Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Selasa pagi, 1 September 2026. Rupiah menguat tipis 0,04 persen atau 7 poin ke level Rp17.715 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah ini sejalan dengan dolar AS yang mengalami koreksi. Namun, penguatan diperkirakan akan terbatas pada perdagangan hari ini.
Rupiah diperkirakan dibuka datar dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS yang terkoreksi,”
kata Lukman kepada Owrite Selasa, 1 September 2026.
Wait and See BPS


Lukman menuturkan, saat ini investor juga cenderung wait and see menantikan data yang akan dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) terkait inflasi dan neraca perdagangan RI.
Investor cenderung wait and see menantikan data-data inflasi dan perdagangan Indonesia siang ini,”
jelasnya.
Maka dari itu, untuk perdagangan hari ini Lukman memperkirakan bahwa nilai tukar rupiah akan bergerak pada kisaran Rp17.650 per dolar AS hingga Rp17.800 per dolar AS.
Adapun berdasarkan data perdagangan pagi ini, di Asia penguatan tidak hanya dialami oleh rupiah. Namun, penguatan juga tercatat pada nilai tukar Peso Filipina (PHP) sebesar 0,14 persen.























