapa titik di Jakarta,…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
3 jam lalu
Ilustrasi lalin aksi DPR.
Megapolitan

Demo 27 Agustus di DPR, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas: Tak Ada Pengalihan Jika Lancar

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan skema rekayasa lalu lintas selama…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up