Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 29 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Bukan Cuma Penanda Ada yang Nikah, Ternyata Ini Filosofi Janur Kuning Jarang Diketahui!
Cari Tahu

Bukan Cuma Penanda Ada yang Nikah, Ternyata Ini Filosofi Janur Kuning Jarang Diketahui!

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Agustus 28, 2026 4:04 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Janur Nikahan
Janur Nikahan (Foto: X/ @CantikaCahyhani)
SHARE

Pernah nggak, waktu lewat di jalan-jalan gitu lihat hiasan daun kelapa muda yang melengkung? Biasanya orang-orang langsung mikir “Wah ada yang nikah, nih.”

Daftar isi Konten
  • Makna Janur Kuning
  • Simbol Doa Pengantin
  • Simbol Kembar Mayang
  • Tradisinya Nggak Berhenti
  • Penjor dan Umbul-Umbul
  • Pertanda Hubungan Retak?

Apalagi ada istilah terkenal “sebelum janur kuning melengkung masih ada kesempatan untuk menikung” yang merupakan kode legendaris buat ngabarin seseorang masih punya kesempatan untuk memiliki gebetannya sebelum dipersunting orang lain.

Tapi pernah kepikiran nggak, kenapa sih harus janur kuning? Kenapa nggak pakai daun pisang atau tanaman estetik ala cafe aja?

Karena ternyata, janur kuning dalam tradisi pernikahan bukan cuma penanda lokasi hajatan. Di balik bentuknya yang khas, ada simbol, doa, dan nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Lantas seperti apa filosofi nya? Berikut penjelasannya!

Makna Janur Kuning

Janur adalah sebutan untuk daun kelapa yang masih muda. Warnanya cenderung kuning kehijauan dan teksturnya lentur, jadi gampang dianyam menjadi berbagai bentuk dekorasi.

Baca juga:
Setelah 10 Tahun dan 5 Anak, Ronaldo dan Georgina Akhirnya… Setelah 10 tahun bersama, Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodríguez akhirnya resmi menikah…
Gedung Kopdes Merah Putih di Solo Disulap Buat Nikahan: Kondangan… Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Banjarsari, Kota Solo, Jawa…
Banyak Orang Menunda Nikah demi Sekolahkan Adik, Ini Kata Psikolog Di tengah mahalnya biaya hidup, tidak sedikit anak pertama atau anak yang…
  • Setelah 10 Tahun dan 5 Anak, Ronaldo dan Georgina Akhirnya Naik Pelaminan
  • Gedung Kopdes Merah Putih di Solo Disulap Buat Nikahan: Kondangan Penduduk Desa!
  • Banyak Orang Menunda Nikah demi Sekolahkan Adik, Ini Kata Psikolog

Merujuk dari laman Weddingku, dalam budaya Jawa istilah janur sering dikaitkan dengan ungkapan “jatining nur”, yang berarti “cahaya sejati”.

Makna ini kemudian dikaitkan dengan harapan agar seseorang mendapat penerangan atau petunjuk dalam menjalani hidup.

Sementara itu, warna kuning juga punya berbagai makna dalam tradisi masyarakat. Karena itu, filosofi janur sebenarnya nggak bisa dipisahkan dari adat dan daerah penggunaannya.

Intinya, janur dalam pernikahan bukan cuma dekorasi. Janur juga menjadi bagian dari simbol dan doa baik untuk kehidupan baru pasangan pengantin.

Simbol Doa Pengantin

Kalau selama ini kamu mengira janur cuma dipasang supaya tamu nggak nyasar, ternyata artinya nggak sesederhana itu.

Dalam sejumlah tradisi pernikahan Jawa, janur digunakan sebagai bagian dari berbagai perlengkapan upacara. Bentuk dan rangkaiannya juga punya simbol tertentu yang berkaitan dengan harapan untuk kehidupan rumah tangga.

Mulai dari ketulusan, keharmonisan, keteguhan hati, sampai harapan agar pasangan bisa menjalani hidup bersama dengan baik.

Jadi, bisa dibilang janur adalah dekorasi yang punya meaning dibalik tampilannya.

Simbol Kembar Mayang

Kalau kamu pernah melihat dua rangkaian hiasan janur yang berdiri di sisi pelaminan, kemungkinan besar itu adalah Kembar Mayang.

Dalam tradisi Jawa, Kembar Mayang merupakan rangkaian dekorasi yang memakai janur dan berbagai unsur tanaman lainnya. Rangkaian ini biasanya dibuat berpasangan dan menjadi bagian dari perlengkapan dalam prosesi pernikahan adat.

Apa Arti Sakinah Mawaddah Wa Rahmah? Istilah yang sering diucapkan dalam pernikahan

Bentuk-bentuk pada Kembar Mayang juga punya simbol tersendiri. Misalnya, bentuk yang menyerupai keris sering dimaknai sebagai lambang keteguhan dan perlindungan.

Sementara itu, bentuk yang menyerupai burung atau belalang bisa dikaitkan dengan harapan agar seseorang punya kewaspadaan dan kesiapan dalam menjalani hidup.

Menariknya, detail simbol tersebut bisa berbeda-beda sesuai tradisi dan daerah masing-masing.

Tradisinya Nggak Berhenti

Janur mungkin sudah digunakan sejak lama, tetapi tampilannya terus beradaptasi.

