Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 3 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Peristiwa Pejompongan Seret Nama GRIB Jaya, Feri Amsari Soroti Ormas yang Dekat dengan Penguasa
Nasional

Peristiwa Pejompongan Seret Nama GRIB Jaya, Feri Amsari Soroti Ormas yang Dekat dengan Penguasa

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: September 3, 2026 4:57 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
3 jam lalu
Share
Demo ricuh di depan gedung DPR, Senayan.
Demo ricuh di depan gedung DPR, Senayan. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
SHARE

Dugaan keterlibatan organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam kericuhan yang berujung pada meninggalnya warga di Pejompongan, Jakarta Pusat, menjadi ujian bagi konsistensi penegakan hukum. 

Daftar isi Konten
  • Perubahan Peta Ormas
  • Sorotan Publik
  • Bantah Terlibat

Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, menilai sorotan terhadap GRIB Jaya tidak hanya menyangkut dugaan keterlibatan dalam kekerasan, tetapi juga menguji apakah negara berani menerapkan aturan yang sama terhadap ormas yang memiliki kedekatan politik dengan Presiden Prabowo Subianto.

Ada yang menarik dengan ormas yang dituduh terlibat dengan pembunuhan warga negara Indonesia yang ada di lokasi demo,”

kata Feri kepada Owrite, Kamis, 3 September 2026.

Menurutnya, posisi GRIB Jaya dalam dinamika politik nasional menjadi perhatian tersendiri. Hal itu tidak terlepas dari sejarah kedekatan organisasi tersebut dengan Prabowo, serta berbagai pertemuan dan pernyataan dukungan politik yang pernah ditunjukkan kepada Presiden.

Endus “Jalur Gelap” China, Bareskrim Geledah Toko Emas di Cikini

Karena kalau teman-teman tarik beberapa pertemuan dan perjumpaan yang berkaitan dengan ormas, ormas ini mendominasi saat Presiden Prabowo memenangkan pemilu presiden,”

ujarnya.

Perubahan Peta Ormas

Feri menilai, persoalan tersebut perlu dilihat dalam konteks perubahan peta ormas yang memiliki pengaruh di ruang publik.

Dia membandingkannya dengan organisasi yang sebelumnya dituding sering melakukan ancaman dan tindakan represif terhadap masyarakat.

Kemudian ormas ini lebih dominan dibandingkan dengan ormas yang dulu disebut suka melakukan ancaman dan tindakan represif ke masyarakat, ormas itu sudah tersingkir, diganti dengan ormas yang diduga terlibat dalam pembunuhan itu,”

ungkapnya.

Feri kemudian menyoroti kedekatan simbolik antara GRIB dan Prabowo yang pernah terlihat dalam berbagai materi publikasi organisasi. 

Menurutnya, kemunculan figur ketua umum GRIB berdampingan dengan foto Presiden menjadi hal yang menarik untuk dicermati, terutama ketika organisasi tersebut kemudian terseret dalam dugaan terkait kericuhan.

Ingat kembali bahwa dalam berbagai poster yang muncul setelah pemenangan Presiden Prabowo, ormas tersebut meletakkan ketua umumnya bergandengan dengan foto Presiden Prabowo. Sesuatu yang menarik,”

jelas Feri.

Feri menambahkan, persoalan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai alasan seorang kepala negara ditampilkan berdampingan dengan pimpinan sebuah ormas dalam materi publikasi organisasi. 

Namun, hubungan politik maupun kedekatan personal tetap harus dibedakan dari pembuktian hukum terhadap suatu tindakan pidana.

Kenapa? Karena ini orang nomor satu, tetapi kemudian di baliho-baliho, di poster-poster terdapat orang yang berdiri bersandingan dengan presiden,”

ucapnya.

Sorotan Publik

Dia menambahkan, posisi Prabowo dalam struktur GRIB juga pernah menjadi sorotan publik. Sejumlah pemberitaan menyebut Prabowo pernah memiliki posisi dalam struktur organisasi tersebut, sementara status tersebut kemudian menjadi polemik setelah adanya pernyataan mengenai pengunduran dirinya dari kepengurusan pada 2022. 

Baca juga:
Ormas Diduga Terlibat Kericuhan Pejompongan, Pemerintah Berani Bubarkan Jika Terbukti? Kasus kericuhan pascaaksi demonstrasi 27 Agustus 2026 kembali memunculkan pertanyaan serius mengenai…
Polda Metro Ingatkan GRIB Jaya soal Kamtibmas dan Dilarang 'Sok… Polda Metro Jaya menjelaskan aturan keterlibatan organisasi masyarakat dalam menjaga keamanan ketertiban…
Persija vs Persib Dipastikan di SUGBK 12 September, Polisi Sudah… Pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada pekan kedua BRI Super…
  • Ormas Diduga Terlibat Kericuhan Pejompongan, Pemerintah Berani Bubarkan Jika Terbukti?
  • Polda Metro Ingatkan GRIB Jaya soal Kamtibmas dan Dilarang 'Sok Jago'
  • Persija vs Persib Dipastikan di SUGBK 12 September, Polisi Sudah Beri Kepastian

Karena itu, aspek struktural tersebut perlu dibedakan dengan hubungan politik yang tetap terlihat antara Prabowo dan Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules.

