Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup berlawan arah pada Selasa, 1 September 2026. Rupiah tercatat melemah, sedangkan IHSG menguat.
Rupiah tercatat ditutup melemah 0,12 persen atau 22 poin ke level Rp17.744 per dolar Amerika Serikat (AS). Sedangkan IHSG menguat 1,14 persen ke level 6.599.
Berdasarkan data perdagangan sore ini, rupiah bersama sejumlah nilai tukar Asia melemah diantaranya Won Korea (KRW) sebesar 0,44 persen, Ringgit Malaysia (MYR) sebesar 0,25 persen.
Kemudian Yen Jepang (JPY) dan Baht Thailand (THB) masing-masing 0,18 persen, Dolar Singapura (SGD) melemah 0,13 persen, serta Yuan Tiongkok (CNY) melemah 0,05 persen.
Sentimen Rupiah


Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapan melemahnya rupiah didorong oleh naiknya tensi geopolitik di Timur Tengah antara AS dan Iran.
Timur tengah kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan lanjutan terhadap Iran,”
kata Ibrahim dalam analisisnya Selasa, 1 September 2026.
Selain itu, kinerja manufaktur Indonesia kembali mengalami tekanan pada Agustus 2026. Kondisi tersebut tecermin dari S&P Global Indonesia Manufacturing Purchasing Managers’ Index (PMI) yang turun ke level 49,8, dari 50,2 pada Juli 2026.
Penurunan PMI Manufaktur ke bawah ambang batas 50,0 menunjukkan bahwa kondisi operasional sektor manufaktur kembali mengalami kontraksi setelah sempat mencatatkan ekspansi tipis pada bulan sebelumnya,”
jelasnya.
Ibrahim juga menyoroti, inflasi sebesar 0,21 persen secara bulanan (month to month/mtm) pada Agustus 2026, setelah sebelumnya mencatat deflasi 0,14 persen pada Juli 2026.
Saham Menguat


Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp20,3 triliun dengan melibatkan 52,1 miliar saham dalam 2,6 juta kali transaksi. Sebanyak 407 saham naik, 169 tidak bergerak, dan 215 turun.
Dilansir dari Stockbit, sejumlah saham yang mengalami kenaikan tertinggi atau top gainer diantaranya:
- PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) menguat 34,92 persen ke Rp85
- PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) menguat 34,33 persen ke Rp90
- PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) menguat 25 persen ke Rp505