Sekarang, rangkaian janur bisa ditemukan dalam dekorasi pernikahan yang lebih minimalis, modern, bahkan outdoor. Janur bisa dipadukan dengan bunga segar, warna pastel, sampai pencahayaan warm white.

Hasilnya tetap estetik tanpa harus menghilangkan unsur tradisionalnya.

Ini juga membuktikan bahwa tradisi nggak selalu harus terlihat kuno. Dengan sedikit kreativitas, elemen budaya bisa masuk ke konsep pernikahan modern tanpa kehilangan identitasnya.

Penjor dan Umbul-Umbul

Nah, bagian ini penting.

Janur memang bisa digunakan dalam berbagai bentuk dekorasi, tetapi penjor, umbul-umbul, dan rangkaian janur dalam pernikahan bukan istilah yang otomatis berarti sama.

Penjor sangat lekat dengan tradisi masyarakat Bali dan punya konteks keagamaan serta budaya tersendiri. Sementara dalam tradisi Jawa, janur juga digunakan dalam berbagai perlengkapan dan dekorasi pernikahan dengan makna yang berbeda.

Jadi, jangan sampai semua daun kelapa yang melengkung di depan rumah langsung disebut penjor, ya.

Pertanda Hubungan Retak?

Ada juga mitos yang mengaitkan kondisi janur dengan kehidupan rumah tangga pengantin. Misalnya, janur yang cepat layu dianggap sebagai pertanda hubungan pasangan akan menghadapi masalah.

Eits, jangan buru-buru percaya.

Sederhananya, janur tetap bagian dari tumbuhan. Paparan sinar matahari, angin, suhu, dan kondisi lingkungan bisa membuat daunnya lebih cepat kehilangan kesegaran.

Jadi, kalau janur di depan rumah mulai kecokelatan, nggak perlu langsung bikin teori konspirasi soal rumah tangga pengantin.

Janur Tetap Eksis?

Di tengah dekorasi pernikahan yang makin modern, janur ternyata masih punya tempat tersendiri.

Alasannya bukan cuma karena bentuknya unik, tetapi juga karena janur membawa identitas budaya yang sudah melekat dalam berbagai tradisi masyarakat Indonesia.

Buat generasi sekarang, janur bahkan bisa jadi contoh bagaimana elemen tradisional tetap relevan kalau dikemas dengan cara yang lebih modern.

Dan akhirnya, makna janur kuning dalam pernikahan jauh lebih luas daripada sekadar tanda bahwa ada hajatan.

Dalam berbagai tradisi, janur menjadi bagian dari simbol, doa, dan harapan baik untuk pasangan yang sedang memulai kehidupan baru. Maknanya pun bisa berbeda-beda sesuai adat dan daerahnya.

Jadi, lain kali kamu melihat janur kuning melengkung di depan gang, jangan cuma mikir, “Oh, ada yang nikah.” Sekarang kamu tahu, di balik dekorasi sederhana itu ada cerita budaya yang panjang dan penuh makna.

Tag:Adat JawaFilosofiJanur Kuningpernikahan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi Ungkap Kerusakan dan Mulai Lakukan Inventarisasi
By Rahmat Tunny
Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
1
Akun WhatsApp Tiba-tiba Kena Blokir Massal, Ini Pengakuan Mengejutkan dari Meta
By Ani Ratnasari
Ilustrasi WhatsApp diblokir.
2
Demo Berujung Perusakan CCTV di Jakarta, Pemprov DKI Beri Peringatan Tegas ke Pelaku Aksi Anarkis
By Rika Pangesti
Kendaraan dibakar massa usai menggelar aksi di depan gedung DPR di kawasan Pejompongan, Jakarta.
3
Hakim Bongkar Kejanggalan Foto Keluarga Febrie Ditemukan di Rumah Sentul, Ada Pertanyaan Besar
By Rahmat Baihaqi
Hakim Richard Edwin Basoeki saat menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan kubu Febrie dalam sidang di PN Jakarta Selatan.
4
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Dokter Icha, Puan Pilih Hormati Hukum
By Rika Pangesti
Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kanan) dan Sari Yuliati (kiri) membuka Rapat Paripurna Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Orang sedang marah
Cari Tahu

Anarkis Sering Dikaitkan dengan Kerusuhan, Apa Arti Sebenarnya?

Istilah anarkis kerap muncul dalam pemberitaan ketika terjadi aksi massa yang berujung pada kericuhan,…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
Peserta aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta melakukan aksi damai di depan Gedung Parlemen, Jakarta,
Cari Tahu

Demo 27 Agustus 2026 di DPR/MPR: Ini Daftar Aliansi dan Tuntutannya

Kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, diperkirakan akan jadi salah satu titik…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Ilustrasi lahan gambut (Sumber: Unsplash/Gennady Zakharin)
Cari Tahu

Di Balik Kebakaran Gambut, Mengapa Api Cepat Menyebar dan Sulit Padam?

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi persoalan yang perlu diwaspadai di…

Ossid Duha Jussas Salmadusep-malik
By
Ossid Duha Jussas Salma
Dusep Malik
3 hari lalu
Kawasan Puncak Bogor
Cari Tahu

Kenapa Puncak Bogor Malah Semakin Dingin Saat Musim Kemarau? Ini Penjelasannya

Memasuki musim panas, kawasan Puncak justru menawarkan sensasi udara yang berbeda. Di…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up