Padahal ini orang nomor satu di republik ini. Lalu kenapa presiden rela fotonya disandingkan? Kalau dilihat struktur, ternyata presiden adalah bagian dari struktur organisasi ini sebagai penasihat atau apa pun itu,”

tegasnya.

Feri melanjutkan, persoalan tersebut menjadi semakin menarik apabila dibandingkan dengan perlakuan negara terhadap organisasi lain. 

Dia mempertanyakan apakah aturan terhadap ormas akan diterapkan secara konsisten apabila organisasi yang disorot memiliki kedekatan dengan kekuasaan.

Jadi cukup menarik. Hal yang kontras terjadi, berbeda sekali dengan berbagai organisasi kriminal, organisasi mafia di beberapa negara,”

terangnya.

Feri menilai, kedekatan pejabat publik dengan organisasi yang dituding memiliki karakter kekerasan seharusnya menjadi perhatian serius, terlebih jika nantinya aparat menemukan bukti keterlibatan organisasi tertentu dalam tindak pidana. Namun, dia menekankan bahwa tudingan tetap harus dibuktikan melalui proses hukum.

Jarang sekali pejabat publik berani berdekatan dengan organisasi kemasyarakatan yang di negara luar disebut organisasi mafia atau kelompok terorganisir,”

pungkasnya.

Sementara itu, dugaan keterlibatan GRIB Jaya dalam kematian warga di Pejompongan masih menjadi persoalan yang harus dibuktikan aparat penegak hukum. 

Bantah Terlibat

GRIB Jaya sendiri sebelumnya telah membantah keterlibatan anggotanya dan menyatakan massa mereka tidak sampai ke kawasan Pejompongan. Bantahan tersebut juga menegaskan bahwa GRIB tidak terlibat terkait tewasnya Bambang Setiawan, seorang pedagang cermin, dalam kericuhan tersebut.

Kuasa Hukum DPP GRIB Jaya, Wilson Colling, menjelaskan peristiwa di Pejompongan berbeda dengan kejadian di Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, saat Ketua Umum GRIB Jaya Hercules turun dari mobil dan membubarkan massa.

Terkait kejadian di Slipi dan sekitarnya, isu kematian, dan isu pemukulan yang ada di Pejompongan, itu adalah dua hal yang berbeda. Ketika kami dianggap seolah-olah menghalangi demokrasi dan aspirasi masyarakat, itu sangat salah,”

ujarnya, di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin, 31 Agustus 2026.

Menurut Wilson, Hercules turun ke lokasi di Slipi sekitar pukul 22.00-23.00 WIB untuk membubarkan massa yang disebutnya melakukan perusakan, bukan peserta demonstrasi.

Dijelaskannya, Hercules dan anggota GRIB Jaya tidak sampai ke wilayah Pejompongan karena tertahan di wilayah Slipi dan sekitar Polres Jakarta Barat lama di Jalan S Parman. Wilson juga membantah dugaan bahwa anggota GRIB Jaya melakukan pemukulan terhadap seorang pelajar bernama Faturrohman (18) di Pejompongan.

Ketua Umum dan massa tidak bisa tembus sampai ke Pejompongan karena areanya tertahan di Slipi dan Polres Jakarta Barat yang lama (di Jalan S Parman). Oleh karenanya, mengaitkan kematian itu dengan GRIB sangat salah dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya,”

ucap Wilson.
Tag:Dibunuh Gribferi amsariGrib Jayaormas GRIBpembunuhanpolisiWarga Pejompongan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
1
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
2
40.759 Orang Diduga Keracunan MBG, JPPI: Ganti Kepala BGN Tak Selesaikan Masalah
By Natania Longdong
Seorang siswa menjalani perawatan karena diduga keracunan makanan di salah satu Rumah Sakit
3
Purbaya Beri Sinyal Pangkas Lagi Anggaran MBG di Bawah Rp200 Triliun, Ini Cara yang Dipakai
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
4
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat: Reshuffle Jangan Jadi Bagi-Bagi Jatah Kue Politik!
By Rahmat Tunny
Ilustrasi reshuffle kabinet
5

BERITA LAINNYA

Diskusi publik yang dorong agar RUU Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) segera dirampungkan. (Owrite/Rika Pangesti).
Nasional

Ransomware hingga Kebocoran Data Mengintai, APJII Desak RUU KKS Segera Disahkan

Ancaman terhadap ruang siber Indonesia semakin beragam. Serangan ransomware, kebocoran data, hingga…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Ilustrasi gigi.
Nasional

Recovery Tooth Masuk Radar BPOM: Rencana Takedown hingga Ancaman Penjara

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan produk tambal gigi yang dijual…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
2 jam lalu
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Suharyanto
Nasional

BNPB Siapkan ‘Uang Semangat’ untuk TNI-Polri yang Turun Padamkan Karhutla

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, mengatakan pihaknya akan memberikan dukungan, salah…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
Suasana pascakebakaran hutan dan lahan di Pemakaman Katolik Dusun Lintang Batang, Desa Teluk Bakung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (2/9/2026).
Nasional

Hak Dasar Warga ‘Hangus’ Terbakar Karhutla: Komnas HAM Ingatkan Hak Lingkungan Hidup

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menyoroti dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up